SOMA Dasar KMKI Keuskupan Ketapang 2026
RP. Rovinus Longa, CP Dorong Animator dan Animatris Menjadi Pewarta Iman Anak dan Remaja SEKAMI
Ketapang, 8 Maret 2026.Semangat misioner Gereja kembali diteguhkan melalui kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) Dasar yang diselenggarakan oleh Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) di wilayah Keuskupan Ketapang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membina dan memperkuat peran para pendamping anak dan remaja Gereja agar mampu menjadi pewarta iman yang hidup bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut secara resmi ditutup pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 10.00 WIB bertempat di Rumah Adat Dermalo Josep Murial. Dalam suasana penuh kebersamaan dan sukacita, acara diakhiri dengan momen sayonara, di mana para peserta kembali ke paroki masing-masing untuk melanjutkan pelayanan pastoral yang telah mereka pelajari selama mengikuti kegiatan pembinaan ini.
Program SOMA Dasar ini menjadi bagian dari upaya Gereja untuk membentuk kader-kader animator dan animatris yang siap mendampingi anak-anak dan remaja dalam kehidupan iman melalui kegiatan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI).
Dukungan Uskup bagi Karya Misioner Gereja
Ketua Komisi Karya Misioner dan Karya Kepausan Indonesia Keuskupan Ketapang, Rovinus Longa, CP, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapa Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr.Pius Riana Prapdi, atas dukungan dan perhatian yang diberikan terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan iman tersebut.
Menurut Romo Rovinus, dukungan dari Bapa Uskup menjadi dorongan besar bagi para pelayan Gereja yang terlibat dalam pelayanan misioner, khususnya dalam pendampingan anak-anak dan remaja.
“Terima kasih kepada Yang Mulia Bapa Uskup yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh tim, para animator dan animatris yang telah bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi sehingga kegiatan SOMA Dasar ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan seperti SOMA merupakan bagian penting dari upaya Gereja untuk mempersiapkan generasi pewarta iman di masa depan.
Animator Dipanggil Menjadi Pewarta Iman
Dalam arahannya kepada para peserta, Romo Rovinus Longa mendorong para animator dan animatris agar sungguh-sungguh menjadi pewarta iman bagi anak-anak dan remaja di paroki masing-masing.
Ia menegaskan bahwa tugas seorang animator tidak hanya sekadar memimpin kegiatan atau mendampingi anak-anak, tetapi juga membantu mereka mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam iman.
“Setelah pulang dari kegiatan SOMA ini, segera lakukan koordinasi dengan pastor paroki untuk menyusun rencana tindak lanjut pelayanan. Semoga apa yang sudah didapat selama kegiatan ini dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pendampingan kepada adik-adik kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa para animator memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi muda Gereja.
“Kalian inilah yang nantinya akan mendampingi dan mengatur adik-adik kalian. Karena itu pulanglah dengan semangat untuk menggali potensi yang ada agar iman terus diperbarui,” katanya.
Belajar Bersama dalam Kebersamaan
Kegiatan SOMA Dasar di Keuskupan Ketapang tidak hanya menjadi ruang pembelajaran formal, tetapi juga menjadi pengalaman kebersamaan yang memperkaya kehidupan rohani para peserta.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak untuk belajar bersama, berdiskusi, serta berbagi pengalaman pelayanan dalam suasana persaudaraan.
Romo Rovinus Longa mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pengalaman berharga bagi para peserta.
“Kami mendapatkan kekayaan yang begitu banyak. Kami terjun langsung, bahkan dalam keterbatasan, sambil belajar bersama. Semoga apa yang didapatkan dalam kegiatan ini dapat dikembangkan di paroki masing-masing,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Gereja selalu memiliki cara untuk menyampaikan kebenaran iman kepada umat.
“Gereja tidak pernah kehilangan cara untuk menyampaikan kebenaran iman. Oleh karena itu, gunakan juga media sosial dari sumber yang terpercaya sebagai sarana pewartaan iman,” tambahnya.
Dukungan Tim Nasional KMKI
Pelaksanaan kegiatan SOMA Dasar di Keuskupan Ketapang juga mendapat dukungan dari tim nasional Karya Misi Kepausan Indonesia yang turut hadir memberikan pembinaan kepada para peserta.
Salah satu anggota tim nasional, Yosefus Anting Patimura, yang merupakan anggota Dewan Nasional KMKI, menyampaikan apresiasi kepada para animator dan animatris yang mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.
“Kami mendapatkan kekayaan yang begitu banyak dari perjumpaan bersama para animator di Keuskupan Ketapang. Semoga apa yang diperoleh selama kegiatan ini dapat dikembangkan dalam pelayanan di paroki masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa tim yang hadir mewakili Direktur Nasional KMKI, Alfonsus Widhiwiryawan, SX, yang terus mendorong pengembangan karya misioner di berbagai keuskupan di Indonesia.
Adapun personalia tim Karya Misi Kepausan Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah:
Yosefus Anting Patimura – Dewan Nasional KMKI
Antonius Turmudi Hartono – Staf Sekretariat Nasional KMKI
Margaretha Nicken – Staf Tim KMKI Keuskupan Pangkalpinang
Dita Derista – Tim KMKI Keuskupan Malang
Angela Yunita Ariyanti – Tim KMKI Keuskupan Malang
Kelima anggota tim tersebut hadir untuk memberikan materi, berbagi pengalaman pelayanan misioner, serta mendampingi para peserta selama kegiatan berlangsung.
Penyerahan Sertifikat SOMA Dasar
Pada akhir kegiatan, panitia menyerahkan sertifikat kepada para peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan School of Missionary Animators (SOMA) Dasar.
Sertifikat tersebut diberikan sebagai tanda bahwa para peserta telah mengikuti seluruh rangkaian pembinaan yang bertujuan mempersiapkan mereka menjadi animator misioner dalam pelayanan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) di paroki masing-masing.
Materi yang dipelajari selama kegiatan meliputi:
Cakrawala KMKI
Spiritualitas dan Refleksi Animator Misioner
Kreativitas Pendampingan Anak dan Remaja
Menyusun Bahan Pendampingan Bina Iman Anak dan Remaja
Pastoral Digital
Pastoral Kitab Suci – Tutur Kitab Suci
Dalam sertifikat tersebut juga tercantum kutipan inspiratif dari Mother Teresa:
"Sebarkan kasih ke mana pun kau pergi. Jangan biarkan siapa pun datang kepadamu tanpa pulang dengan lebih bahagia."
Pesan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi para animator dalam menjalankan pelayanan mereka kepada anak-anak dan remaja.
Mengenal Program SOMA
Program School of Missionary Animators (SOMA) merupakan pelatihan yang diselenggarakan oleh Karya Kepausan Indonesia untuk membekali para pendamping anak dan remaja misioner yang tergabung dalam Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI).
Program ini bertujuan membentuk animator yang memiliki semangat misioner, kedalaman spiritualitas, serta kemampuan pastoral dalam mendampingi perkembangan iman generasi muda Gereja.
Peserta SOMA umumnya berasal dari kalangan Orang Muda Katolik maupun umat dewasa muda yang terpanggil untuk menjadi pendamping iman bagi anak-anak dan remaja di paroki masing-masing.
Pendampingan Anak dan Remaja dalam SEKAMI
Dalam kegiatan pendampingan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner, para animator memberikan pembinaan iman berdasarkan kelompok usia.
Peserta dari Berbagai Paroki
Kegiatan SOMA Dasar tahun ini diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Ketapang, antara lain:
Paroki Paulus Rasul Tumbang Titi
Paroki Santo Gabriel Sandai
Paroki Santo Martinus Balai Berkuak
Paroki Salib Suci Menyumbung
Paroki Santa Gemma Galgani
Paroki Keluarga Kudus Sepotong
Paroki Santo Agustinus
Paroki Santo Yosef Serengkah
Paroki Maria Ratu Rosari Riam Kota
Paroki Santo Mikael Simpang Dua
Paroki Santo Stefanus Kendawangan
Paroki Santo Carolus Borromeus
Paroki Emanuel Sukadana
Paroki Sungai Daka
Keberagaman peserta ini menunjukkan semangat besar dari berbagai komunitas Gereja untuk mengembangkan pelayanan iman bagi anak-anak dan remaja.
Sayonara: Peserta Kembali ke Paroki
Pada pukul 10.00 WIB, kegiatan SOMA Dasar secara resmi ditutup dengan momen sayonara. Para peserta kemudian kembali ke paroki masing-masing untuk melanjutkan pelayanan pastoral mereka.
Panitia juga menyampaikan salam kepada para pastor paroki di seluruh Keuskupan Ketapang agar para peserta dapat segera melakukan koordinasi dan merancang program tindak lanjut pelayanan.
Harapan bagi Masa Depan Gereja
Melalui kegiatan SOMA Dasar ini, Gereja di Keuskupan Ketapang berharap semakin banyak animator dan animatris yang siap menjadi kader pewarta iman bagi generasi muda.
Para animator diharapkan mampu menggerakkan kegiatan Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) di paroki masing-masing serta membantu anak-anak dan remaja semakin mengenal, mencintai, dan menghidupi iman Katolik.
Menutup kegiatan tersebut, Romo Rovinus Longa, CP kembali mengingatkan para peserta untuk membawa pulang semangat misioner yang telah mereka peroleh selama kegiatan berlangsung.
“Semoga kita semua pulang dengan semangat baru dan membawa harapan bagi Gereja. Jadilah pewarta kasih Tuhan bagi anak-anak dan remaja di paroki masing-masing,” tutupnya.
📍 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 8 Maret 2026
0 comments:
Posting Komentar