**Medali Ajaib: Jejak Rahmat Melalui Maria**



                                                            Foto Medali Ajaib


*Ketapang, 11 September 2024* – Medali Ajaib, yang juga dikenal sebagai Medali Pembuahan Tak Bernoda, merupakan salah satu devosi yang paling dihormati dalam Gereja Katolik Roma. Medali ini diciptakan berdasarkan penampakan yang dialami oleh Santa Catherine Labouré pada tahun 1830, sebagai jawaban atas permintaan Bunda Maria. Melalui medali ini, umat percaya bahwa mereka akan menerima rahmat khusus bila mengenakannya dengan penuh kepercayaan dan devosi.

Medali ini sering kali dikenakan bersama dengan Skapular Coklat dan dianggap membawa berkat bagi mereka yang memakainya. Banyak umat Katolik di seluruh dunia, dan bahkan beberapa non-Katolik, mengenakan Medali Ajaib ini sebagai simbol iman dan harapan. 

Santa Catherine Labouré, seorang suster dari biara Rue du Bac di Paris, menerima visi pertamanya pada malam 18 Juli 1830. Ia mendengar suara seorang anak yang membangunkannya dan memanggilnya untuk pergi ke kapel para suster. Di sana, Catherine mendengar Bunda Maria berkata, "Allah Bapa berkehendak untuk memberimu sebuah tugas. Engkau akan disanggah, tetapi janganlah menjadi takut; engkau akan memperoleh rahmat ilahi untuk melakukan apa yang perlu dilakukan."


                              Foto Tempat suci: peti kaca Santa Catherine Labouré

Pada tanggal 27 November 1830, Bunda Maria kembali menampakkan diri kepada Catherine selama meditasi malam. Dalam penampakan ini, Maria terlihat berdiri di atas bola bumi, mengenakan cincin-cincin yang memancarkan sinar terang. Di sekeliling Maria tertulis, *Ô Marie, conçue sans péché, priez pour nous qui avons recours à vous* yang berarti, “O Maria, yang dikandung tanpa dosa, doakanlah kami yang berlindung kepadamu."

Maria kemudian meminta Catherine untuk membawa gambar penampakan ini kepada imam pengakuan dosanya dan memintanya untuk membuat medali sesuai dengan gambar tersebut. "Semua yang mengenakannya akan menerima rahmat ilahi yang melimpah," kata Bunda Maria kepada Catherine. 

Penampakan ini memberikan pesan kuat tentang perantaraan Maria dan dorongan bagi umat untuk selalu memohon rahmat ilahi. Hingga kini, Medali Ajaib tetap menjadi simbol kepercayaan yang mendalam dan devosi kepada Bunda Maria.


Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang  

Tanggal: 11 September 2024

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar