Misa Arwah 7 Hari Bapak Willem P. Lerrick: Umat Lingkungan Santa Sesilia Bersatu Dalam Doa dan Pengharapan

 

Foto RD. GM Lastsendy Pamungkas Winarta

Misa Arwah 7 Hari Bapak Willem P. Lerrick: Umat Lingkungan Santa Sesilia Bersatu Dalam Doa dan Pengharapan

Ketapang, 22 Agustus 2025. Umat Katolik Lingkungan Santa Sesilia, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menggelar Misa Arwah 7 hari berpulangnya Bapak Willem P. Lerrick pada Kamis, 21 Agustus 2025, pukul 19.00 WIB. Perayaan Ekaristi tersebut berlangsung di kediaman almarhum di Jl. Gajah Mada, BTN Mutiara Indah Blok C No. 2, dan dihadiri keluarga, kerabat, serta umat lingkungan yang datang dengan penuh kasih dan pengharapan.

Misa dipimpin oleh RD. GM Lastsendy Pamungkas Winarta. Kehadiran umat kian terasa hangat dengan dukungan pelayanan liturgi: Ketua Lingkungan Santa Sesilia, Bapak Yohanes Suprastha, yang turut mendampingi keluarga, serta Ibu Kresensia Nini sebagai lektor dalam perayaan tersebut.







Homili: Hidup dalam Iman, Kasih, dan Pengharapan

Dalam homilinya, RD. GM Lastsendy Pamungkas Winarta menegaskan bahwa Misa Arwah bukan hanya momen mengenang sosok almarhum, tetapi juga perwujudan iman umat Katolik akan kasih setia Allah yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan dalam kematian sekalipun.

Mengutip sabda Yesus dalam Injil Yohanes 11:25: “Akulah kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati”, Pastor Lastsendy mengingatkan umat bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan pintu menuju kehidupan kekal yang telah disediakan Allah.

“Bapak William dalam hidupnya telah menapaki jalan iman, perjuangan, serta pengorbanan demi keluarga dan sesama. Segala kebaikan dan cintanya kini menjadi persembahan yang berharga di hadapan Allah. Pada peringatan 7 hari ini, kita tidak hanya mengenang beliau dengan air mata, tetapi juga dengan doa penuh iman. Doa kita adalah ungkapan kasih, sebab kasih tidak pernah berakhir,” ungkap beliau dalam homili.

Pastor Lastsendy juga menegaskan bahwa peristiwa duka ini menjadi pengingat bagi seluruh umat untuk selalu menabur kebaikan, mengampuni, dan mempersiapkan diri dalam iman, sehingga siap menyambut panggilan Tuhan dengan hati yang tenang saat waktunya tiba.

Doa dan Harapan Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Perayaan Misa berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan doa-doa umat yang tulus bagi almarhum. Di akhir perayaan, doa bersama dipanjatkan agar Bapak Willem P. Lerrick mendapatkan istirahat kekal, bebas dari penderitaan, serta dipersatukan dengan para kudus dalam kebahagiaan abadi.

Umat juga turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, penghiburan, dan pengharapan baru, sembari meneguhkan iman bahwa dalam Kristus, kematian telah dikalahkan, dan hidup kekal adalah janji pasti bagi mereka yang percaya.

Misa Arwah 7 Hari ini tidak hanya menjadi peringatan penuh doa, tetapi juga momentum kebersamaan umat Lingkungan Santa Sesilia dalam saling menopang, serta menghidupi iman Kristiani dengan semangat kasih dan persaudaraan.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   22 Agustus  2025

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar