**Menanam Pohon sebagai Tanda Kasih Bumi di Keuskupan Ketapang**

 

                 Foto Tangkapan Layar Akun Instagram Pribadi Mgr. Pius Riana Prapdi,                                                                                                Uskup Keuskupan Ketapang

**Ketapang, 16 September 2024** – Dalam semangat cinta terhadap lingkungan, Keuskupan Ketapang menggelar sebuah acara penting pada tanggal 16 September 2024, dengan tema *"Mari Tanam Pohon, Dengan Menanam Kita Mencintai Bumi Ini."* Acara ini menandai pemberkatan Kerayong, sebuah inisiatif kerajinan rakyat yang diusung oleh Yayasan Caritas Keuskupan Ketapang dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE). Pemberkatan ini diselenggarakan untuk mendukung keberlanjutan alam melalui gerakan menanam pohon, serta sebagai wujud nyata cinta umat terhadap bumi yang kita huni.

Acara yang berlangsung di bawah naungan Keuskupan Ketapang ini dihadiri oleh Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, yang secara aktif mengajak seluruh umat untuk terus menjaga dan merawat bumi melalui langkah sederhana seperti menanam pohon. "Dengan menanam pohon, kita mencintai bumi ini. Mari bergandengan tangan untuk menjaga alam agar tetap lestari bagi generasi mendatang," ujar Mgr. Pius dalam khotbahnya. 

**Awal dari Misa Kudus dan Kehadiran Para Romo serta Suster**

Acara pemberkatan ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Pius Riana Prapdi dan dihadiri oleh beberapa imam dari berbagai paroki di Keuskupan Ketapang. Di antara romo yang hadir dalam misa pemberkatan tersebut adalah Romo Laurentius Sutadi, Pr., Romo Mardianus Lamboy Indra, Pr., Romo Yosef Kaju, Pr., dan Romo Fransiskus Suandi, Pr. Tak hanya para imam, beberapa suster dari kongregasi yang ada di wilayah Keuskupan Ketapang turut hadir dalam acara ini, menambah khidmatnya suasana doa dan refleksi bersama.

Misa Kudus yang dilaksanakan ini diwarnai dengan doa syukur atas anugerah alam yang Tuhan berikan. Umat diajak untuk merenungkan pentingnya peran manusia dalam menjaga ciptaan Tuhan, terutama dalam konteks permasalahan lingkungan yang semakin mendesak. Dalam homili, Mgr. Pius mengingatkan bahwa langkah kecil seperti menanam pohon memiliki dampak besar bagi kelangsungan hidup bumi.




**Menanam Pohon: Gerakan Cinta Alam dan Komitmen Sosial**

Pemberkatan Kerayong tidak hanya sekadar simbolis, tetapi juga menjadi panggilan bagi setiap umat di Keuskupan Ketapang untuk terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan. Yayasan Caritas Keuskupan Ketapang dan Komisi PSE telah merencanakan berbagai program lanjutan untuk mendorong masyarakat agar terus menanam pohon dan melestarikan alam. 

Penanaman pohon dalam acara ini mencakup berbagai jenis pohon lokal yang memiliki manfaat ekologis tinggi, seperti pohon buah-buahan dan pohon keras yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem. Gerakan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada lingkungan lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi umat di seluruh Indonesia untuk lebih peduli terhadap masalah lingkungan dan perubahan iklim.




**Kesaksian dari Sosial Media Uskup**

Acara ini turut menjadi perhatian di media sosial, terutama setelah Mgr. Pius Riana Prapdi membagikan momen-momen penting acara ini melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, beliau membagikan tangkapan layar yang menunjukkan proses penanaman pohon oleh para peserta. Postingan ini berhasil menarik perhatian umat dan masyarakat luas yang semakin menyadari pentingnya kontribusi aktif dalam menjaga alam.




**Melihat ke Depan: Harapan bagi Keuskupan dan Lingkungan**

Acara ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen jangka panjang Keuskupan Ketapang dalam mendukung kelestarian lingkungan. Mgr. Pius Riana Prapdi berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan di berbagai wilayah di bawah Keuskupan Ketapang, serta melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah, komunitas lokal, dan generasi muda.

"Ini adalah tanggung jawab kita bersama, sebagai umat beriman dan penghuni bumi, untuk menjaga kelestarian alam. Langkah kecil kita hari ini akan berdampak besar bagi masa depan dunia yang lebih baik," tegas Mgr. Pius.

Dengan acara pemberkatan Kerayong dan gerakan menanam pohon ini, Keuskupan Ketapang menunjukkan komitmen nyata dalam merawat bumi, seraya mengajak seluruh umat untuk bersama-sama mencintai alam, karena di dalam cinta terhadap alam, kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan Sang Pencipta.


(Sumber: Tangkapan Layar Akun Pribadi Instagram Mgr. Pius Riana Prapdi)

Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang  

Tanggal: 16 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar