MINTALAH MAKA KAMU AKAN DIBERI: Misa Syukur Ulang Tahun Awe Filia di Lingkungan Sta. Lusia Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Ketapang, 19 Juni 2025.Suasana syukur dan penuh sukacita memenuhi kediaman keluarga Bapak Suhardi di Jl. Gatot Subroto, Paya Kumang, pada Rabu malam, 18 Juni 2025. Misa syukur dalam rangka ulang tahun ke-11 Awe Filia Hardi Saputri diselenggarakan oleh Lingkungan Santa Lusia, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, dan dipimpin oleh Pastor RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP.
Perayaan Ekaristi yang dimulai pukul 18.30 WIB ini berlangsung khidmat, diiringi lagu-lagu pujian yang dibawakan oleh Ibu Suharyati, dengan mazmur dilantunkan oleh Ibu Efriana, serta pengantar dan doa makan oleh Ibu Angelina Norma Sanger.
"Hidup adalah anugerah, dan karenanya kita menerimanya dengan cuma-cuma," ujar Pastor Oscar mengawali. Ia mengajak umat untuk merenungkan bahwa dalam hidup ini, Allah mengetahui dengan sempurna apa yang kita perlukan, namun tetap menghendaki kita untuk memiliki inisiatif aktif dalam berelasi dengan-Nya.
Pastor Oscar menegaskan bahwa “orang yang berdiam diri tidak mendapatkan apa-apa,” seraya menambahkan bahwa meminta kepada Tuhan hendaknya dilakukan dalam semangat persahabatan, bukan sekadar kebutuhan. "Mintalah dengan baik, seperti sahabat yang percaya," tambahnya.
Selain meminta, ada dua padanan tindakan yang dijelaskan dalam Injil:
-
Mencari – yang membutuhkan kesabaran, kesetiaan, dan ketekunan.
-
Mengetuk – sebagai tindakan konkret dan aktif, yang melibatkan harapan dan kesungguhan hati agar didengar oleh Tuhan.
"Yesus tidak menghendaki kita hanya menunggu dalam diam. Ia menuntun kita untuk terus mengetuk dan mencari, hingga rahmat-Nya terbuka bagi kita," ungkapnya. Dalam penghayatan itu, Pastor Oscar menyebutkan bahwa tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah dalam Kristus. Kristus yang wafat dan bangkit menjadi Pembela kita dalam kehidupan baru, sumber kekuatan dalam relasi iman kita.
Doa, Syukur, dan Kesadaran Akan Anugerah
Ulang tahun Awe Filia juga dimaknai sebagai momen permenungan akan karya penciptaan dan kehidupan yang terus bertumbuh dalam kasih. “Marilah kita belajar membangun relasi dengan Tuhan melalui doa yang tekun, sabar, dan setia. Tanda salib yang kita buat pun harus menjadi pernyataan iman yang nyata,” tutur Pastor Oscar.
Ia menutup homilinya dengan ajakan kepada seluruh umat untuk mewujudkan cinta kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, menerima hidup bukan hanya sebagai penerima, tetapi juga sebagai saluran rahmat dan sukacita.
Pemberkatan Bayi Kandungan
Selain perayaan ulang tahun, Misa malam itu juga diwarnai dengan pemberkatan kandungan anak ketiga dari pasangan Bapak Suhardi. Dalam suasana haru, umat turut mendoakan agar janin tersebut bertumbuh sehat dan kelak menjadi berkat bagi keluarga dan Gereja.
Penutup dalam Nuansa Keluarga dan Iman
Misa syukur ini bukan sekadar selebrasi ulang tahun, tetapi menjadi perayaan iman bersama komunitas lingkungan. Setelah Misa, umat menikmati kebersamaan dalam santap malam sederhana penuh kekeluargaan, dipandu oleh doa bersama yang dipimpin Ibu Angelina.
Keluarga besar Lingkungan Santa Lusia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pastor Oscar, para petugas liturgi, dan seluruh umat yang hadir serta turut mendoakan Awe Filia dan keluarga Bapak Suhardi.
Semoga semangat meminta, mencari, dan mengetuk terus hidup dalam relasi umat dengan Tuhan, dalam sukacita iman yang nyata dan penuh harapan.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 19 Juni 2025





















0 comments:
Posting Komentar