MISA SYUKUR ULANG TAHUN KE-24 CREDIT UNION PANCUR SOLIDARITAS (CUPS): TUMBUH BERSAMA, MAJU BERSAMA

 

Foto RP. Vitalis Nggeal, CP

MISA SYUKUR ULANG TAHUN KE-24 CREDIT UNION PANCUR SOLIDARITAS (CUPS): TUMBUH BERSAMA, MAJU BERSAMA

Ketapang, 27 Oktober 2025 .Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan terasa di Kantor Pusat Credit Union Pancur Solidaritas (CUPS) yang beralamat di Jalan MT. Haryono No. 12, Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia, pada Senin sore, 27 Oktober 2025. Di tempat inilah, seluruh jajaran pengurus, pengawas, staf, dan anggota CUPS berkumpul bersama dalam perayaan Misa Syukur Ulang Tahun ke-24 berdirinya lembaga keuangan koperasi yang telah menjadi bagian penting dalam denyut kehidupan ekonomi masyarakat Katolik dan masyarakat umum di Kabupaten Ketapang.

Perayaan Ekaristi Kudus yang berlangsung penuh khidmat ini dimulai tepat pukul 17.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.30 WIB. Misa tersebut dipimpin oleh RP. Vitalis Nggeal, CP, seorang imam dari Kongregasi Pasionis yang dikenal dekat dengan umat dan memiliki perhatian besar terhadap semangat solidaritas sosial. Adapun tema besar yang diangkat dalam perayaan syukur tahun ini adalah: “Tumbuh Bersama, Maju Bersama.”

Tema tersebut bukan sekadar semboyan seremonial, melainkan menjadi refleksi mendalam dari perjalanan panjang CUPS selama 24 tahun berkarya. Dalam semangat “Pro Societas” yang menjadi roh pelayanan CUPS, seluruh insan yang hadir diundang untuk kembali meneguhkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kejujuran yang menjadi dasar pertumbuhan lembaga ini sejak awal berdirinya.














Tata Ibadat dan Petugas Liturgi

Dalam pelaksanaan misa syukur ini, seluruh elemen CUPS turut berperan aktif sebagai pelayan liturgi. Saudari Rufina Nila bertugas sebagai lektor, membacakan Sabda Tuhan dengan suara lantang dan penuh penghayatan. Saudara Hendrik memimpin umat dalam nyanyian sebagai dirigen, mengarahkan koor gabungan dari pengawas, pengurus, dan staf CUPS.

Sementara itu, pemazmur Sanjaya Agustinus Sinaga melantunkan mazmur dengan nada syukur yang menggetarkan hati, didampingi oleh organis Saudari Karolina Desiani Kota, yang memainkan iringan musik liturgi dengan penuh penghayatan rohani. Bagian doa umat dibawakan dengan khidmat oleh Veronika Mika Yanti, yang mengundang seluruh umat untuk turut berdoa bagi keberlanjutan karya pelayanan CUPS dan seluruh anggotanya agar tetap hidup dalam semangat kasih dan solidaritas Kristiani.

Kehadiran Para Pendiri dan Manajemen

Perayaan ini semakin bermakna karena dihadiri oleh para tokoh pendiri dan pimpinan yang telah berjasa dalam mendirikan dan mengembangkan CUPS. Di antara mereka hadir Redemptus Musa Narang, S.Pd., M.MPd., F. Alkap Pasti, S.Pd., Didik Eko Purwantoro, S.Pd., Drs. Iyan Paulus, M.MPd., serta Philipus Kaleh, S.Pd., M.MPd..

Kehadiran mereka menjadi simbol sejarah dan tonggak perjuangan panjang CUPS sejak masa awal pendirian hingga saat ini. Mereka adalah sosok-sosok yang meletakkan dasar pelayanan CUPS bukan semata-mata pada aspek ekonomi, melainkan juga pada nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan kebersamaan yang berpihak kepada anggota dan masyarakat kecil.

Turut hadir pula Heronimus Citin,SE Ketua Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Credit Union Pancur Solidaritas,  General Manager CUPS, Ridwan, SE., ME., yang dalam kesehariannya memimpin lembaga ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Kehadiran beliau menjadi tanda kuat bahwa CUPS terus bertumbuh dalam tata kelola profesional yang berpihak kepada nilai solidaritas dan kesejahteraan bersama.

Sementara itu, bagian dokumentasi dan marketing yang menjadi tulang punggung penyebaran informasi dan citra positif CUPS digerakkan oleh tim yang dikomandoi oleh V.D. Irwin Ragil Sukardi, SP, dibantu oleh Mariata Yati, S.Pd., M.E., dan Martinus, SE., MM.. Mereka bersama-sama memastikan setiap momentum bersejarah lembaga ini terdokumentasi dan tersampaikan kepada masyarakat luas, sebagai bukti nyata perjalanan iman, kerja, dan pelayanan CUPS.

Tidak ketinggalan, pengurus, pengawas, staf, dan anggota CUPS turut hadir dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Mereka menjadi saksi hidup dari perjalanan panjang lembaga yang kini telah menapaki usia dua dekade lebih, melewati berbagai tantangan ekonomi dan sosial dengan semangat pantang menyerah.

 

Makna Homili RP. Vitalis Nggeal, CP: Bertumbuh dan Berbuah dalam Solidaritas

Dalam homilinya, RP. Vitalis Nggeal, CP menyampaikan pesan rohani yang mendalam dan menyentuh hati seluruh umat yang hadir. Beliau membuka homili dengan sapaan hangat:

“Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari dalam Yesus Kristus, salam Pro Societas.”

Kalimat pembuka itu menjadi penanda akan semangat pelayanan sosial yang menjadi jantung dari setiap karya Credit Union Pancur Solidaritas. Lebih lanjut, RP. Vitalis mengingatkan seluruh umat bahwa perayaan ini bukan hanya peringatan ulang tahun lembaga, melainkan juga sebuah momen iman untuk bersyukur dan merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.

“Kita memasuki usia 24 tahun yang diperingati setiap tanggal 27 Oktober. Ini adalah tahun ulang tahun CUPS. Harapan kecil kita adalah untuk bangkit bersama-sama. Kalau tidak kita sendiri yang berjuang, kita tidak akan maju,” ungkapnya.

Beliau menegaskan bahwa perjuangan dan kemajuan tidak datang secara otomatis, melainkan lahir dari kesetiaan, kejujuran, dan semangat kerja sama. Dalam nada syukur, RP. Vitalis mengucapkan terima kasih kepada para pendiri CUPS yang telah menanamkan nilai-nilai dasar lembaga ini dengan iman dan semangat solidaritas.

“Kita bersyukur, CUPS sudah 24 tahun, dan tahun depan genap 25 tahun. Tema Tumbuh Bersama dan Maju Bersama sangat relevan. Kita layak maju bersama,” tambahnya.

Solidaritas sebagai Dasar Pertumbuhan

Lebih lanjut, RP. Vitalis menjelaskan bahwa semangat solidaritas adalah inti dari segala karya pelayanan CUPS. Ia mengatakan:

“Ketika kita berbicara tentang solidaritas, kita merasakan kemajuan bersama. CUPS bukan hanya lembaga keuangan. Selama ini juga Paroki Paya Kumang mempercayakan keuangannya kepada CUPS. Semua dilayani dengan hati, dalam semangat Injil, bukan diukur dari besarnya aset.”

Beliau menekankan bahwa makna pelayanan CUPS tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan angka atau besar kecilnya aset, tetapi dari seberapa besar dampak kehadirannya bagi kehidupan umat dan masyarakat sekitar.

“Kehadiran CUPS tetap berdampak. Cara berpikir ekonomi masyarakat berubah. CUPS memberikan rasa aman. Pertobatan ekonomi juga muncul. Namun, perubahan ini harus didasari dengan kebutuhan rohani,” ujar RP. Vitalis dengan nada reflektif.

Dalam bagian homili yang penuh makna ini, RP. Vitalis juga menyinggung pentingnya dasar spiritualitas dalam mengelola lembaga ekonomi seperti CUPS. Menurutnya, pertumbuhan moral dan iman harus menjadi fondasi utama dari setiap kebijakan dan tindakan lembaga.

“Pertumbuhan moral, modalnya satu hal yaitu kepercayaan dan kejujuran. Jangan sampai koperasi mengambil alih ekonomi rakyat,” tegasnya.

Refleksi Kritis dan Panggilan Pelayanan

Dalam homilinya yang berlangsung dengan penuh semangat, RP. Vitalis juga mengajak seluruh insan CUPS untuk melakukan refleksi kritis agar tidak melupakan jati diri pelayanan mereka.

“Refleksi kritis juga perlu kita lakukan. CU bukanlah pengganti rakyat. CUPS harus berarti bagi kehidupan umat agar semakin bermartabat,” tegasnya lagi.

Beliau mengingatkan bahwa Yesus Kristus sendiri hidup bersama orang tersingkir, orang lapar, dan mereka yang putus asa. Maka, semangat solidaritas sejati harus berjalan seiring dengan semangat Yesus yang solider terhadap sesama.

“Yesus Kristus hidup bersama orang tersingkirkan dan orang kelaparan serta putus asa. Solidaritas harus sejalan dengan semangat Yesus yang solider. Bertumbuh bersama untuk berbuah, berakar dalam tanah solidaritas dengan kejujuran dan tanggung jawab,” ungkapnya.

RP. Vitalis menutup homilinya dengan pesan penuh pengharapan:

“Selama pelayanan, selalu tersenyumlah. Dengan kesetiaan pada visi pemberdayaan dalam angka aset, berbuah. Jangan menjadi anggota CUPS yang kehilangan harta karena tidak mampu bayar. Yesus berkata: Akulah pokok anggurnya. Barangsiapa bersama Aku, ia akan berbuah. CUPS tetap setia pada hal ini. Waktu boleh berubah, kita juga harus berbuah.”

 

Refleksi Perjalanan 24 Tahun: Dari Solidaritas Menuju Pemberdayaan

Ulang tahun ke-24 CUPS bukan sekadar momentum seremonial, tetapi merupakan tonggak refleksi mendalam atas perjalanan lembaga yang telah tumbuh bersama masyarakat Ketapang sejak dua dekade lalu. CUPS, yang lahir dari semangat kebersamaan umat Katolik dan masyarakat sekitar Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, kini telah menjadi salah satu lembaga keuangan koperasi terbesar dan terpercaya di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan.

Sejak awal berdiri, CUPS tidak hanya berfokus pada aspek simpan pinjam, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi, pelatihan moral ekonomi, serta penguatan karakter masyarakat melalui nilai-nilai Injili. Dengan semangat solidaritas dan pelayanan, CUPS berhasil menanamkan kesadaran baru di tengah masyarakat bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai jika dikelola bersama dalam semangat saling percaya.

Para pendiri seperti Redemptus Musa Narang, S.Pd., M.MPd., F. Alkap Pasti, S.Pd., Didik Eko Purwantoro, S.Pd., Drs. Iyan Paulus, M.MPd., dan Philipus Kaleh, S.Pd., M.MPd., sejak awal menanamkan prinsip dasar bahwa CUPS harus menjadi “lembaga yang melayani, bukan dilayani.” Prinsip inilah yang hingga kini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus dalam struktur kepengurusan dan manajemen.

 

Misi dan Visi ke Depan: Menuju 25 Tahun Pelayanan

Memasuki tahun ke-25 pada 2026 mendatang, CUPS memiliki visi untuk semakin memperkuat pelayanan berbasis solidaritas dan kejujuran. Dalam rencana strategisnya, lembaga ini berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan digital, memperluas jangkauan anggota, serta terus memperkuat pendidikan keuangan bagi masyarakat di wilayah Ketapang dan sekitarnya.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, General Manager Ridwan, SE., ME., bersama seluruh tim manajemen berupaya mempertahankan nilai-nilai dasar CUPS: kepercayaan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Melalui sistem kerja yang profesional dan transparan, CUPS terus membangun reputasi sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga kokoh dalam moralitas.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   27  Oktober   2025



About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar