**Ketapang, 15 November 2024**Dalam
momen berakhirnya perayaan 100 tahun Konferensi Waligereja Indonesia (KWI),
Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, menyampaikan pesan penuh makna melalui
akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, ia mengutip ayat dari 2 Yohanes
1:6, "Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut
perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam
kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya."
Unggahan ini sekaligus menjadi
refleksi dari misa penutupan perayaan 100 tahun KWI yang dilaksanakan di
Katedral Jakarta pada 13 November 2024. Mgr. Pius mengajak umat untuk
menghayati kasih sebagai inti dari ajaran Kristus dan mempraktikkannya dalam
hubungan dengan sesama dan alam semesta. Beliau menambahkan doa sederhana namun
mendalam, “Semoga kami mengasihi sesama dan semesta. Amin,” yang menunjukkan
harapan agar umat Katolik, khususnya di Keuskupan Ketapang, tetap berkomitmen
untuk menjalankan kasih sejati dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan yang disampaikan Mgr. Pius
ini menjadi pengingat bahwa panggilan untuk hidup dalam kasih tidak hanya
bersifat personal, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan
keharmonisan hidup dengan semua ciptaan Tuhan. Dalam semangat 100 tahun KWI,
Uskup Ketapang mengajak umat untuk semakin menghayati nilai-nilai kasih yang
universal, mencakup seluruh aspek kehidupan, serta menjadi inspirasi bagi
perjalanan iman Gereja Katolik di Indonesia.
Kutipan ayat dan doa dari Mgr.
Pius ini telah menarik perhatian umat di berbagai daerah, memperkuat komitmen
untuk hidup dalam kasih, sesuai dengan perintah Kristus. Perayaan akbar ini
menjadi momen refleksi bersama, di mana Gereja mengajak umat untuk berjalan
seiring dengan perkembangan zaman, namun tetap setia pada nilai-nilai
kekristenan yang berlandaskan kasih.
**Penulis: Tim Komsos Paroki
Santo Agustinus Paya Kumang**
**Tanggal: 15 November 2024**

0 comments:
Posting Komentar