Doa Rosario Berantai Lingkungan Santo Yosef Diadakan di Rumah Keluarga Bapak Akursius Merry dalam Suasana Hening Masa Adven 202

 

Foto Keluarga Bapak Akursius Merry

Doa Rosario Berantai Lingkungan Santo Yosef Diadakan di Rumah Keluarga Bapak Akursius Merry dalam Suasana Hening Masa Adven 2025

Ketapang, 6 Desember 2025 .Paroki Santo Agustinus, Keuskupan Ketapang.Dalam suasana rohani yang penuh keteduhan dan semangat penantian menjelang perayaan Natal, umat Lingkungan Santo Yosef kembali melaksanakan rangkaian Doa Rosario Berantai Adven 2025, yang pada kesempatan Jumat, 5 Desember 2025, dilaksanakan di rumah keluarga Bapak Akursius Merry beserta Istri dan Anak-anaknya. Perayaan doa ini berlangsung dalam ketenangan dan kesederhanaan khas komunitas umat yang dengan penuh cinta mempersiapkan hati menyambut kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus.

Doa dimulai pada pukul 18.40 WIB dan berakhir pada pukul 19.55 WIB, berlangsung selama lebih dari satu jam, namun waktu terasa begitu cepat berlalu karena suasana doa yang khidmat, teratur, dan dipenuhi ungkapan iman mendalam. Rangkaian doa ini menjadi bagian integral dari perjalanan rohani umat Lingkungan Santo Yosef selama Masa Adven 2025, yang telah dimulai sejak Minggu, 30 November 2025, dan akan mencapai puncaknya pada malam 24 Desember 2025.

Keluarga Bapak Akursius Merry sebagai Tuan Rumah: Simbol Kesederhanaan dan Iman Keluarga Katolik

Keluarga Bapak Akursius Merry beserta Istri dan Anak-anaknya menyambut pelaksanaan doa bersama ini dengan penuh keramahtamahan dan ketulusan hati. Peran keluarga sebagai tuan rumah bukan hanya bentuk pelayanan, tetapi juga wujud kesaksian iman bahwa keluarga Katolik adalah “Gereja kecil” yang hidup, tempat di mana cinta Tuhan dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah keluarga tersebut disiapkan sederhana namun rapi dan hangat. Di ruang doa yang dipersiapkan, tampak sebuah altar kecil tempat diletakkan patung Bunda Maria, lilin, serta rosario sebagai tanda devosi. Suasana pencahayaan yang lembut menjadikan doa semakin hidup dan membantu setiap peserta memasuki kedalaman permenungan. Walaupun hanya keluarga inti yang hadir, suasana doa terasa sangat penuh karena kehadiran mereka dilandasi dengan ketulusan, kebersamaan, dan kesadaran penuh akan makna Adven sebagai masa penantian suci.

Doa berlangsung dalam suasana hening dan tertib. Setiap kalimat doa yang diucapkan oleh anggota keluarga menggema di seluruh ruangan, menyatukan suara, hati, serta harapan mereka untuk mempersiapkan diri menyambut kelahiran Kristus.

Makna Adven 2025: Masa Penantian Kudus Untuk Menyambut Sang Juru Selamat

Masa Adven adalah masa penantian penuh sukacita dan pertobatan. Dalam tradisi Gereja Katolik, Adven mengajak umat untuk menata hati, memperbaharui diri, dan menyiapkan ruang dalam batin untuk menyambut kehadiran Yesus Kristus yang lahir dalam kesederhanaan di Betlehem.

Pada Adven 2025 ini, Gereja mengajak umat untuk kembali merenungkan Peristiwa Gembira dalam doa rosario, yaitu lima misteri awal kehidupan Yesus dan Bunda Maria yang sangat erat kaitannya dengan karya keselamatan Allah.

Kelima peristiwa tersebut adalah:

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Luk 1:26–38)

  2. Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya (Luk 1:39–45)

  3. Yesus dilahirkan di Betlehem (Luk 2:1–7)

  4. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Luk 2:22–40)

  5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Luk 2:41–52)

Kelima misteri ini bukan hanya rangkaian cerita, tetapi cerminan nyata perjalanan iman keluarga Katolik yang belajar dari Maria, Yosef, dan Yesus dalam menjalani hidup dengan penuh ketaatan, kesederhanaan, dan cinta.

Rangkaian Doa: Dari Syahadat Para Rasul Hingga Salam Penutup

Doa Rosario Berantai di rumah Keluarga Bapak Akursius Merry dimulai sebagaimana tata cara doa rosario yang umum dalam Gereja Katolik:

  • Memegang salib rosario sambil mengucapkan Syahadat Para Rasul

  • Mengucapkan Doa Bapa Kami pada manik besar pertama

  • Mendaraskan tiga kali Doa Salam Maria sebagai ungkapan iman, harapan, dan kasih

  • Mengucapkan Doa Kemuliaan

Memasuki lima dekade, keluarga mengumumkan setiap misteri Peristiwa Gembira secara perlahan, sehingga setiap tutur kata dapat direnungkan bersama. Pada tiap misteri, diucapkan:

  • Satu kali Doa Bapa Kami

  • Sepuluh kali Doa Salam Maria

  • Kemuliaan dan Doa Fatima

Bait-bait doa yang teratur dan ritmis itu menuntun seluruh keluarga masuk dalam suasana kontemplatif. Pada bagian penutup rosario, mereka mengucapkan “Salam Ya Ratu Surga” dan doa penutup rosario, sebagai ungkapan permohonan agar Bunda Maria senantiasa mendampingi keluarga dalam perjalanan hidup mereka.

Suara doa yang mengalun di dalam rumah terasa seperti simbol kehadiran Tuhan yang menyertai keluarga tersebut. Doa yang diucapkan bersama memberi kekuatan baru, mempererat kasih antaranggota keluarga, dan meneguhkan iman mereka sebagai keluarga Katolik yang hidup dalam terang Sabda Tuhan.

Peran Keluarga Katolik dalam Menyambut Natal

Melaksanakan doa rosario di dalam rumah merupakan bentuk nyata bagaimana keluarga Katolik dipanggil untuk menjadi pusat pembinaan iman. Dengan menjadi rumah doa bagi lingkungan pada kesempatan ini, keluarga Bapak Akursius Merry beserta Istri dan Anak-anaknya telah menghidupi panggilan mereka sebagai keluarga beriman.

Adven bukan sekadar menyalakan lilin dan mendaraskan doa, tetapi tentang bagaimana keluarga memaknai setiap tindakan sebagai bentuk persiapan batin. Dengan doa rosario ini, keluarga berusaha membuka ruang bagi kehadiran Tuhan, mengembangkan kebiasaan berdoa bersama, serta menanamkan nilai iman kepada anak-anak.

Dalam suasana yang sederhana, ketulusan dan kerinduan akan Tuhan tampak jelas dari cara keluarga menyambut momen doa ini. Kebersamaan mereka menjadi teladan kecil tentang bagaimana Gereja dimulai dari rumah, tumbuh dalam keluarga, dan mengalir dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana Doa: Hening, Khusyuk, dan Penuh Cinta

Selama lebih dari satu jam, doa berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. Setiap anggota keluarga tampak mengikuti doa dengan penuh keseriusan, menunjukkan kedewasaan iman yang telah dipupuk dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Meskipun hanya keluarga inti, nuansa kekeluargaan sangat menguatkan rangkaian doa ini. Doa rosario yang biasanya didaraskan bersama banyak umat, kali ini terasa sangat intim dan personal. Keheningan setelah setiap dekade memberi ruang bagi mereka untuk merenungkan secara pribadi peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus dan Maria yang direnungkan.

Ketika mendaraskan misteri kelahiran Yesus, suasana menjadi lebih syahdu. Seolah keluarga diajak secara khusus untuk menyadari betapa besar kasih Allah yang hadir dalam kesederhanaan seorang bayi yang lahir di palungan.

Makna Rosario Berantai dalam Kehidupan Umat

Doa Rosario Berantai bukan hanya kegiatan rutin, tetapi wujud nyata semangat umat untuk saling mendukung dalam iman. Walaupun pada kesempatan ini doa dilakukan hanya oleh keluarga Bapak Akursius Merry, makna kebersamaan itu tetap hadir karena doa yang mereka panjatkan menyatu dalam arus doa seluruh lingkungan Santo Yosef yang melaksanakan rosario di rumah-rumah umat.

Setiap keluarga yang menjadi tempat pelaksanaan rosario berantai memiliki kesempatan untuk menghadirkan Tuhan dalam rumah mereka. Hal ini membantu umat untuk semakin memahami bahwa rumah adalah ruang suci di mana cinta Allah hadir melalui doa, kebersamaan, dan kehidupan iman.

Penutup: Persiapan Hati Menyongsong Sang Terang Dunia

Pelaksanaan Doa Rosario Berantai pada Jumat, 5 Desember 2025 di rumah keluarga Bapak Akursius Merry beserta Istri dan Anak-anaknya menjadi salah satu rangkaian rohani yang memperkaya persiapan umat menyongsong Natal 2025. Dalam kesederhanaan, kehangatan keluarga, dan ketulusan doa, rosario ini menjadi wujud nyata iman yang hidup dan bertumbuh.

Doa yang dipanjatkan pada malam itu bukan hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi tanda bahwa keluarga tersebut membuka pintu rumah dan hati mereka bagi Tuhan. Melalui rosario, mereka belajar memaknai kembali peristiwa-peristiwa gembira dalam kehidupan Maria dan Yesus, serta menghayatinya dalam kehidupan mereka sendiri sebagai keluarga Katolik.

Semoga keluarga Bapak Akursius Merry beserta Istri dan Anak-anaknya senantiasa dianugerahi damai sejahtera, kasih, dan berkat berlimpah dari Allah. Kiranya doa rosario ini menjadi sumber kekuatan baru, inspirasi iman, dan jalan terang dalam mempersiapkan kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang penuh sukacita.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   6  Desember  2025


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar