**Keceriaan Ibu-Ibu Katolik Berjualan Sayur dan Masakan di Depan Gedung Jeroon Stop, CP Setelah Misa Minggu Pagi**

 


Foto Keceriaan Ibu-ibu Katolik Berjualan Sayur dan Masakan di Depan Gedung Jeroon Stop, CP

*Ketapang, 15 September 2024* — Minggu pagi di Ketapang tidak hanya diisi dengan suasana khusyuk saat Misa di Paroki Santo Agustinus, tetapi juga dengan keceriaan dan kehangatan yang terasa di depan Gedung Jeroon Stop, CP. Setelah selesai Misa Minggu pagi, sekelompok ibu-ibu Katolik tampak dengan penuh semangat menggelar dagangan mereka. Aneka sayur segar, masakan siap saji, dan kudapan lezat ditawarkan kepada umat yang baru saja keluar dari gereja.

Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha para ibu-ibu Katolik untuk mendukung perekonomian keluarga sekaligus membangun semangat kebersamaan di lingkungan gereja. Di bawah sinar matahari pagi yang cerah, para ibu-ibu terlihat penuh antusiasme melayani para pembeli yang tak hanya dari kalangan jemaat, tetapi juga warga sekitar yang sering melintas di kawasan tersebut.

“Kami senang sekali bisa berjualan di sini setelah Misa. Selain untuk mencari tambahan, kami juga bisa berinteraksi dengan sesama umat dan masyarakat,” ujar Ibu Maria, salah satu penjual yang telah berjualan di lokasi tersebut selama beberapa bulan.

Dagangan yang dijual pun beragam, mulai dari sayur-sayuran organik seperti bayam, kangkung, dan sawi, hingga berbagai masakan jadi seperti ikan bakar, ayam goreng, sayur lodeh, dan sambal khas Ketapang yang selalu menjadi favorit pembeli. Tidak hanya itu, aneka kue tradisional seperti kelepon, bolu kukus, dan lemper juga turut memeriahkan lapak-lapak kecil yang mereka dirikan.

Ibu Fransisca, salah satu pembeli yang baru keluar dari gereja, menyampaikan rasa senangnya karena bisa langsung berbelanja bahan makanan tanpa harus jauh-jauh ke pasar. “Sangat membantu, apalagi buat ibu-ibu yang sibuk. Selesai misa, bisa langsung beli sayur atau masakan buat makan siang di rumah. Harganya juga terjangkau,” katanya sambil membawa tas belanjaan penuh dengan sayur dan lauk siap santap.






Para ibu-ibu penjual juga saling berbagi cerita dan canda tawa selama berjualan, menambah suasana kebersamaan yang kental di antara mereka. Selain mencari rezeki, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antar sesama umat Katolik di paroki.

Inisiatif berjualan di depan Gedung Jeroon Stop, CP, yang berada tak jauh dari gereja ini, telah berlangsung selama beberapa bulan dan mendapatkan dukungan penuh dari pihak gereja. Keberadaan para ibu-ibu penjual ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi mereka, tetapi juga menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam komunitas umat Paroki Santo Agustinus.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi inspirasi bagi umat lainnya untuk berkontribusi dalam upaya mendukung ekonomi keluarga sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antarumat. 

Keceriaan dan semangat para ibu-ibu Katolik ini memberikan warna tersendiri di hari Minggu pagi, menunjukkan bahwa kebersamaan dan saling mendukung dalam komunitas dapat diwujudkan dalam berbagai cara, termasuk melalui aktivitas sederhana seperti berjualan.


**Penulis:** *Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang*  

**Tanggal:** 15 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar