*Ketapang, 10 September 2024* — Pada hari Selasa Biasa Pekan XXIII, umat Katolik di Keuskupan Ketapang dipanggil untuk merefleksikan kekuatan doa melalui ajakan yang penuh inspirasi dari Mgr. Pius Riana Prapdi. Dalam postingan terbaru di akun Instagram pribadinya, Mgr. Pius mengajak seluruh umat untuk meneladani teladan Yesus yang selalu mendahulukan doa dalam setiap langkah hidup-Nya.
Bacaan Injil hari ini, dari Lukas 6:12-13, menggambarkan Yesus yang menghabiskan malam di bukit untuk berdoa sebelum memanggil dan memilih dua belas rasul. "Yesus, ajarilah kami berdoa sepanjang waktu. Amin," tulis Mgr. Pius, menggarisbawahi pentingnya doa sebagai fondasi kehidupan Kristiani.
Mgr. Pius menegaskan bahwa doa adalah inti dari hubungan kita dengan Allah, sebuah saluran komunikasi yang memungkinkan kita untuk mendengar dan mengikuti kehendak-Nya. "Dalam setiap aspek hidup, Yesus menunjukkan betapa pentingnya berdoa, bahkan ketika Ia harus membuat keputusan besar," kata Mgr. Pius. "Mari kita ikuti teladan-Nya dan menjadikan doa sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup kita.
Refleksi ini juga mengingatkan pada momen bersejarah ketika Paus Fransiskus berdoa di depan patung Bunda Maria di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5 September 2024. Momen tersebut, yang menjadi sorotan global, adalah pengingat betapa doa dapat menyatukan umat Katolik di seluruh dunia dan menguatkan iman mereka dalam persatuan.
Mgr. Pius mengajak umat untuk merenungkan betapa doa bukan hanya tentang berbicara kepada Tuhan, tetapi juga tentang mendengarkan dan memahami rencana-Nya dalam hidup kita. "Doa memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan, memberikan kedamaian di tengah kesulitan, dan membimbing kita dalam setiap keputusan," tambahnya.
Sebagai pemimpin spiritual, Mgr. Pius berkomitmen untuk memimpin dengan memberi teladan melalui doa yang konsisten dan penuh pengabdian. Ia berharap bahwa dengan mengikuti teladan Yesus, umat dapat mengalami kedalaman iman yang lebih besar dan merasakan kehadiran Tuhan yang lebih nyata dalam hidup sehari-hari.
"Semoga setiap doa kita menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjalani hidup dengan penuh kasih dan pengabdian," harap Mgr. Pius, menutup refleksinya dengan doa penuh harapan dan syukur.
*Sumber: Akun Instagram Pribadi Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Keuskupan Ketapang.*
*Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang*
*Tanggal: 10 September 2024*


0 comments:
Posting Komentar