Doa Rosario Berantai di Rumah Bapak Andreas Suharnadi dan Istri Ibu Xioa Ling


Foto Keluarga Bapak Andreas Suharnadi bersama Istri, Ibu Xioa Ling

Doa Rosario Berantai di Rumah Bapak Andreas Suharnadi dan Istri Ibu Xioa Ling

Paroki Santo Agustinus Ketapang Lingkungan Santa Sesilia

Ketapang, 4 Desember 2025.Suasana hening, teduh, dan penuh kesyahduan menyelimuti rumah keluarga Bapak Andreas Suharnadi bersama Istri, Ibu Xioa Ling, ketika umat Lingkungan Santa Sesilia Paroki Santo Agustinus Ketapang berkumpul untuk melaksanakan Doa Rosario Berantai pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan rohani ini dimulai pukul 18.30 WIB dan berakhir pada 19.30 WIB, menjadi bagian dari rangkaian perayaan rohani umat Katolik dalam menyambut Masa Adven 2025.

Masa Adven yang dimulai pada Minggu, 30 November 2025, merupakan waktu penuh penantian kudus bagi umat Katolik untuk mempersiapkan hati menyongsong kelahiran Yesus Kristus. Dalam masa penuh harapan ini, umat diajak memperdalam iman melalui doa, pertobatan, dan permenungan atas misteri keselamatan. Salah satu tradisi rohani yang kembali ditegaskan adalah Doa Rosario, khususnya Peristiwa Gembira yang menjadi fokus permenungan sepanjang Adven.

Kehangatan dan Kebersamaan di Rumah Keluarga Andreas Suharnadi – Xioa Ling

Rumah keluarga Bapak Andreas Suharnadi dan Ibu Xioa Ling malam itu dipenuhi suasana kekeluargaan dan keteduhan iman. Sebagai tuan rumah, keluarga ini menyambut umat dengan penuh keramahan dan membuka ruang keluarga mereka untuk menjadi tempat berdoa bersama. Tata ruang rumah ditata sederhana namun rapi, dengan altar kecil berisi patung Bunda Maria, salib, lilin, dan bunga sebagai simbol kehadiran Tuhan di tengah umat.

Kehadiran umat Lingkungan Santa Sesilia menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Anak-anak, remaja, orang muda, dan orang tua duduk berbaur dalam satu lingkaran doa yang memancarkan kesatuan hati. Doa Rosario Berantai ini merupakan bentuk komitmen umat untuk saling menopang dalam iman selama Adven, sekaligus melibatkan banyak keluarga secara bergantian sebagai penyelenggara.

Makna Doa Rosario dalam Masa Adven

Sepanjang Adven 2025, umat Lingkungan Santa Sesilia merenungkan Peristiwa Gembira, yang berpusat pada misteri inkarnasi dan kehadiran Kristus ke dunia. Peristiwa-peristiwa tersebut adalah:

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Luk. 1:26-38).

  2. Maria mengunjungi Elisabet (Luk. 1:39-45).

  3. Yesus dilahirkan di Betlehem (Luk. 2:1-7).

  4. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Luk. 2:22-40).

  5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Luk. 2:41-52).

Kelima peristiwa ini membawa umat pada permenungan mendalam tentang ketaatan Maria, sukacita kedatangan Sang Mesias, serta kasih Allah yang mengunjungi umat manusia melalui Putra-Nya.

Sebagai bagian dari tradisi doa Rosario, umat mengikuti tata cara umum yang telah diwariskan Gereja. Doa dimulai dengan Syahadat Para Rasul, dilanjutkan dengan Doa Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan, dan doa-doa penutup lainnya. Pada setiap misteri, umat diajak untuk tidak sekadar melafalkan doa, tetapi juga merenungkan makna iman yang terkandung di dalamnya.

Kesyahduan Doa dan Renungan Bersama

Doa Rosario malam itu dipimpin secara bergantian oleh beberapa umat. Suara doa yang mengalun serempak menciptakan atmosfer rohani yang begitu mendalam. Lampu ruangan yang diredupkan membantu menghadirkan suasana hening dan fokus pada permenungan. Anak-anak pun tampak mengikuti dengan antusias, meski sesekali dibimbing oleh orang tua mereka.

Setelah selesainya lima peristiwa Rosario, umat membacakan Salam Ya Ratu, dilanjutkan dengan doa-doa penutup sebagai ungkapan syukur atas bimbingan Tuhan dan perantaraan Bunda Maria. Suasana hening sejenak menyelimuti ruangan, memberi waktu bagi umat untuk memanjatkan doa pribadi.

Doa Rosario Berantai: Tradisi yang Menghidupkan Iman

Doa Rosario Berantai merupakan kegiatan rohani yang dilakukan secara bergilir dari rumah ke rumah di lingkungan. Tradisi ini bukan hanya memperkuat kehidupan doa umat, tetapi juga membangun persaudaraan antar keluarga dan menghidupkan semangat Gereja yang hidup di tengah umat.

Dalam konteks Adven, kegiatan ini menjadi sarana utama untuk:

  • Mempersiapkan hati menyambut Natal.

  • Merenungkan misteri kedatangan Kristus.

  • Membina kebersamaan lintas usia.

  • Mengajak keluarga untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan menggereja.

Keluarga Bapak Andreas Suharnadi dan Ibu Xioa Ling dianggap memberi teladan dengan membuka rumah dan hati mereka demi pelayanan kepada umat. Banyak umat merasa terinspirasi oleh ketulusan keluarga ini karena bersedia menyediakan tempat dan waktu demi terselenggaranya kegiatan rohani lingkungan.

Harapan dan Pesan Rohani Menjelang Natal

Menjelang akhir doa, umat diajak untuk terus mempersiapkan diri memasuki hari-hari Adven selanjutnya. Pemimpin doa mengingatkan bahwa Adven bukan hanya masa penantian, melainkan masa pengharapan dan pembaruan hidup. Umat diundang untuk menghadirkan kasih, damai, dan sukacita dalam keluarga, lingkungan, serta paroki.

Doa Rosario Berantai ini diharapkan menjadi sumber kekuatan bagi seluruh umat Lingkungan Santa Sesilia untuk semakin tekun dalam doa dan pelayanan. Kehadiran Kristus yang dirindukan pada Hari Natal hendaknya memotivasi setiap pribadi untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan dan sesama.

Penutup

Pelaksanaan Doa Rosario Berantai di rumah Bapak Andreas Suharnadi dan Ibu Xioa Ling pada 3 Desember 2025 tidak hanya menjadi kegiatan rohani rutin, tetapi juga momentum iman yang mempererat persaudaraan umat Lingkungan Santa Sesilia. Dalam suasana hening dan penuh harapan selama Masa Adven, umat diajak untuk merenungkan kasih Allah yang hadir melalui misteri kelahiran Sang Juru Selamat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian doa yang akan dilaksanakan dari rumah ke rumah selama seluruh Masa Adven 2025. Semoga setiap rangkaian doa yang dinaikkan dapat membawa berkat, memperdalam iman, dan mempersiapkan hati umat untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus dengan sukacita dan damai sempurna.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   4  Desember  2025


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar