BELAJAR FIRMAN TUHAN: BAB II EVANGELISASI PENDALAMAN

 

Foto RP. Vitalis Nggeal, CP

BELAJAR FIRMAN TUHAN: BAB II EVANGELISASI PENDALAMAN

Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Gelar Sesi Pendalaman

 Evangelisasi Bersama RP. Vitalis Nggeal, CP

Ketapang, Senin, 21 Juli 2025.Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menggelar kegiatan pendalaman iman umat melalui Sesi Pendalaman Evangelisasi BAB II pada Senin (21/7/2025) malam. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Jerun Stoop, CP. milik Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, dan diikuti oleh 14 peserta pelatihan yang antusias untuk semakin memahami firman Tuhan serta panggilan mereka sebagai murid Kristus.nBerikut adalah daftar nama peserta Belajar Firman Tuhan 2025:

No

Nama Lengkap

Lingkungan

Paroki

1

Cecilia Dina

Santo Paulus dari Salib

St. Agustinus

2

Dominoka

Santa Perawan Maria

St. Agustinus

3

Fitri Nyoman

Santa Klara

St. Gemma Galgani

4

Fransiskus Abun

Santa Klara

St. Gemma Galgani

5

Frederikus Nojin

Santa Lucia

St. Agustinus

6

Heni Pahiangan

Santa Klara

St. Gemma Galgani

7

Herkulana Haini

Santo Yosef

St. Agustinus

8

Lastri Anita Gultom

Santo Paulus Rasul

St. Agustinus

9

Mariana Ermi

Santo Mikael

St. Gemma Galgani

10

Markus Suriantohs

Kanak-Kanak Yesus

St. Agustinus

11

Nichollas Steven

Santo Rafael

St. Agustinus

12

Sebastianus Ajo

Santa Klara

St. Gemma Galgani

13

Theresia Saryati

Santo Mikael

St. Gemma Galgani

14

Trifina Erria Jawai

Santo Yosef

St. Agustinus























Acara dimulai pukul 18.30 WIB, dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP. selaku pembuka dan pemandu sesi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendalaman evangelisasi yang dirancang untuk membekali umat Katolik agar semakin berani mewartakan Injil dalam kehidupan sehari-hari.

Makna Evangelisasi dalam Kehidupan Gereja Katolik

Dalam sambutannya, RP. Vitalis Nggeal, CP., menekankan pentingnya evangelisasi sebagai panggilan semua orang beriman, bukan hanya para imam dan biarawan. Beliau membuka sesi dengan mengutip Amanat Agung Yesus dalam Matius 28:19-20:

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.”

Ayat ini, menurut RP. Vitalis, menjadi dasar seluruh misi evangelisasi Gereja Katolik, yakni mengajak semua orang mengenal Yesus dan mengalami kasih-Nya.

Evangelisasi dari Masa ke Masa

RP. Vitalis menjelaskan secara mendalam tentang makna evangelisasi yang berasal dari kata Yunani eu-aggelion, artinya Kabar Baik.

“Evangelisasi adalah pewartaan kabar sukacita keselamatan dalam Yesus Kristus kepada semua orang. Ini adalah anugerah belas kasih Tuhan yang menuntut jawaban iman kita,” jelasnya.

Beliau juga menyinggung sejarah evangelisasi dalam Gereja Katolik, khususnya sejak Konsili Vatikan II (1962–1965) yang menegaskan peran seluruh umat Allah dalam pewartaan Injil. Dokumen Evangelii Nuntiandi (1975) oleh Paus Paulus VI dan Evangelii Gaudium (2013) oleh Paus Fransiskus menjadi pedoman penting dalam misi evangelisasi dewasa ini.

5 Langkah Proses Evangelisasi

RP. Vitalis Nggeal, CP., menyampaikan lima langkah praktis dalam proses evangelisasi, yaitu:

  1. Berteman dengan sesama – Membangun relasi persahabatan yang tulus sebagai awal pewartaan.

  2. Kesaksian iman – Menceritakan pengalaman pribadi akan kasih dan karya Tuhan.

  3. Kisah Kristus – Menyampaikan inti Injil melalui empat kebenaran pokok iman.

  4. Tawaran pertobatan – Mengajak orang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

  5. Ajakan bergabung dalam komunitas – Mengundang orang untuk bertumbuh dalam Gereja.

Menurutnya, evangelisasi tidak selalu berarti berkotbah di depan banyak orang, tetapi juga melalui tindakan kasih, kesaksian hidup, dan keberanian berbicara tentang Kristus dalam keseharian.

Metode EMAS: Evangelisasi yang Efektif dan Sederhana

Beliau juga memperkenalkan metode EMAS untuk memudahkan umat dalam pewartaan:

Efektif: Menggunakan pendekatan yang jelas dan terarah.

Mantap: Dilatih melalui praktik langsung dan pembiasaan.

Akurat: Berdasarkan kesaksian nyata akan Kristus.

Sederhana: Disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami sesuai konteks.

Antusiasme dan Komitmen Peserta

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Herkulana Haini, salah satu peserta, mengungkapkan motivasinya usai mengikuti sesi pendalaman.

“Saya semakin paham bahwa evangelisasi bukan hanya tugas Romo atau biarawan, tapi juga tanggung jawab saya sebagai orang Katolik. Bahkan, melalui cerita iman sederhana kepada teman sudah menjadi evangelisasi,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan rencana tindak lanjut berupa pembentukan kelompok-kelompok kecil evangelisasi di lingkungan masing-masing, agar peserta dapat mempraktikkan ilmu dan pengalaman iman yang mereka peroleh.

Dengan adanya sesi pendalaman ini, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang berharap seluruh umat semakin berani menjadi saksi Kristus dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat, serta membawa Kabar Baik bagi dunia yang haus akan kasih dan pengharapan.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   21 Juli 2025 


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar