**Persekutuan Doa Bersama di Paya Kumang, Keuskupan Ketapang: Momen Pemersatu Umat Katolik**


                 Foto Romo Vitalis Nggeal, CP, saat menjadi pembawa Firman

**Ketapang, 26 September 2024** – Suasana penuh kedamaian dan rasa syukur menyelimuti Rumah Adat Dermalo Josep Murial di Payakumang pada hari Senin, 23 September 2024, saat ratusan umat Katolik berkumpul dalam Persekutuan Doa Bersama. Acara yang diselenggarakan oleh **Persekutuan Doa (PD) Patrisius** dan **PD Ancilla Domini** ini turut mengundang semua kelompok Persekutuan Doa di Paroki St. Agustinus Teresia, Keuskupan Ketapang, dengan tujuan memperkuat ikatan persaudaraan di antara umat Katolik.

Dimulai pada pukul 18.30 WIB, suasana khusyuk mulai terasa ketika Worship Leader **Bro Toni** memimpin umat dalam rangkaian pujian dan penyembahan. Setiap bait lagu pujian yang dilantunkan membawa umat pada pengalaman rohani yang mendalam, seakan-akan mereka merasakan kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka. Dengan gaya memimpin yang hangat dan penuh semangat, Bro Toni mengajak semua peserta untuk membuka hati, meluapkan sukacita dalam pujian, dan melepaskan segala beban kepada Tuhan. Melalui nyanyian yang diselingi dengan doa singkat, umat merasakan kehadiran Roh Kudus yang mengalir di antara mereka.

Tidak hanya berhenti pada pujian, puncak rohani dari persekutuan doa ini terjadi saat pembawa Firman, **Romo Vitalis Nggeal, CP**, menyampaikan pesan-pesan rohani yang mendalam. Dalam khotbahnya, Romo Vitalis mengangkat tema tentang penghiburan dan penguatan dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Beliau menekankan pentingnya menjadikan doa sebagai kekuatan utama dalam kehidupan, terutama di tengah situasi dunia yang penuh tantangan. Dengan nada yang tenang dan penuh kasih, Romo Vitalis mengajak setiap orang untuk tidak menyerah dalam iman, tetapi terus berharap kepada Tuhan yang senantiasa setia dalam memberikan pertolongan.



















Pesan-pesan yang disampaikan Romo Vitalis tidak hanya menggetarkan hati para peserta, tetapi juga menyentuh kehidupan pribadi mereka. Banyak peserta yang hadir terlihat terharu, beberapa di antaranya mengakui bahwa khotbah Romo memberikan penghiburan yang mereka butuhkan, terutama dalam menghadapi masalah kehidupan pribadi dan keluarga. "Ini adalah momen yang sangat berarti bagi saya. Firman yang disampaikan Romo benar-benar memberikan kekuatan baru," ujar salah satu peserta dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, suasana doa semakin khusyuk dengan kehadiran **Bro Nilus dan tim PD Ancilla Domini** sebagai singer. Mereka membawakan serangkaian nyanyian pujian yang tidak hanya penuh semangat, tetapi juga mampu membawa suasana hati umat semakin mendekat kepada Tuhan. Nyanyian yang mereka persembahkan diiringi dengan lantunan musik lembut yang membawa peserta pada momen penyembahan pribadi, di mana mereka bisa berbicara langsung dengan Tuhan dalam keheningan hati. Setiap bait lagu diresapi oleh umat dengan penuh penghayatan, memperdalam pengalaman rohani dan memperkokoh iman.









Acara ini bukan hanya sekadar persekutuan doa, melainkan juga sebuah wadah untuk mempererat hubungan antar kelompok PD yang tersebar di berbagai wilayah Paroki St. Agustinus Teresia. Dengan berkumpulnya berbagai kelompok PD di bawah satu atap, umat Katolik di Keuskupan Ketapang merasakan adanya semangat persaudaraan yang semakin kuat. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan dalam iman, memperlihatkan bahwa walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka tetap bersatu dalam Tuhan yang sama. 

Selain momen doa, kegiatan ini juga menjadi ajang saling berbagi pengalaman hidup dan cerita iman di antara para peserta. Setelah acara doa, umat yang hadir saling bertukar cerita mengenai perjalanan hidup mereka, bagaimana doa telah mengubah kehidupan, dan tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan iman di dunia modern. Melalui percakapan ini, mereka menemukan kekuatan baru dalam persahabatan Kristiani, saling mendukung satu sama lain, dan membangun relasi yang lebih kuat.

Acara ini diakhiri dengan doa berkat yang dipimpin oleh Romo Vitalis, di mana beliau memohonkan perlindungan dan rahmat bagi semua yang hadir. Dalam doa penutup tersebut, Romo juga berharap agar persekutuan doa ini tidak berhenti pada satu momen, melainkan menjadi awal dari kebersamaan yang terus berkembang di antara kelompok PD di Paroki St. Agustinus Teresia. Beliau menekankan pentingnya menjadikan persekutuan doa sebagai sarana untuk memperdalam iman dan menjaga semangat persaudaraan dalam kehidupan berjemaat.

Melihat antusiasme umat dalam mengikuti acara ini, para penyelenggara berencana untuk melaksanakan persekutuan doa bersama ini secara rutin, dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi wadah pertumbuhan iman bagi semua umat. "Kami sangat bersyukur melihat respon positif dari umat. Ini membuktikan bahwa kebersamaan dalam doa memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan dan menguatkan umat Katolik," ungkap **Bro Toni**, Worship Leader yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

Kesuksesan Persekutuan Doa Bersama ini menandakan pentingnya kegiatan rohani seperti ini di tengah umat Katolik. Di masa depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan, bukan hanya di lingkup Paroki St. Agustinus Teresia, tetapi juga di seluruh Keuskupan Ketapang. Kehadiran kelompok PD yang aktif menjadi kunci dalam menciptakan suasana spiritual yang hidup dan dinamis, di mana umat tidak hanya berkumpul untuk berdoa, tetapi juga untuk saling mendukung dan menguatkan dalam iman.

Dengan semangat persatuan dan kesatuan yang muncul dari acara ini, umat Katolik di Payakumang dan sekitarnya semakin termotivasi untuk terus memperdalam kehidupan rohani mereka. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk semakin dekat kepada Tuhan, menjadikan doa sebagai nafas hidup, dan membangun komunitas yang lebih kuat di dalam Kristus.

Acara ditutup dengan penuh sukacita dan damai, meninggalkan kesan mendalam di hati para peserta yang hadir. Bagi mereka, ini bukan hanya sekadar acara rutin, melainkan momen penting yang memperkokoh iman dan persaudaraan di tengah komunitas Katolik yang hidup dan berkembang.


**Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang**  

**Tanggal: 25 September 2024**


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar