Ketapang, 13 Juli 2026.Suasana duka menyelimuti keluarga besar Paroki
Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, setelah salah seorang
pelayan umat yang dikenal setia, Bapak Daniel Maria, berpulang ke rumah
Bapa pada Minggu, 12 Juli 2026, dalam usia 64 tahun. Kepergian
beliau meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, umat, para pelayan
pastoral, serta seluruh komunitas Gereja yang selama ini mengenal dedikasi dan
semangat pelayanannya.
Bapak Daniel Maria merupakan Prodiakon
Paroki Santo Agustinus Paya Kumang yang selama bertahun-tahun mengambil
bagian dalam pelayanan liturgi dan kehidupan menggereja. Kesetiaan beliau dalam
mendampingi umat, membantu pelayanan Ekaristi, serta keterlibatannya dalam
berbagai kegiatan pastoral menjadikan sosoknya dikenal sebagai pribadi yang
rendah hati, sederhana, dan memiliki semangat melayani.
Almarhum lahir di Tanjung Beringin pada
15 Februari 1962. Semasa hidupnya beliau berdomisili di Jalan Rangga
Sentap RT 034/RW 004, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten
Ketapang. Sebelum memasuki masa purnabakti, beliau mengabdikan diri sebagai
Aparatur Sipil Negara (ASN). Setelah memasuki masa pensiun, semangat
pengabdiannya tidak pernah surut. Sebaliknya, beliau semakin aktif melayani
Gereja sebagai Prodiakon dan mengambil bagian dalam kehidupan umat di
lingkungan maupun paroki.
Kepergian beliau juga menjadi duka mendalam bagi keluarga. Almarhum merupakan ayah dari Saudara Yulius Angga D. Putra, yang bertugas sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Air Upas.
Kehilangan Seorang Pelayan yang Setia
Atas nama Gereja, RP. Vitalis Nggeal,
CP, Pastor Kepala ex officio Paroki Santo Agustinus Paya Kumang,
Keuskupan Ketapang, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan
serta seluruh umat yang turut merasakan kehilangan atas wafatnya Bapak Daniel
Maria.
Dalam pesan penghiburannya, RP. Vitalis
Nggeal, CP mengajak seluruh umat untuk memandang peristiwa kematian dengan
terang iman Kristiani. Bagi orang beriman, kematian bukanlah akhir dari
perjalanan hidup, melainkan pintu masuk menuju kehidupan kekal bersama Allah.
Karena itu, di tengah rasa kehilangan yang mendalam, Gereja tetap menaruh
harapan pada janji Kristus akan kebangkitan dan kehidupan abadi.
Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas
segala bentuk pengabdian yang telah diberikan almarhum selama hidupnya.
Kesediaan melayani umat dengan setia menjadi warisan iman yang akan terus
dikenang oleh keluarga dan seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.
Ucapan belasungkawa juga datang dari
jajaran Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Bapak
Jeno Leo, Ketua I Dewan Pastoral Paroki, bersama Bapak Andreas Didik Eko
Purwantoro, Ketua II Dewan Pastoral Paroki, menyampaikan doa dan dukungan
kepada keluarga yang berduka. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang
selalu hadir ketika Gereja membutuhkan pelayanan.
Demikian pula Bapak Robertus Iriandi,
Ketua Lingkungan Santo Vinsensius Maria Strambi (VMS), menyampaikan rasa
kehilangan atas berpulangnya salah seorang anggota lingkungan yang selama ini
dikenal aktif dalam kehidupan menggereja. Menurutnya, semangat pelayanan
almarhum menjadi teladan bagi umat untuk terus menghidupi panggilan sebagai
murid Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Teladan Kesetiaan dalam Pelayanan
Dalam kehidupan Gereja Katolik, pelayanan
seorang prodiakon memiliki arti penting sebagai bentuk partisipasi kaum awam
dalam karya pastoral Gereja. Melalui tugas membantu pelayanan liturgi, terutama
dalam pembagian Komuni Kudus kepada umat dan pelayanan kepada orang sakit serta
lanjut usia, seorang prodiakon dipanggil untuk menjadi tanda kasih Kristus yang
hadir di tengah umat.
Semangat itulah yang selama ini diwujudkan
oleh Bapak Daniel Maria. Kesederhanaan, kerendahan hati, dan kesediaannya
melayani tanpa pamrih menjadi kesaksian iman yang hidup. Banyak umat
mengenangnya sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, serta selalu siap
membantu berbagai kegiatan Gereja.
Bagi umat Paroki Santo Agustinus Paya
Kumang, kehadiran beliau bukan hanya sebagai petugas liturgi, melainkan sebagai
saudara seiman yang senantiasa memberi semangat melalui keteladanan hidupnya.
Warisan iman seperti inilah yang akan terus hidup dalam ingatan umat dan
menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk mengambil bagian dalam
pelayanan Gereja.
Umat Mengiringi dengan Doa dan Pengharapan
Kristiani
Sebagai ungkapan kasih, penghormatan, dan
persekutuan iman, keluarga bersama Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
mengundang seluruh umat untuk mendoakan almarhum melalui rangkaian ibadat yang
telah dijadwalkan. Ibadat Arwah dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026,
pukul 18.30 WIB, di rumah duka yang beralamat di Jalan Rangga Sentap,
Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.
Selanjutnya, Misa Requiem akan
dirayakan pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 13.00 WIB, di Gereja
Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang. Setelah perayaan
Ekaristi berakhir, jenazah almarhum akan diantar menuju Tempat Pemakaman
Umum Sungai Awan, sebagai tempat peristirahatan terakhir.
Bagi Gereja Katolik, Misa Requiem
merupakan ungkapan iman akan wafat dan kebangkitan Kristus. Dalam perayaan
Ekaristi, Gereja memohon agar Allah yang Maharahim berkenan mengampuni segala
kelemahan manusiawi almarhum, menerima seluruh karya kasih yang telah
dipersembahkannya selama hidup, dan menganugerahkan kebahagiaan abadi di dalam
Kerajaan Surga.
Harapan akan kehidupan kekal menjadi
sumber penghiburan bagi keluarga yang sedang berduka. Iman Kristiani
mengajarkan bahwa mereka yang meninggal dalam Tuhan tidak binasa, melainkan
dipanggil memasuki kehidupan baru bersama Kristus yang telah bangkit. Oleh
karena itu, meskipun air mata mengiringi perpisahan, umat tetap menaruh harapan
pada janji keselamatan yang diberikan Allah kepada setiap orang yang setia
kepada-Nya.
Warisan Iman yang Akan Terus Dikenang
Kepergian Bapak Daniel Maria meninggalkan
jejak pelayanan yang akan selalu dikenang oleh umat Paroki Santo Agustinus Paya
Kumang. Sebagai seorang Prodiakon, beliau menunjukkan bahwa panggilan untuk
melayani bukan hanya milik para imam dan biarawan, tetapi juga merupakan
tanggung jawab kaum awam yang dengan sukarela mempersembahkan waktu, tenaga,
dan hati bagi Gereja.
Kesetiaannya dalam membantu pelayanan
liturgi, keterlibatannya dalam kehidupan lingkungan, serta kerelaannya hadir
ketika umat membutuhkan menjadi kesaksian nyata bahwa iman harus diwujudkan
melalui tindakan kasih. Sikap rendah hati dan semangat pengabdian yang
diperlihatkannya menjadi teladan bagi generasi muda maupun seluruh umat agar
terus mengambil bagian dalam kehidupan Gereja.
Atas nama keluarga besar Paroki Santo
Agustinus Paya Kumang, Dewan Pastoral Paroki, para prodiakon, pengurus
lingkungan, dan seluruh umat, doa dipanjatkan agar Tuhan Yesus Kristus
menganugerahkan tempat terbaik bagi almarhum di rumah Bapa. Semoga keluarga
yang ditinggalkan memperoleh kekuatan, penghiburan, serta damai sejahtera dari
Allah dalam menghadapi masa berkabung ini.
Dalam terang iman akan kebangkitan, Gereja
percaya bahwa kasih tidak berakhir oleh kematian. Karya pelayanan yang telah
dipersembahkan Bapak Daniel Maria selama hidupnya akan tetap dikenang sebagai
bagian dari perjalanan Gereja yang terus bertumbuh. Teladan kesetiaan,
kerendahan hati, dan semangat melayani yang diwariskannya kiranya menginspirasi
semakin banyak umat untuk dengan sukacita mengambil bagian dalam perutusan
Gereja.
Keluarga besar Paroki Santo Agustinus Paya
Kumang pun mengajak seluruh umat beriman untuk terus mendoakan almarhum. Semoga
Tuhan menerima segala karya baiknya, mengampuni segala kekurangannya, dan
menganugerahkan kebahagiaan kekal bersama para kudus di surga.
"Berbahagialah orang yang mati dalam
Tuhan, sebab segala jerih payah mereka menyertai mereka." (bdk. Wahyu 14:13).
Selamat jalan, Bapak Daniel Maria. Terima kasih atas kesetiaan dan pengabdianmu kepada Gereja. Kiranya Kristus yang bangkit menerima engkau dalam damai dan sukacita abadi. Requiescat in Pace. Amin.
📍 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 13 Juli 2026





0 comments:
Posting Komentar