Foto Bapak. Ignasius Rinso Tigor,S.S
Setengah Nyaman, Setengah Bijaksana: Refleksi Sederhana Prodiakon Ignasius Rinso Tigor Sentuh Hati Umat
Ketapang, 23 Mei 2025.Di tengah derasnya arus informasi digital dan rutinitas harian yang kerap menyita perhatian, sebuah status WhatsApp sederhana dari Ignasius Rinso Tigor, S.S., seorang Prodiakon aktif di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, menarik perhatian dan menggugah permenungan banyak orang pada Jumat petang ini.
Tepat pada pukul 18.08 WIB, ia menuliskan:
SEPARUHdari KENYAMANANadalah tidak memperhatikan apa yang orang lain lakukanSeparuh dari ETIKA adalah tidak ikut campur pada yang bukan urusanmu
Dan separuh dari KEBIJAKSANAAN adalah diam
Status itu, walau singkat, mencerminkan kedalaman kontemplasi seorang pelayan Gereja yang telah lama terlibat dalam kehidupan spiritual umat. Dengan struktur kalimat yang puitis dan pilihan diksi yang tajam, Ignasius mengajak umat untuk menilai kembali sikap terhadap kehidupan sosial terutama di zaman di mana rasa ingin tahu terhadap urusan orang lain sering kali melebihi batas etis.
Beberapa umat paroki merespons dengan penuh rasa syukur dan apresiasi. “Saya membaca status itu saat sedang merasa gelisah karena urusan orang lain. Rasanya seperti Tuhan sedang mengingatkan saya melalui tulisan Pak Ignas,” ujar salah satu umat yang enggan disebut namanya.
Refleksi ini seolah mengajak setiap pribadi untuk memelihara ruang batin yang sehat, menjaga jarak dari kebiasaan mencampuri urusan sesama, dan menumbuhkan keheningan sebagai bagian dari kebijaksanaan hidup. Di tengah dunia yang gemar menyuarakan segala sesuatu secara terbuka, ajakan untuk diam sebagai bentuk kematangan menjadi pesan yang sangat relevan.
Sebagai Prodiakon, Ignasius Rinso Tigor memang dikenal tidak hanya aktif dalam liturgi dan pelayanan umat, tetapi juga sebagai pribadi yang menyalurkan inspirasi melalui cara-cara sederhana, salah satunya lewat media sosial.
Dengan refleksi tersebut, Ignasius tidak hanya mengajak umat untuk berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia, tetapi juga untuk merawat tiga hal penting dalam hidup: kenyamanan batin, etika sosial, dan kebijaksanaan spiritual.
Penulis:Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 23 Mei 2025
.jpg)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar