**Ucapan Syukur dan Selamat dari Mgr. Pius Riana Prapdi untuk RD. Laurensius Sutadi dalam Peringatan 32 Tahun Tahbisan Imamat**

 

                        Foto Tangkapan Layar Akun Instagram Pribadi Mgr. Pius Riana Prapdi,                                                                                            Uskup Keuskupan Ketapang

*Ketapang, 16 September 2024* – Sebuah momen penuh syukur dan kebahagiaan dirayakan oleh Keuskupan Ketapang pada hari ini. Dalam rangka memperingati 32 tahun tahbisan imamat RD. Laurensius Sutadi, umat Katolik di Keuskupan Ketapang menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan kepada salah satu imam yang telah melayani dengan penuh dedikasi dan kasih selama lebih dari tiga dekade.

Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Keuskupan Ketapang, dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, menyampaikan ucapan selamat dan doa yang tulus kepada RD. Laurensius Sutadi. Uskup Pius menuliskan: "Proficiat atas ulang tahun tahbisan imamat ke-32, RD. Laurensius Sutadi. Semoga selalu setia dalam pelayanan dan terus memberi inspirasi bagi banyak orang." Ucapan tersebut menggambarkan rasa hormat dan kekaguman yang mendalam terhadap karya pelayanan RD. Laurensius Sutadi yang telah berperan besar dalam penggembalaan umat di berbagai paroki di Keuskupan Ketapang.

RD. Laurensius Sutadi ditahbiskan sebagai imam pada tanggal 16 September 1992, dan sejak itu, ia telah menjalani panggilan hidupnya dengan penuh komitmen, kesederhanaan, dan kerendahan hati. Dalam perjalanan imamatnya selama 32 tahun, RD. Sutadi dikenal sebagai sosok imam yang tidak hanya setia kepada Tuhan dan Gereja, tetapi juga sangat peduli terhadap umat yang ia layani. Kehadiran dan pelayanannya selalu memberikan keteladanan bagi umat dalam menjalani hidup beriman.













Pelayanannya yang luas mencakup berbagai bidang pastoral, mulai dari menjadi gembala di paroki-paroki hingga aktif dalam pendidikan dan pembinaan iman umat. Banyak umat dan rekan imam yang mengakui bahwa RD. Laurensius Sutadi adalah sosok imam yang rendah hati, selalu dekat dengan umat, dan tidak segan untuk memberikan dukungan rohani dan nasihat bagi mereka yang membutuhkan. Hal ini menjadikan dirinya sangat dicintai oleh umat dan dihormati oleh rekan-rekannya.

Dalam peringatan tahbisan imamat ke-32 ini, RD. Sutadi juga mendapatkan ucapan selamat dari berbagai kalangan umat di Keuskupan Ketapang. Tidak hanya dari umat paroki di mana ia bertugas, tetapi juga dari rekan-rekan imam, para biarawan-biarawati, serta para tokoh masyarakat yang pernah merasakan kebaikan hati dan pelayanan tulus RD. Sutadi.

Salah satu umat yang memberikan kesaksian adalah Ibu Theresia, seorang anggota Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran RD. Sutadi dalam hidupnya. “Romo Sutadi selalu hadir dalam setiap momen penting keluarga kami, dari baptisan anak-anak kami hingga saat-saat duka. Beliau tidak hanya seorang imam, tetapi juga sahabat bagi kami. Pelayanannya begitu tulus dan rendah hati, kami merasa diberkati atas kehadirannya,” ungkapnya.

Peringatan 32 tahun tahbisan imamat RD. Laurensius Sutadi ini juga menjadi momen bagi umat dan Gereja untuk merenungkan kembali panggilan hidup imamat dan pentingnya komitmen dalam pelayanan. Dalam banyak kesempatan, RD. Sutadi kerap mengingatkan umat akan pentingnya hidup beriman yang berakar pada cinta kasih, kerendahan hati, dan pengabdian kepada sesama. Ia mengajak umat untuk selalu bersyukur atas anugerah panggilan, baik sebagai imam maupun sebagai umat awam, yang semuanya memiliki peran penting dalam membangun Gereja.

Mgr. Pius Riana Prapdi dalam pesannya juga menegaskan bahwa karya pelayanan RD. Laurensius Sutadi selama ini telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. “Dalam 32 tahun pengabdian, Romo Sutadi telah menunjukkan kesetiaan yang luar biasa kepada panggilannya. Semoga imamatnya terus menjadi berkat bagi Gereja dan menjadi saksi cinta Tuhan di tengah dunia,” tambah Uskup Pius dalam unggahan Instagramnya.

Unggahan Mgr. Pius ini mendapat banyak tanggapan positif dari umat dan netizen. Banyak yang mengucapkan terima kasih kepada RD. Sutadi dan menyampaikan harapan agar ia terus diberi kekuatan dan kesehatan untuk melanjutkan pelayanannya. Salah satu komentar datang dari seorang umat yang menulis, “Terima kasih, Romo Sutadi, atas segala doa dan dukungan selama ini. Semoga Tuhan selalu memberkati Romo dan memberikan kesehatan serta kekuatan dalam melayani umat.”

RD. Laurensius Sutadi merayakan peringatan tahbisan imamatnya dengan sederhana, memilih untuk tetap melayani umat di paroki tempatnya bertugas saat ini. Sikap rendah hati dan kerelaannya untuk tetap hadir di tengah umat menggambarkan komitmen imamat yang dijalankannya dengan sepenuh hati. Baginya, pelayanan adalah bentuk nyata dari cinta kepada Tuhan dan sesama, dan itulah yang selalu ia ajarkan kepada umat yang ia layani.

Peringatan tahbisan imamat ini juga menjadi momen refleksi bagi para imam dan calon imam di Keuskupan Ketapang. Dalam pernyataan penutupnya, Mgr. Pius mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan para imam agar mereka tetap setia dalam panggilan hidup imamat dan selalu menjadi gembala yang baik bagi umat.

"Doakan para imam kita, agar mereka terus dikuatkan dalam iman dan pelayanan. Mereka adalah gembala kita, dan kita semua adalah bagian dari perjalanan iman yang sama," pesan Mgr. Pius kepada seluruh umat Keuskupan Ketapang.

Selamat kepada RD. Laurensius Sutadi atas 32 tahun tahbisan imamatnya. Semoga Tuhan senantiasa memberikan rahmat dan kekuatan untuk terus melayani dengan penuh kasih, dan semoga imamatnya terus menjadi inspirasi bagi semua umat di Keuskupan Ketapang dan sekitarnya.

*Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang*  

Tanggal: 16 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar