Pesan Rohani Singkat dari Pastor Vitalis Nggeal, CP Menyentuh Jiwa Umat
Refleksi Malam RP. Vitalis Nggeal, CP: “Penghinaan Terbesar terhadap Salib adalah Menganggap Hidup Tidak Berharga”
Ketapang, 24 Mei 2025 .Suasana malam di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang pada Sabtu, 24 Mei 2025, terasa berbeda dan penuh makna. Pukul 20.41 WIB, melalui status WhatsApp pribadinya, RP. Vitalis Nggeal, CP, membagikan sebuah refleksi yang menggugah hati umat Katolik, khususnya mereka yang sedang bergumul dengan arti hidup dan nilai diri.
“Penghinaan terbesar terhadap Salib adalah saat kamu hidup seolah-olah tak berharga, padahal Kristus sudah membayar semuanya untukmu,” tulis RP. Vitalis dalam statusnya yang disertai latar sederhana namun menyentuh. Kalimat ini sontak mengundang perhatian dan permenungan mendalam di kalangan umat.
Refleksi singkat ini mengandung makna teologis yang sangat dalam. RP. Vitalis mengingatkan bahwa penderitaan dan pengorbanan Kristus di kayu salib bukanlah peristiwa biasa, melainkan pernyataan cinta ilahi yang menegaskan betapa berharganya setiap pribadi di mata Allah. Menyangkal nilai diri atau hidup dalam rasa tidak berarti, menurut beliau, merupakan bentuk ketidaksetiaan terhadap karya keselamatan Kristus.
Sejumlah umat yang melihat status tersebut mengaku tersentuh dan terdorong untuk lebih mensyukuri hidup serta memperbarui semangat iman mereka. “Kalimat itu sangat menegur saya. Saya sering merasa tidak layak, padahal Tuhan sudah mati untuk saya. Saya harus mulai menghargai hidup saya,” ungkap Maria, seorang umat muda dari lingkungan paroki.
Refleksi malam itu tidak hanya menjadi pengingat spiritual, tetapi juga menjadi bahan permenungan yang menyentuh sisi personal dan eksistensial umat: bahwa hidup bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan anugerah berharga yang telah ditebus dengan darah Kristus sendiri.
Melalui cara sederhana namun bermakna seperti ini, RP. Vitalis sekali lagi menunjukkan bahwa pewartaan tidak harus selalu lewat mimbar. Dalam keheningan malam, satu kalimat bisa menjadi terang bagi banyak jiwa.
Penulis:Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 24 Mei 2025

0 comments:
Posting Komentar