**KUNJUNGAN PASTORAL MGR. PIUS RIANA PRAPDI KE STASI ST. MATER DEI NANGA KELAMPAI**

              Foto Penyambutan Bapa Uskup Ketapang. Mgr. Pius Riana Prapdi Stasi St. Mater Dei, Nanga Kelampai

*Ketapang, 21 November 2024*Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, melaksanakan kunjungan pastoral ke Stasi St. Mater Dei, Nanga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi, pada 19 November 2024. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting Keuskupan Ketapang untuk menjangkau umat di wilayah terpencil sekaligus mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman umat, dan mendengarkan secara langsung kondisi serta kebutuhan mereka. 

**Stasi St. Mater Dei: Semangat Iman di Tengah Keterbatasan** 

Stasi St. Mater Dei merupakan salah satu komunitas umat Katolik di wilayah yang cukup terpencil. Letaknya yang jauh dari pusat kota Ketapang, dengan akses jalan yang tidak selalu mudah, tidak menyurutkan semangat umat untuk tetap aktif dalam kehidupan beriman. Kehadiran Mgr. Pius di tengah-tengah mereka disambut dengan sukacita, sebagai bentuk nyata perhatian Gereja terhadap umat yang tinggal di daerah terpencil. 

Dalam kunjungannya, Uskup Pius mendalami kehidupan umat setempat melalui dialog langsung. Beliau menyapa umat dari berbagai kelompok, termasuk orang tua, kaum muda, dan anak-anak. Dialog ini memberikan ruang bagi umat untuk berbagi pengalaman hidup mereka sebagai komunitas beriman, mulai dari bagaimana mereka menjaga tradisi iman Katolik hingga berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 




**Pesan Reflektif: Kesetiaan dalam Perkara Kecil** 

Salah satu pesan utama yang disampaikan oleh Uskup Pius dalam kunjungannya adalah refleksi dari bacaan Injil Lukas 19:17: 

*"Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota."* 

Melalui pesan ini, Uskup Pius mengajak umat untuk merenungkan pentingnya kesetiaan dalam hal-hal kecil sebagai bentuk pelayanan kepada Tuhan. Menurut beliau, setiap umat diberi talenta oleh Tuhan, baik dalam bentuk kemampuan, waktu, maupun kesempatan. Talenta ini harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan digunakan untuk membangun kehidupan bersama, bukan hanya demi kepentingan pribadi. 

 

"Kita semua dipanggil untuk menjadi hamba yang setia. Kesetiaan ini bukan hanya terlihat dalam tugas-tugas besar, tetapi juga dalam hal-hal kecil yang seringkali tidak terlihat oleh orang lain. Tuhan melihat setiap usaha kita, dan Dia akan mempercayakan hal-hal besar kepada kita jika kita setia dalam perkara kecil," ujar Uskup Pius dengan penuh semangat. 

**Dukungan dan Harapan untuk Umat Nanga Kelampai** 

Uskup Pius memberikan apresiasi yang besar kepada umat Stasi St. Mater Dei atas komitmen mereka dalam menjaga iman dan kebersamaan. Beliau mengungkapkan bahwa kehidupan iman umat di Nanga Kelampai menjadi inspirasi bagi Gereja, menunjukkan bahwa semangat untuk melayani Tuhan tidak dibatasi oleh kondisi geografis atau keterbatasan sarana. 

Beliau juga mendorong umat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kerja sama. “Kita adalah tubuh Kristus yang satu. Setiap anggota memiliki peran penting. Mari kita saling mendukung dan terus membangun komunitas ini agar semakin hidup dalam iman dan kasih,” tambahnya. 

**Momen Kebersamaan dan Pesan di Media Sosial** 

Melalui akun media sosialnya, Uskup Pius membagikan momen-momen kunjungan ini. Dalam unggahan tersebut, beliau mengajak umat untuk merenungkan dan bersyukur atas talenta yang telah Tuhan percayakan kepada mereka. Salah satu pesan reflektif yang disampaikan adalah: *“Semoga kami bersyukur atas talenta yang diberikan kepada kami. Amin. Semoga kami mengembangkan talenta.”* 

Pesan ini menjadi pengingat bagi umat bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam mendukung misi Gereja, terlepas dari besarnya peran tersebut. Setiap talenta, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi alat untuk membawa berkat bagi sesama. 

**Gereja yang Dekat dengan Umat** 

Kunjungan pastoral ini menjadi simbol kehadiran Gereja yang selalu dekat dengan umat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Kehadiran Mgr. Pius di Nanga Kelampai mempertegas komitmen Gereja untuk terus melayani, menyapa, dan mendukung setiap umat, apa pun tantangan yang mereka hadapi. 

Stasi St. Mater Dei kini semakin termotivasi untuk melanjutkan perjalanan iman mereka. Dengan pesan-pesan penuh inspirasi yang disampaikan Uskup Pius, umat diharapkan dapat terus mengembangkan kehidupan spiritual dan pelayanan mereka, menjadi teladan kesetiaan dalam setiap aspek kehidupan. 

**Penulis:** Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang 

**Tanggal:** 21 November 2024  

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar