**Liturgi Pekan Adven II: Menyambut Kehadiran Tuhan dengan Hati yang Bertobat.Paroki Santo Agustinus, Keuskupan Ketapang**


                                    Foto Romo Vitalis Nggeal, CP. Pimpin Misa Pekan Adven II

Minggu, 8 Desember 2024, umat Paroki Santo Agustinus merayakan Liturgi Pekan Adven II. Dalam suasana penuh refleksi dengan warna liturgi ungu, misa dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP, yang menyampaikan homili bertemakan "Persiapkanlah Jalan bagi Tuhan."

Makna Adven sebagai Masa Pertobatan
Dalam homilinya, RP. Vitalis mengajak umat untuk merenungkan tiga poin utama dari bacaan hari ini:

  1. Persiapan Hati
    Masa Adven adalah masa refleksi dan pengampunan. Beliau berbagi pengalaman pastoralnya mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di mana umat di sana rindu untuk bertobat dan menerima Komuni Kudus. Pertobatan, menurut beliau, bukan sekadar ritual tetapi sebuah perjalanan memperbaiki relasi dengan Allah. "Ketika kita bertobat, Allah berhenti berjalan dan menunggu kita," ungkap RP. Vitalis.

  2. Meratakan Jalan Hidup Kita
    Yohanes Pembaptis, yang disebut dalam Injil hari ini, adalah orang yang dimaksud dalam nubuatan Nabi Yesaya:

    “Kelak akan ada orang yang berseru-seru di padang belantara, ‘Siapkanlah jalan untuk kedatangan Tuhan! Luruskanlah jalan bagi-Nya! Hendaklah setiap lembah ditimbun, dan setiap gunung dan bukit diratakan, setiap jalan yang berliku-liku diluruskan, dan setiap jalan yang bergelombang diratakan.’”

    RP. Vitalis menjelaskan bahwa gunung dan bukit melambangkan kesombongan dan keangkuhan dalam hidup manusia. Tanpa kerendahan hati, kita tidak dapat menerima berkat Tuhan. Jalan yang berliku mengajarkan kita pentingnya kejujuran dan kelurusan hati dalam menjalani kehidupan. "Meratakan jalan hidup" berarti meninggalkan keegoisan, bersikap adil, dan membiarkan Roh Tuhan menguasai hidup kita.

  3. Keselamatan melalui Pertobatan
    RP. Vitalis menekankan bahwa pertobatan membawa keselamatan. Ia memberikan ilustrasi, bahwa meskipun di pengadilan kita tetap dihukum, ada kesempatan untuk meringankan hukuman jika kita memiliki kejujuran. Injil hari ini mengajak umat untuk membuka hati agar kehadiran Tuhan dapat mengubah hidup secara menyeluruh.













































Bacaan Injil: Lukas 3:1-6
Injil Lukas hari ini menampilkan Yohanes Pembaptis sebagai suara yang berseru di padang gurun, menyerukan pertobatan dan pembaptisan untuk pengampunan dosa. Firman Allah yang diwartakan Yohanes mengundang setiap orang untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan, meratakan yang berliku, dan memperbaiki yang berlekuk. "Semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan," menjadi pesan utama Injil hari ini.

Refleksi Adven: Jalan Bagi Tuhan dalam Kehidupan Kita
Minggu Adven II menjadi momentum penting bagi umat untuk bertanya: sudahkah kita mempersiapkan hati untuk menyambut Tuhan? Seperti jalan yang diratakan, hati yang dipenuhi kejujuran dan kerendahan hati akan menjadi tempat yang layak bagi kehadiran-Nya. RP. Vitalis mengingatkan bahwa pertobatan sejati tidak hanya menyentuh relasi dengan Allah tetapi juga memengaruhi relasi dengan sesama.

Dengan pesan yang mendalam ini, umat diajak untuk menjadikan masa Adven sebagai waktu memperbaiki hidup dan membuka hati bagi keselamatan yang dari Tuhan. Marilah kita bersama-sama mempersiapkan jalan bagi Tuhan, agar kelahiran-Nya di tengah kita membawa perubahan yang nyata dalam hidup.

Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal: 8  Desember 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar