**Pertemuan Komisi Komunikasi Sosial Se-Regio Kalimantan: Sinergi dan Inovasi dalam Mewartakan Kristus Melalui Media Digital**

 

                          Foto Tangkapan Layar Instagram Komsos Keuskupan Sanggau

**Ketapang, 20 September 2024** – Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Se-Regio Kalimantan menggelar pertemuan penting di Mega Tenda Youth Center, Paroki Katedral Hati Kudus Yesus, Kabupaten Sanggau, yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 September 2024. Dengan tema **“Berjalan Bersama: Persekutuan, Partisipasi, dan Misi dalam Mewartakan Kristus melalui Media Sosial dan Teknologi Digital,”** pertemuan ini berupaya merumuskan langkah-langkah strategis untuk memanfaatkan teknologi komunikasi dalam mendukung misi gereja di era digital. Kegiatan ini melibatkan 120 peserta, terdiri dari perwakilan 8 keuskupan di Regio Kalimantan dan 26 paroki di Keuskupan Sanggau, yang masing-masing mengutus maksimal 2 orang.

Pertemuan ini merupakan salah satu forum terbesar dalam lingkup KOMSOS Kalimantan, di mana para anggota dari berbagai keuskupan, termasuk tenaga profesional dan relawan, hadir untuk berbagi pengalaman, memperdalam pemahaman, serta merumuskan strategi ke depan. Tidak hanya soal teknologi, diskusi juga difokuskan pada bagaimana gereja dapat merespons dinamika masyarakat yang semakin digital, terutama dalam hal komunikasi, informasi, dan pewartaan iman.

**Pembukaan Acara: Sambutan Penuh Harapan dari Pj Bupati Sanggau dan Pemimpin Gereja**

Pada hari pembukaan, Kamis (19/9/2024), Pj Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H., secara resmi membuka pertemuan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi dalam dunia komunikasi gereja, terutama dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang serba cepat. Suherman mengapresiasi peran gereja yang terus mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap berpegang pada nilai-nilai kekatolikan. Ia juga mengimbau peserta untuk memanfaatkan media sosial secara bijaksana dan tidak terjebak dalam konten yang negatif.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Uskup Sanggau beserta seluruh panitia atas terselenggaranya acara ini. Saya berharap pertemuan ini menjadi kesempatan untuk membangun sinergi dalam menciptakan konten yang positif, khususnya untuk membangun keimanan dan moral generasi muda," ujar Suherman. Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ajang refleksi bagi peserta, untuk membahas dinamika sosial yang berkembang, serta dampaknya terhadap kehidupan gereja.

                        Foto Tangkapan Layar Instagram Komsos Keuskupan Sanggau

**Teknologi dan Media Sosial sebagai Sarana Pewartaan**

Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP., dalam sambutannya mengungkapkan, peran media sosial dan teknologi digital semakin penting dalam pewartaan iman dan pelayanan pastoral. Menurutnya, gereja harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi dari pesan kasih Kristus.

“Teknologi menawarkan kesempatan yang luar biasa untuk menjangkau lebih banyak umat, khususnya mereka yang tidak dapat terlibat secara langsung dalam kegiatan gereja. Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana kita tetap menjaga pesan injil yang sejati di tengah arus informasi yang begitu deras,” tegas Uskup Valentinus.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi KOMSOS Regio Kalimantan, RP. Agustinus Maming, MSC, menyoroti peran aktif KOMSOS dalam membangun persekutuan umat. Ia menekankan pentingnya peran KOMSOS di tingkat paroki untuk menjadi corong informasi yang mendukung komunikasi antar-umat, serta memfasilitasi karya penggembalaan para uskup.

“KOMSOS adalah jembatan penghubung antara umat dan para pemimpin gereja, terutama dalam menyebarkan informasi, kegiatan, dan nilai-nilai iman. Melalui pertemuan ini, kita diharapkan dapat merumuskan cara-cara kreatif dalam mengelola media sosial dan platform digital lainnya,” ujar RP. Agustinus.

                          Foto Bapak.Mgr. Valentinus Saeng, CP.Uskup Keuskupan Sanggau

**Sesi Diskusi: Sinergi dan Kolaborasi Antar-Keuskupan**

Sesi diskusi pada hari kedua (20/9/2024) berlangsung penuh antusiasme. Para peserta saling berbagi pengalaman mengenai cara memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkuat komunitas iman di keuskupan masing-masing. Beberapa keuskupan telah mengembangkan aplikasi digital dan situs web sebagai sarana untuk memberikan informasi gereja, menyediakan materi liturgi, serta menjadi pusat komunikasi antara umat dan para pemimpin gereja.

RD. Hiasintus Eko Pompang, Ketua Komisi KOMSOS Keuskupan Sanggau, menambahkan bahwa perkembangan teknologi harus dilihat sebagai peluang, bukan ancaman. “Dalam banyak kasus, media sosial menjadi salah satu cara terbaik untuk menjangkau generasi muda. Mereka lebih mudah diakses melalui ponsel dan internet. Jadi, gereja perlu hadir di sana untuk memberikan konten yang relevan dan membangun,” jelas RD. Hiasintus.

Dalam diskusi tersebut, **RD. Blasius Suhanedi Kusmantoro, Sekretaris Komisi KOMSOS Keuskupan Ketapang**, juga turut hadir dan memberikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-keuskupan dalam menciptakan platform digital yang bisa diakses oleh semua umat, baik di wilayah perkotaan maupun pedalaman. Menurutnya, teknologi bisa menjadi jembatan untuk mengatasi kendala geografis yang selama ini menjadi hambatan komunikasi bagi gereja di Kalimantan.

"Kami di Keuskupan Ketapang juga terus berupaya memperbaiki dan mengembangkan layanan digital kami, termasuk dalam menyebarkan informasi terkait kegiatan gereja, serta mendukung upaya pewartaan melalui media sosial. Kolaborasi ini penting agar keuskupan lain juga dapat saling belajar dan mendukung dalam pengembangan media digital," tutur RD. Blasius.

Diskusi juga menyentuh pentingnya kolaborasi antar-keuskupan untuk saling belajar dan mendukung. Umat Katolik di Kalimantan tersebar di wilayah yang luas, dan tidak semua memiliki akses yang sama terhadap teknologi. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan bahwa pesan kasih Kristus dapat menjangkau semua umat, baik di kota besar maupun daerah pedalaman.


                          Foto Tangkapan layar status WhatsApp, RD. Blasius Suhanedi Kusmantoro

**Penutupan: Refleksi dan Rencana Tindak Lanjut**

Pada hari terakhir pertemuan, peserta diajak untuk merenungkan hasil diskusi dan menyusun rencana tindak lanjut yang konkret. Salah satu poin penting yang diangkat adalah perlunya pelatihan lanjutan di tingkat paroki, agar setiap anggota KOMSOS dapat lebih mahir dalam menggunakan teknologi digital. Selain itu, peserta sepakat bahwa gereja harus berperan aktif dalam membentuk opini publik melalui konten yang positif, menginspirasi, dan mendidik.

RD. Antonius Gregorius A. Lalu, Sekretaris Eksekutif Komisi KOMSOS Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam membuat konten yang mendukung misi gereja. “Tidak cukup hanya hadir di media sosial, kita harus berusaha untuk terus menerus menghasilkan konten yang memiliki nilai spiritual dan moral yang kuat. Itu adalah tanggung jawab kita sebagai pewarta Kristus di era digital,” katanya.

**Harapan ke Depan: Gereja dan Teknologi sebagai Satu Kesatuan dalam Misi**

Pertemuan KOMSOS Se-Regio Kalimantan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara teknologi dan gereja. Umat Katolik, melalui KOMSOS, diharapkan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola media sosial dan teknologi digital, sehingga gereja tetap relevan dan mampu menjangkau semua kalangan, termasuk generasi muda.

Dengan dukungan penuh dari uskup, pemimpin paroki, serta tenaga profesional dan relawan KOMSOS, harapan besar bahwa misi gereja akan semakin kuat di era digital ini. Kolaborasi lintas-keuskupan yang terjalin melalui pertemuan ini menjadi fondasi penting untuk membangun pelayanan yang lebih baik di masa depan, demi mewartakan Kristus di seluruh penjuru Kalimantan.

#MenjadiBerkatUntukSemuaOrang


*Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang*  

Tanggal: 20 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar