**Teladan Bapa Suci hingga Bencana Lewotobi, Berikut Pesan Para Uskup Indonesia dalam Sidang Tahunan KWI 2024**

       Foto Para uskup dari seluruh Indonesia berfoto dengan Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta, pada Rabu (4/9/2024)

*Ketapang, 15 November 2024*Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah menyelesaikan Sidang Tahunan 2024 yang berlangsung pada 7-13 November di Jakarta. Sidang kali ini bertepatan dengan peringatan 100 tahun berdirinya KWI, menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Gereja Katolik di Indonesia. Sidang ini adalah sesi kedua yang diadakan tahun ini, setelah sebelumnya diadakan sidang pertama pada Mei lalu.

Melalui konferensi pers pada 12 November, Ketua KWI, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, dan Sekjen KWI, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, memaparkan sejumlah poin utama dari pertemuan tersebut, mencakup pesan-pesan penting dan arahan bagi umat Katolik di Indonesia.

**Refleksi 100 Tahun KWI**

Para uskup Indonesia bersyukur atas perjalanan seabad KWI, sejak didirikan pada 15 Mei 1924. Perayaan ini menjadi kesempatan untuk merenungkan pencapaian, tantangan, dan visi ke depan. Dalam refleksi ini, para uskup menegaskan kembali peran Gereja Katolik sebagai persekutuan umat Allah yang peduli pada situasi sosial, melayani dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan aksi amal.

**Kunjungan Bersejarah Bapa Suci**

Bapa Suci Fransiskus mengunjungi Indonesia pada September 2024, menjadi momen yang sangat mengesankan. Kesederhanaan dan kepedulian Paus Fransiskus, yang ditunjukkan melalui interaksi hangatnya dengan masyarakat, tanpa memandang agama atau latar belakang, menjadi teladan yang menginspirasi seluruh umat Katolik dan masyarakat Indonesia. Kunjungan ini diharapkan memperkuat dialog antaragama dan memperkokoh kerukunan.

**Deklarasi Bersama Istiqlal 2024**

Deklarasi ini menegaskan kembali komitmen Gereja Katolik dan umat beragama lain untuk bekerja sama demi kemanusiaan, sebagaimana disampaikan dalam Dokumen Abu Dhabi 2019. Paus mengingatkan pentingnya dialog antarumat beragama untuk menanggulangi krisis seperti dehumanisasi dan perubahan iklim. Dalam deklarasi tersebut, Paus menekankan pentingnya memperkuat solidaritas dan menghormati martabat manusia.

**Pesan Natal Bersama PGI-KWI**

Menyongsong Natal 2024, KWI bersama PGI mengajak umat untuk merenungkan tema “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem” (Luk 2:15). Mereka berharap Indonesia menjadi "Betlehem baru" bagi lahirnya pemimpin-pemimpin yang melayani dan berjiwa sederhana. KWI mendorong umat agar tetap kritis dan sportif dalam mendukung pemerintah demi kesejahteraan bangsa.

**Doa untuk Korban Bencana di Lewotobi dan Solidaritas untuk Dunia**

Dalam sesi refleksi, KWI juga mengungkapkan keprihatinan dan doa bagi korban erupsi Gunung Lewotobi di Indonesia, serta korban banjir di Valencia, Spanyol. Mereka mengimbau seluruh umat untuk mengulurkan tangan bagi sesama yang membutuhkan, meneladani kasih Kristus dalam aksi nyata.

Sidang Tahunan KWI 2024 ini menegaskan kembali semangat Gereja Katolik Indonesia dalam mengemban misi pelayanan dan dialog. Gereja berharap dapat terus menjadi terang dan harapan bagi semua umat, menginspirasi persatuan dan cinta kasih di tengah masyarakat.

**Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang** 

**Tanggal: 15 November 2024**

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar