Foto.Bapa Suci Paus Fransiskus.Disambut Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.
di Istana Merdeka
**Penyambutan Meriah di Istana Merdeka**
Paus Fransiskus tiba di Istana Merdeka pukul 09.36 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Innova Zenix berpelat SCV 1, kendaraan resmi yang digunakan untuk kunjungannya di Indonesia. Kedatangan Bapa Suci disambut oleh Pasukan Marching Band Paspampres, pasukan berkuda, dan pasukan berbaju adat Nusantara yang mengiringi Paus Fransiskus melewati Tugu Monas hingga memasuki halaman Istana Merdeka.
Setibanya di Istana, Paus Fransiskus disambut hangat oleh sejumlah anak-anak berpakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia yang dengan antusias meneriakkan, "Selamat datang di Indonesia." Sambutan ini menjadi simbol keramahan dan keterbukaan Indonesia terhadap kunjungan pemimpin spiritual dunia tersebut.
**Pertemuan dengan Presiden Jokowi dan Pemimpin Indonesia Lainnya**
Presiden Joko Widodo menyambut langsung Paus Fransiskus setibanya di Istana Merdeka. Keduanya tampak berjabat tangan dengan hangat dan penuh keakraban. Presiden Jokowi kemudian mendampingi Paus Fransiskus menuju halaman utama Istana, di mana upacara kenegaraan berlangsung. Lagu kebangsaan Indonesia "Indonesia Raya" dan lagu kebangsaan Vatikan "Inno e Marcia Pontificale" dikumandangkan, diiringi oleh puluhan dentuman meriam sebagai tanda penghormatan tertinggi untuk tamu negara.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam acara penyambutan ini, termasuk Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, Menag Yaqut Cholil Qoumas, dan Seskab Pramono Anung. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan pemerintah Indonesia terhadap kunjungan bersejarah ini, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Takhta Suci Vatikan.
**Agenda Kunjungan Apostolik di Indonesia**
Setelah upacara penyambutan, Paus Fransiskus dijadwalkan untuk melakukan sejumlah kegiatan penting sepanjang hari. Pada pukul 11.30 WIB, Bapa Suci akan mengadakan pertemuan pribadi dengan anggota Serikat Jesus (Society of Jesus) di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Vatikan dan para anggota Serikat Jesus di Indonesia, sebuah ordo religius yang memiliki peran penting dalam pendidikan dan pelayanan sosial di tanah air.
Pada sore harinya, sekitar pukul 16.30 WIB, Paus Fransiskus akan bertemu dengan para uskup, imam, diakon, pelaku hidup bakti, seminaris, serta katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta. Pertemuan ini merupakan momen penting untuk memperkuat komunitas Katolik di Indonesia, memberikan inspirasi, dan semangat baru bagi para pemimpin gerejawi dalam menghadapi tantangan zaman.
Kemudian, pada pukul 17.35 WIB, Paus Fransiskus dijadwalkan bertemu dengan para pemuda dari Scholas Occurantes, sebuah inisiatif pendidikan global yang didirikan oleh Paus sendiri, di Youth Center Graha Pemuda Senayan. Pertemuan ini diharapkan dapat mendorong dialog antaragama dan budaya, serta memperkuat komitmen kaum muda Indonesia terhadap nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan solidaritas.
**Kunjungan Pertama Seorang Paus dalam 35 Tahun**
Kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia berlangsung dari Selasa (3/9) hingga Jumat (6/9) dan menjadi yang pertama dalam 35 tahun terakhir setelah kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. Indonesia merupakan negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus dalam rangkaian lawatannya di kawasan Asia-Pasifik, yang akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Kunjungan ini dianggap sangat penting karena Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki peran strategis dalam mempromosikan dialog antaragama dan perdamaian global. Paus Fransiskus dikenal sebagai advokat kuat untuk dialog antaragama, dan kedatangannya di Indonesia diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut.
**Reaksi dan Harapan Umat Katolik Indonesia**
Kedatangan Paus Fransiskus disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh umat Katolik di seluruh Indonesia. Banyak yang berharap bahwa kunjungan ini akan membawa pesan damai, persaudaraan, dan cinta kasih yang lebih mendalam di tengah keberagaman yang ada di Indonesia. "Kami sangat gembira atas kunjungan Bapa Suci ke tanah air. Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kami semua," ujar Rina, seorang umat Katolik di Jakarta.
Umat Katolik dan masyarakat luas berharap kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara umat Katolik dan komunitas lain di Indonesia, serta mendukung upaya bersama dalam menjaga harmoni dan perdamaian di tengah masyarakat yang majemuk.
**Penutup**
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia bukan hanya simbolis, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi diplomasi, dialog antaragama, dan upaya memajukan perdamaian. Dengan agenda yang padat dan pertemuan dengan berbagai lapisan masyarakat, kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan antara Vatikan dan Indonesia serta mempromosikan nilai-nilai universal yang menghubungkan seluruh umat manusia.
Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Ketapang
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
0 comments:
Posting Komentar