**Lebih dari 700 Ribu Umat Katolik Hadiri Misa Agung Paus Fransiskus di Lapangan Tasitolu, Dili**


  Foto Bapa Suci Paus Fransiskus Pimpin Misa Kudus di Esplanade Taci Tolu di Dili, Timor Leste

**Ketapang, 11 September 2024**Lebih dari 700 ribu umat Katolik berkumpul dengan penuh antusiasme dan khidmat di Lapangan Tasitolu, Dili, Timor Leste, pada Selasa, 10 September 2024, untuk mengikuti Misa Agung yang dipimpin oleh Paus Fransiskus. Misa ini menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi umat Katolik di Timor Leste, mengingat kehadiran Paus Fransiskus adalah yang pertama sejak negara ini merdeka pada tahun 2002.

Sejak pagi hari, ribuan umat mulai berdatangan ke lokasi misa, yang terletak di lapangan terbuka yang luas. Mereka datang dari berbagai penjuru, membawa serta payung kuning dan putih yang melambangkan simbolisme Gereja Katolik dan bendera Vatikan. Suasana di Lapangan Tasitolu dipenuhi dengan rasa syukur dan haru, menciptakan pemandangan yang menakjubkan di tengah-tengah cuaca yang cerah.



Selama Misa Agung, banyak umat yang tidak dapat menahan air mata mereka. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, mereka berdoa dan merenungkan pesan-pesan yang disampaikan oleh Paus Fransiskus. Dengan berkalung rosario, umat Katolik mengikuti setiap ritual misa dengan penuh rasa syukur, berdoa, dan terharu bisa berada di tengah-tengah perayaan iman yang dipimpin langsung oleh Bapa Suci.

Dalam kotbahnya, Paus Fransiskus menyampaikan pesan yang mendalam dan menyentuh hati. Beliau menegaskan bahwa bagian terbaik dari Timor Leste bukanlah sumber daya alamnya seperti cendana atau kekayaan lautnya. Menurut Paus, bagian terbaik dari Timor Leste adalah senyum anak-anaknya. Beliau menekankan pentingnya memberikan ruang, perhatian, dan perawatan yang layak kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Anak-anak adalah harapan dan masa depan. Mereka perlu disambut dengan penuh kasih sayang dan diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang. Senyum mereka adalah cerminan dari masa depan yang penuh harapan dan kebahagiaan,” kata Paus Fransiskus dalam khotbahnya. Pesan ini mendapat sambutan hangat dari para umat, yang merasa terinspirasi oleh pernyataan Paus dan komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak.

Usai Misa, Paus Fransiskus meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan umat. Beliau berkeliling, menyapa dan memberkati mereka, sambil menikmati momen kebersamaan dengan ribuan orang yang telah datang jauh-jauh untuk menyaksikan langsung kehadiran Bapa Suci. Paus Fransiskus memberikan berkat kepada para peziarah, yang sangat menghargai kesempatan ini untuk bertemu dengan pemimpin Gereja Katolik dunia.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste merupakan bagian dari perjalanan apostoliknya yang mencakup beberapa negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia dan Papua Nugini. Kunjungan ini tidak hanya memiliki makna religius yang mendalam tetapi juga simbolis bagi Timor Leste yang merayakan kehadiran Paus sebagai dukungan dan perhatian global terhadap negara mereka.

Paus Fransiskus dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke negara-negara lain sebelum kembali ke Vatikan, tetapi kunjungan ini akan selalu dikenang sebagai momen penting dalam sejarah Gereja Katolik dan bagi umat Katolik di Timor Leste.

Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang  

Tanggal: 11 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar