Foto.Romo Yos Bintoro (kanan) bersama Panglima TNI,Hadi Tjahjanto.
**Ketapang, 31 Agustus 2024** – Romo Letkol (Sus) Yos Bintoro, Wakil Uskup untuk Umat Katolik di Lingkungan TNI-POLRI dari Ordinariat Militer Indonesia (OCI), telah mendapatkan kepercayaan besar dalam perannya sebagai wakil uskup. Tugas ini tidak hanya menandakan kehadiran Gereja dalam lingkungan militer, tetapi juga menegaskan komitmen OCI untuk membangun karakter dan moral prajurit yang unggul dan handal.
**Penunjukan dan Tugas Baru**
Pada tanggal 7 Januari 2019, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto resmi menugaskan Romo Letkol (Sus) Yos Bintoro sebagai Kasubag Binrohkat Bagbintalroh Pusbintal TNI. Penugasan ini mencerminkan pentingnya peran Gereja dalam memberikan dukungan rohani kepada prajurit TNI dan POLRI, memperkuat daya tahan mental mereka dalam menjalankan tugas negara yang penuh tantangan.
Di tengah kesibukannya sebagai imam dan perwira aktif, Romo Yos juga diangkat oleh Uskup Ordinariat Militer Indonesia, Mgr Ignatius Suharyo, sebagai wakil uskup untuk lingkungan umat TNI-POLRI pada tanggal 25 Januari 2019. Mgr Suharyo, yang baru-baru ini diangkat sebagai kardinal, memberikan SK kepada Romo Yos sebagai pengakuan atas kontribusinya yang signifikan dalam pelayanan pastoral di lingkungan militer.
**Makna Penugasan dan Visi untuk OCI**
Dalam sebuah wawancara dengan HIDUP, Romo Yos menjelaskan makna penugasannya dan visi untuk OCI. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Gereja dalam institusi militer bukan hanya sebagai bagian dari Pusbintal, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan spiritual yang melampaui fungsi administratif. Sebagai wakil uskup, Romo Yos memandang perannya sebagai upaya untuk membangun tata kelola pelayanan yang berkelanjutan dan berkesinambungan, bukan hanya mengandalkan karisma pribadi semata.
Romo Yos menekankan pentingnya pelayanan OCI untuk memberikan warna dalam pembinaan mental TNI-POLRI. Ia berfokus pada penyusunan panduan dan pedoman pelayanan yang berlandaskan Ajaran Sosial Gereja. Panduan ini bertujuan untuk memfasilitasi prajurit dalam menjalankan tugas mereka dengan iman dan ketakwaan yang mendalam, serta membentuk karakter prajurit yang unggul.
**Tata Kelola dan Pembinaan Karakter**
Romo Yos menjelaskan bahwa OCI bertujuan untuk menata pelayanan umat TNI-POLRI melalui konsolidasi internal dan pembinaan yang menyeluruh. Kegiatan ini mencakup sapaan rohani, bimbingan pastoral, perayaan Ekaristi, serta berbagai bentuk pelatihan dan pendidikan. Semua ini dirancang untuk menghadapi dinamika tugas TNI-POLRI yang semakin kompleks dan membangun karakter prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik tetapi juga memiliki keunggulan moral.
Di samping itu, Romo Yos turut terlibat dalam proses pembinaan mental prajurit melalui program-program seperti mengajar Pembinaan Mental Fungsi Komando dan merevisi pedoman penyelenggaraan pembinaan mental. Pembinaan psikologi juga menjadi bagian penting dari program ini, bertujuan untuk membantu prajurit mengelola stres dan meningkatkan keseimbangan jiwa mereka.
**Hubungan dengan Tokoh Agama dan Pembinaan POLRI**
Romo Yos juga menyoroti pentingnya membina hubungan dengan tokoh agama lain untuk memperkuat stabilitas nasional. OCI berkomitmen untuk menjadi bagian dari program Pusbintal TNI yang lebih inklusif, menjalin kerja sama dengan berbagai tokoh agama dan masyarakat. Ini diharapkan dapat memperkuat langkah TNI menghadapi tantangan stabilitas nasional.
Sebagai bagian dari tugasnya, Romo Yos akan menyapa umat POLRI melalui berbagai program kerja, termasuk perayaan Ekaristi bersama dan acara retret. Untuk meningkatkan pelayanan kepada umat POLRI, ia juga mendelegasikan beberapa tanggung jawab kepada Pasbanmilpol, Romo Rofinus Neto Wuli, untuk memastikan bahwa kebutuhan rohani umat POLRI tetap terpenuhi.
**Kesimpulan**
Dengan penugasan Romo Letkol (Sus) Yos Bintoro sebagai Wakil Uskup OCI, diharapkan OCI akan terus berkembang sebagai pemimpin dalam pembinaan karakter prajurit TNI dan POLRI. Melalui konsolidasi, panduan pelayanan, dan hubungan yang inklusif dengan tokoh agama, Romo Yos dan OCI berkomitmen untuk membangun kekuatan moral dan spiritual prajurit Indonesia, memastikan bahwa mereka tetap berdedikasi dalam menjalankan tugas mulia mereka sebagai pelindung negara dan bangsa.
.jpg)
0 comments:
Posting Komentar