BELAJAR FIRMAN TUHAN: BAB II EVANGELISASI PENDALAMAN
Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Gelar Sesi Pendalaman
Evangelisasi Bersama RP. Vitalis Nggeal, CP
|
No |
Nama Lengkap |
Lingkungan |
Paroki |
|
1 |
Cecilia Dina |
Santo Paulus dari Salib |
St. Agustinus |
|
2 |
Dominoka |
Santa Perawan Maria |
St. Agustinus |
|
3 |
Fitri Nyoman |
Santa Klara |
St. Gemma Galgani |
|
4 |
Fransiskus Abun |
Santa Klara |
St. Gemma Galgani |
|
5 |
Frederikus Nojin |
Santa Lucia |
St. Agustinus |
|
6 |
Heni Pahiangan |
Santa Klara |
St. Gemma Galgani |
|
7 |
Herkulana Haini |
Santo Yosef |
St. Agustinus |
|
8 |
Lastri Anita Gultom |
Santo Paulus Rasul |
St. Agustinus |
|
9 |
Mariana Ermi |
Santo Mikael |
St. Gemma Galgani |
|
10 |
Markus Suriantohs |
Kanak-Kanak Yesus |
St. Agustinus |
|
11 |
Nichollas Steven |
Santo Rafael |
St. Agustinus |
|
12 |
Sebastianus Ajo |
Santa Klara |
St. Gemma Galgani |
|
13 |
Theresia Saryati |
Santo Mikael |
St. Gemma Galgani |
|
14 |
Trifina Erria Jawai |
Santo Yosef |
St. Agustinus |
Acara dimulai pukul 18.30 WIB, dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP. selaku pembuka dan pemandu sesi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendalaman evangelisasi yang dirancang untuk membekali umat Katolik agar semakin berani mewartakan Injil dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Evangelisasi dalam Kehidupan Gereja Katolik
Dalam sambutannya, RP. Vitalis Nggeal, CP., menekankan pentingnya evangelisasi sebagai panggilan semua orang beriman, bukan hanya para imam dan biarawan. Beliau membuka sesi dengan mengutip Amanat Agung Yesus dalam Matius 28:19-20:
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.”
Ayat ini, menurut RP. Vitalis, menjadi dasar seluruh misi evangelisasi Gereja Katolik, yakni mengajak semua orang mengenal Yesus dan mengalami kasih-Nya.
Evangelisasi dari Masa ke Masa
RP. Vitalis menjelaskan secara mendalam tentang makna evangelisasi yang berasal dari kata Yunani eu-aggelion, artinya Kabar Baik.
“Evangelisasi adalah pewartaan kabar sukacita keselamatan dalam Yesus Kristus kepada semua orang. Ini adalah anugerah belas kasih Tuhan yang menuntut jawaban iman kita,” jelasnya.
Beliau juga menyinggung sejarah evangelisasi dalam Gereja Katolik, khususnya sejak Konsili Vatikan II (1962–1965) yang menegaskan peran seluruh umat Allah dalam pewartaan Injil. Dokumen Evangelii Nuntiandi (1975) oleh Paus Paulus VI dan Evangelii Gaudium (2013) oleh Paus Fransiskus menjadi pedoman penting dalam misi evangelisasi dewasa ini.
5 Langkah Proses Evangelisasi
RP. Vitalis Nggeal, CP., menyampaikan lima langkah praktis dalam proses evangelisasi, yaitu:
-
Berteman dengan sesama – Membangun relasi persahabatan yang tulus sebagai awal pewartaan.
-
Kesaksian iman – Menceritakan pengalaman pribadi akan kasih dan karya Tuhan.
-
Kisah Kristus – Menyampaikan inti Injil melalui empat kebenaran pokok iman.
-
Tawaran pertobatan – Mengajak orang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
-
Ajakan bergabung dalam komunitas – Mengundang orang untuk bertumbuh dalam Gereja.
Menurutnya, evangelisasi tidak selalu berarti berkotbah di depan banyak orang, tetapi juga melalui tindakan kasih, kesaksian hidup, dan keberanian berbicara tentang Kristus dalam keseharian.
Metode EMAS: Evangelisasi yang Efektif dan Sederhana
Beliau juga memperkenalkan metode EMAS untuk memudahkan umat dalam pewartaan:
Efektif: Menggunakan pendekatan yang jelas dan terarah.
Mantap: Dilatih melalui praktik langsung dan pembiasaan.
Akurat: Berdasarkan kesaksian nyata akan Kristus.
Sederhana: Disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sesuai konteks.
Antusiasme dan Komitmen Peserta
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Herkulana Haini, salah satu peserta, mengungkapkan motivasinya usai mengikuti sesi pendalaman.
“Saya semakin paham bahwa evangelisasi bukan hanya tugas Romo atau biarawan, tapi juga tanggung jawab saya sebagai orang Katolik. Bahkan, melalui cerita iman sederhana kepada teman sudah menjadi evangelisasi,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan rencana tindak lanjut berupa pembentukan kelompok-kelompok kecil evangelisasi di lingkungan masing-masing, agar peserta dapat mempraktikkan ilmu dan pengalaman iman yang mereka peroleh.
Dengan adanya sesi pendalaman ini, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang berharap seluruh umat semakin berani menjadi saksi Kristus dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat, serta membawa Kabar Baik bagi dunia yang haus akan kasih dan pengharapan.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 21 Juli 2025
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar