*Ketapang, 16 September 2024* – Pada Senin malam yang penuh rasa syukur dan penghormatan, umat Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, berkumpul bersama untuk mengikuti Misa Arwah mengenang 40 hari kepergian Almarhum Bapak Klaudius Hasibuan. Misa yang penuh khidmat ini dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP, seorang imam yang dikenal karena kerendahan hati dan kesetiaannya dalam melayani umat. Dalam kesempatan ini, RP. Romo FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, juga turut hadir bersama umat, meskipun tidak memimpin Misa, ia dengan khidmat duduk di tengah jemaat sebagai bentuk solidaritas dan dukungan penuh terhadap keluarga almarhum.
Hadir dalam perayaan ini, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Agustinus, Bapak Jeno Leo, bersama Ketua Lingkungan St. Lusia, Ibu Sutarti Rahayu, yang bersama-sama umat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Misa ini juga dihadiri oleh keluarga besar almarhum, termasuk istri, anak-anak, cucu, serta kerabat dekat yang sangat terharu oleh kehadiran begitu banyak umat yang memberikan doa dan dukungan moral di tengah duka mereka.
Misa Arwah berlangsung di rumah almarhum yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Gg. Anggrek No. 14, Ketapang, dengan suasana penuh keheningan dan kesakralan. Umat Paroki St. Agustinus yang hadir memenuhi ruang doa, membawa semangat persaudaraan dan cinta kasih yang nyata, sebagaimana yang selalu dicontohkan oleh almarhum semasa hidupnya.Bapak. Klaudius Hasibuan dikenang sebagai pribadi yang selalu bersedia menolong siapa saja tanpa pandang bulu, baik itu dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun gereja.
Dalam kotbahnya, RP. Vitalis Nggeal, CP, menyampaikan pesan pengharapan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia mengajak semua yang hadir untuk mengenang kebaikan almarhum sebagai inspirasi dalam hidup sehari-hari. Injil yang dibacakan dalam Misa ini diambil dari Matius 24:42-44, yang menegaskan pentingnya selalu berjaga-jaga dan siap sedia karena kita tidak pernah tahu kapan Tuhan akan memanggil kita:
"Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang..Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
Ayat ini menjadi pengingat bagi seluruh umat yang hadir untuk terus hidup dalam kebaikan, seperti yang dilakukan almarhum semasa hidupnya. Setiap doa dan pujian yang dipanjatkan mengisi suasana Misa, dengan nyanyian rohani yang dipimpin oleh Ibu Lucia Nilus, menambah kekhidmatan dan kedalaman spiritual bagi semua yang hadir.
Selepas Misa, Viktor Parsaulian Hasibuan, anak sulung almarhum, menyampaikan sambutan penuh haru dan rasa syukur. Dalam ucapannya, Viktor menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada RP. Vitalis Nggeal, CP, yang telah memimpin Misa dengan penuh kasih, serta kepada RP. Romo FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, yang telah hadir memberikan dukungan, dan juga kepada Ketua DPP Bapak Jeno Leo, Ketua Lingkungan Ibu Sutarti Rahayu, serta seluruh umat Paroki St. Agustinus yang datang untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarganya.
"Kami sekeluarga merasa sangat terharu dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Ibu sekalian dalam Misa Arwah ini. Doa dan dukungan yang diberikan sungguh menjadi penghiburan bagi kami di tengah kehilangan yang kami rasakan. Kehadiran kalian semua memberikan kekuatan bagi kami untuk menjalani hari-hari ke depan dengan lebih kuat," ungkap Viktor dengan penuh emosi.
Setelah sambutan tersebut, diumumkan bahwa semua yang hadir diundang untuk mengikuti santap malam bersama sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Sebelum acara makan dimulai, doa syukur dipanjatkan oleh Bapak Stepanus Kauti, yang memimpin umat dalam doa santap malam dengan penuh kekhidmatan. Doa tersebut mengajak semua yang hadir untuk bersyukur atas kebersamaan dan solidaritas yang begitu terasa dalam momen ini, sebagai bagian dari persaudaraan umat beriman.
Santap malam yang diadakan di rumah almarhum berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan kehangatan. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat untuk saling berbagi cerita, mengenang kebaikan almarhum, serta memperkuat ikatan persaudaraan yang semakin erat. Kehadiran umat yang begitu banyak menjadi bukti nyata bahwa cinta kasih yang ditaburkan almarhum semasa hidupnya terus hidup dalam hati setiap orang yang pernah mengenalnya.
Tidak hanya bagi keluarga, kehadiran umat dalam jumlah besar juga menjadi penghiburan tersendiri bagi istri almarhum, Ibu Maria Soleta, yang dengan mata penuh haru menyampaikan terima kasihnya kepada semua umat yang hadir. Ia menyatakan bahwa dukungan dari umat Paroki Santo Agustinus sangat membantu keluarganya melewati masa-masa sulit ini.
Dengan berakhirnya Misa Arwah dan santap malam, perasaan hangat dan penuh syukur terasa kuat di antara semua yang hadir. Persaudaraan, solidaritas, dan cinta kasih menjadi bukti nyata bahwa meskipun dalam kesedihan, umat dapat saling menguatkan dan mendukung satu sama lain. Kebaikan yang telah ditabur oleh Almarhum Bapak.Klaudius Hasibuan terus dikenang dan menginspirasi semua yang hadir untuk menjalani kehidupan dengan cinta kasih yang sama.
*Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang*
Tanggal: 16 September 2024














0 comments:
Posting Komentar