Foto Bapa Uskup Mgr. Pius Riana Prapdi.Dan RP. Vitalis Nggeal, CP, Menerima Dokumen Hasil supervisi
Ketapang, 13 Desember 2024 – Dalam semangat pelayanan pastoral, Bapa Uskup Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Keuskupan Ketapang, memimpin Misa Arwah di Lingkungan Santo Rafael, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Misa ini menjadi momen yang mendalam bagi umat untuk mendoakan jiwa-jiwa yang telah berpulang serta memperkuat iman dan pengharapan dalam Kristus.
Dalam homilinya, Bapa Uskup menyampaikan pesan penting tentang arti pengharapan Kristen dalam menghadapi kematian. “Sebagai orang beriman, kita percaya bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan pintu masuk menuju kehidupan kekal bersama Allah. Melalui doa-doa kita, kita memberikan dukungan spiritual kepada jiwa-jiwa yang sedang disucikan, agar mereka dapat bersatu dengan Tuhan dalam kemuliaan surgawi,” ujar beliau.
Misa diakhiri dengan doa khusus untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan penghiburan dalam iman. Selain itu, umat diajak untuk semakin mendalami makna hidup Kristiani dengan menghayati kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Foto Bapa Uskup Mgr. Pius Riana Prapdi.Dan RP.
Vitalis Nggeal,
CP, Menerima Dokumen Hasil supervisi
Hasil supervisi ini mencakup berbagai rekomendasi untuk pengembangan pelayanan pastoral dan manajemen Gereja di Paroki Santo Agustinus. Dalam arahannya, Bapa Uskup menekankan pentingnya sinergi antara Dewan Pastoral Paroki (DPP), lingkungan, dan umat dalam mewujudkan visi Gereja yang inklusif dan berdaya.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, baik DPP, Tim Kerja Keamanan Gereja, maupun umat yang terus berkomitmen dalam pelayanan. Semoga hasil supervisi ini menjadi panduan yang membantu kita semua untuk melayani dengan lebih baik dan membawa berkat bagi sesama,” ungkap Bapa Uskup.
RP. Vitalis Nggeal, CP, juga menyampaikan harapan agar seluruh umat dan pengurus Gereja dapat bekerja sama dalam mengimplementasikan hasil supervisi tersebut. “Kita adalah satu tubuh dalam Kristus. Dengan saling mendukung, kita dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi Gereja dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Koordinator Tim Kerja Keamanan Gereja, Bapak Yohanes Bakri, juga mengungkapkan rasa syukur atas bimbingan yang diberikan oleh Bapa Uskup. “Supervisi ini memberikan arahan yang jelas bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan dan menjaga keamanan Gereja demi kenyamanan umat,” ujarnya.
Ketua Lingkungan Santo Rafael, Bapak Hironimus Iron, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Gereja dan umat di lingkungan tersebut. “Kami merasa diberkati atas perhatian yang diberikan kepada Lingkungan St. Rafael. Semoga hasil supervisi ini menjadi awal yang baik untuk pelayanan yang lebih maksimal,” katanya.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajakan untuk terus memperkuat iman dan solidaritas sebagai umat Kristiani, khususnya menjelang perayaan Natal yang penuh sukacita.




0 comments:
Posting Komentar