Foto Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, Uskup Keuskupan Surabaya.Pimpin Misa
Ketapang, Sabtu, 7 Desember 2024 — Dalam semangat Minggu Adven, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menerima kunjungan istimewa dari Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, Uskup Keuskupan Surabaya. Sapaan akrabnya, Mgr. Didik, memimpin perayaan Ekaristi yang penuh khidmat di hari Sabtu Pekan I Adven ini.
Uskup yang pernah mengabdikan dirinya sebagai misionaris domestik di Keuskupan Ketapang ini kembali mengenang masa pelayanannya di Kalimantan Barat, khususnya di Paroki St. Carolus Borromeus Tembelina dan Paroki Marau. Dalam homilinya, Mgr. Didik membagikan refleksi mendalam mengenai arti penantian dalam hidup, baik dalam konteks iman maupun kehidupan sehari-hari.
Homili: "Nyandau Keselamatan dalam Masa Adven"
Dalam homilinya, Uskup Didik memuji peran anak-anak yang menjadi lektor dalam misa tersebut. “Anak-anak yang melayani hari ini sangat baik caranya dalam membacakan Alkitab,” ujarnya. Beliau mengingatkan para orang tua untuk bangga dan mendukung anak-anak mereka aktif melayani di gereja, sembari menegaskan pentingnya merencanakan kehidupan yang dekat dengan Tuhan.
“Masa Adven adalah masa penantian, seperti umat yang menantikan buah durian jatuh saat musim panen. Demikian juga kita menantikan kedatangan Tuhan dengan hati penuh harapan dan kesetiaan. Kita harus meluruskan jalan, meratakan lembah, dan merendahkan diri seperti yang diajarkan dalam Injil Yohanes,” tambahnya.
Uskup Didik juga berbagi kenangan unik saat melayani di Paroki Marau, di mana umat sering berkumpul untuk nyandau atau menunggu durian jatuh. “Saya selalu terlambat menemukan durian, tetapi momen itu mengajarkan saya arti kesabaran dan penantian,” katanya sambil tersenyum.
Foto Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, Uskup Keuskupan Surabaya.Bersama Pastor Parok
Foto RP.
FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP. Membacakan Injil
Foto Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo,Menyampaikan Homili
RFoto RP.
Vitalis Nggeal, CP
Foto Bersama.Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, Uskup Keuskupan Surabaya.
Pesan Penting di Minggu Adven Kedua
Beliau mengajak umat untuk menjadikan masa Adven sebagai momen pertobatan. “Tuhan tidak suka mengungkit masa lalu. Dia mengajak kita melangkah ke depan dengan hati yang lurus dan rendah hati,” tegasnya. Uskup mengakhiri homilinya dengan harapan bahwa umat dapat "lahir baru bersama Tuhan Yesus" pada saat Natal.
Dukungan Para Imam
Perayaan Ekaristi ini juga dihadiri oleh sejumlah imam dari paroki Santo Agustinus Paya Kumang.Ketapang.termasuk RP. Vitalis Nggeal, CP., RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP., serta Romo Fransiscus Suandi Pr., Rektor Seminari Menengah St. Laurensius Ketapang. Kehadiran mereka menambah suasana kekeluargaan dalam misa yang dihadiri oleh umat dari berbagai lingkungan di Paroki Santo Agustinus.
Setelah empat hari sebelumnya melakukan perenungan di Gua Maria Lourdes Batu Bubungan, Mgr. Didik mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali ke Ketapang, tempat ia pernah melayani dengan penuh cinta kasih. “Minggu Adven ini adalah kesempatan kita semua untuk meratakan jalan menuju keselamatan,” tutupnya dengan penuh sukacita.
Semangat Adven di Paroki Santo Agustinus
Perayaan ini menjadi pengingat bagi umat untuk tetap setia dalam penantian dan pengharapan kepada Tuhan. Seperti nyandau durian, setiap orang diajak untuk menunggu kedatangan Kristus dengan penuh kerinduan dan iman yang teguh.
0 comments:
Posting Komentar