*Ketapang, 11 September 2024* — Hampir seribu warga Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melintasi perbatasan menuju Timor Leste untuk menghadiri misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus. Menurut data yang dirilis oleh Kantor Imigrasi Atambua, Kabupaten Belu, sebanyak 953 umat Katolik dari wilayah tersebut melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain pada Senin, 9 September 2024.
"Jumlah ini yang melintas pada Senin kemarin," kata Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Indra Maulana Dimyati, dalam pernyataannya dari Kupang, Selasa, 10 September 2024. Ia menambahkan bahwa umat yang melintasi perbatasan ini terutama berasal dari dua keuskupan di NTT, yakni Keuskupan Atambua dan Keuskupan Agung Kupang.
Pelayanan keimigrasian di PLBN Mota Ain dimulai dari pukul 06.00 WITA hingga 24.00 WITA, sebagai bagian dari upaya Kantor Imigrasi Kupang untuk mendukung para peziarah yang hendak mengikuti misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Kota Dili, Timor Leste, pada Selasa, 10 September 2024 pukul 16.00 waktu setempat.
"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan lancar," ujar Indra Maulana Dimyati, menegaskan bahwa seluruh pelayanan bagi para peziarah berjalan dengan baik tanpa hambatan. Pada hari ini, pelayanan imigrasi di PLBN Mota Ain dibuka hanya untuk peziarah, sementara pelintas lainnya tidak dilayani.
Untuk hari ini, pelayanan dibuka dalam dua sesi, yaitu dari pukul 06.00 hingga 12.00 WITA dan akan dibuka kembali pada pukul 18.00 hingga 24.00 WITA. "Jadi memang mulai jam 12.00 WITA hingga 18.00 WITA kita tutup total perlintasan," tambahnya.
Kedatangan Paus Fransiskus di Timor Leste telah menarik perhatian umat Katolik dari berbagai wilayah, termasuk dari Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan Paus Fransiskus di Asia Tenggara yang juga mencakup Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura, sebelum kembali ke Vatikan.
**Penulis:** Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
**Tanggal:** 11 September 2024

0 comments:
Posting Komentar