**Karya Fotografi Pater Jacobus Cornelius Stoop, CP yang Abadi di Ingatan Masyarakat Ketapang**


                                 Foto Pater Jacobus Cornelius Stoop, CP.Pertama dari Kiri

*Ketapang, 25 September 2024* – RP. Jacobus Cornelius Stoop, CP, atau yang lebih dikenal sebagai Pater Yerun Stoop, tidak hanya dikenal sebagai seorang misionaris yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan rohani dan sosial, tetapi juga sebagai sosok yang mengabadikan kehidupan masyarakat Ketapang melalui lensa kameranya. Karya-karya fotografi yang dihasilkan oleh Pater Yerun tidak hanya mendokumentasikan momen-momen penting, tetapi juga menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat, khususnya komunitas Dayak, serta keindahan alam Kalimantan yang asri. Hingga kini, karya-karya fotografinya tetap abadi dan dikenang sebagai bagian dari sejarah perjalanan misionaris di wilayah ini.

 1. **Mengabadikan Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Dayak**

Salah satu tema utama dalam karya-karya fotografi Pater Yerun adalah kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak. Ia sering mengunjungi kampung-kampung di pedalaman Ketapang, seperti Petebang, Pasir Mayang, Benatu, dan Tayap, di mana ia mengabadikan potret kehidupan masyarakat lokal. Melalui foto-fotonya, Pater Yerun memperlihatkan bagaimana masyarakat Dayak menjalani kehidupan tradisional, seperti bertani, berburu, serta berbagai upacara adat yang kaya akan makna budaya. Foto-foto ini menjadi jendela bagi dunia luar untuk memahami keunikan dan kekayaan budaya Dayak.

                Foto Pater Jacobus Cornelius Stoop, CP. Bersama Masyarakat Adat Dayak

 2. **Potret Pemberdayaan Melalui Pendidikan**

Sebagai pendiri Panitia Beasiswa (PBS) bersama P.Y. Denggol, Pater Yerun juga mendokumentasikan momen-momen penting terkait pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Foto-foto yang ia ambil menggambarkan bagaimana anak-anak Dayak bersekolah, mengikuti pelajaran, hingga saat-saat wisuda mereka. Dengan beasiswa yang diberikan, ratusan putra-putri Dayak berhasil menamatkan pendidikan mereka di tingkat SLTA dan perguruan tinggi, dan banyak dari mereka kini menduduki posisi penting di pemerintahan maupun sektor swasta. Foto-foto tersebut bukan hanya menjadi kenangan, tetapi juga bukti nyata dari komitmen Pater Yerun dalam memajukan pendidikan di Kalimantan.

3. **Keindahan Alam Kalimantan yang Tertangkap Lensa**

Selain mengabadikan kehidupan sosial dan budaya, Pater Yerun juga dikenal sebagai fotografer yang mengagumi keindahan alam Kalimantan. Ia sering mengambil gambar pemandangan hutan tropis yang masih asri, sungai-sungai besar, serta satwa liar yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem Kalimantan. Karya-karya fotografi alam ini tidak hanya menunjukkan kecintaan Pater Yerun terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian alam Kalimantan. Melalui karyanya, Pater Yerun menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

                                         Foto Pater Jacobus Cornelius Stoop, CP.

4. **Dokumentasi Pembangunan Paroki dan Gereja**

Sebagai misionaris yang terlibat dalam pembangunan rohani dan fisik gereja-gereja di Ketapang, Pater Yerun juga mendokumentasikan pembangunan Paroki dan kapel-kapel yang tersebar di wilayah Ketapang. Foto-foto pembangunan Paroki St. Gemma di Sukadana dan berbagai kapel lainnya menjadi dokumentasi berharga yang menunjukkan betapa besar upaya dan dedikasi Pater Yerun serta umat lokal dalam membangun tempat ibadah yang kokoh. Foto-foto ini juga menjadi bukti sejarah bagaimana agama Katolik tumbuh dan berkembang di wilayah Ketapang berkat usaha bersama antara Pater Yerun dan umat setempat.

                                Foto Pater Jacobus Cornelius Stoop, CP

5. **Potret Para Tokoh Lokal**

Selain kehidupan sehari-hari masyarakat, Pater Yerun juga sering memotret para tokoh lokal yang memiliki pengaruh besar di masyarakat. Salah satu yang terkenal adalah potret P.Y. Denggol, tokoh Dayak yang bekerja sama dengan Pater Yerun dalam menjalankan PBS. Potret-potret para tokoh ini memberikan gambaran tentang kepemimpinan lokal dan dedikasi mereka dalam memajukan masyarakat Dayak. Foto-foto ini tidak hanya mengabadikan wajah-wajah para pemimpin lokal, tetapi juga mengandung cerita tentang kerja keras dan perjuangan mereka dalam memajukan masyarakat Ketapang.

 6. **Kenangan Bersama Masyarakat Dayak**

Karya fotografi Pater Yerun yang paling mengharukan adalah potret kebersamaan dirinya dengan masyarakat Dayak. Dalam berbagai turne ke kampung-kampung, ia sering terlihat berbaur dengan masyarakat, baik dalam acara adat, misa, maupun kegiatan sosial lainnya. Foto-foto ini menggambarkan hubungan yang erat dan penuh kasih antara Pater Yerun dengan masyarakat yang ia layani. Kehangatan dan ketulusan dalam setiap fotonya menunjukkan bahwa Pater Yerun bukan hanya seorang imam, tetapi juga seorang sahabat yang dicintai oleh komunitasnya.

7. **Warisan yang Tak Terlupakan**

Karya-karya fotografi Pater Yerun adalah warisan tak ternilai yang akan terus dikenang oleh generasi berikutnya. Melalui lensa kameranya, ia berhasil mengabadikan momen-momen bersejarah yang menggambarkan perjalanan hidup masyarakat Dayak, perkembangan pendidikan, dan pertumbuhan gereja di Ketapang. Foto-foto tersebut tidak hanya menjadi kenangan visual, tetapi juga sumber inspirasi bagi banyak orang untuk terus menghargai dan melestarikan nilai-nilai yang ia perjuangkan. Hingga hari ini, karya-karya Pater Yerun masih dapat dilihat dalam berbagai pameran dan arsip gereja, menjadi bukti nyata kontribusi seorang misionaris yang begitu mencintai Ketapang.


**Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang**  

**Tanggal: 25 September 2024**

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar