CAMPING ROHANI OMK 2025 PAROKI SANTO AGUSTINUS PAYA KUMANG

 

Foto Bersama Frater Alexander Fransesco Agnes Ranubaya, S.Kom., S.Fil

CAMPING ROHANI OMK 2025 PAROKI SANTO AGUSTINUS PAYA KUMANG

“LEAD ME TO HOPE”
Pantai Air Mata Permai, 8–9 November 2025


KETAPANG, 28 November 2025.Camping Rohani Orang Muda Katolik (OMK) Tahun 2025 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, yang berlangsung pada 8–9 November 2025 di Pantai Air Mata Permai, menjadi salah satu kegiatan terbesar dan paling bermakna bagi para kaum muda Katolik di wilayah tersebut. Dengan mengusung tema “Lead Me to Hope”, kegiatan dua hari ini dirancang sebagai ruang pembinaan iman, pendalaman spiritual, dan penguatan persaudaraan antar-OMK.

Suasana Pantai Air Mata Permai yang sejuk, dikelilingi hamparan pasir lembut dan deburan ombak, menjadi latar yang indah bagi proses refleksi para peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan OMK dari berbagai lingkungan Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, dengan semangat kebersamaan yang sangat terasa sejak awal hingga akhir acara.

Sambutan Pembuka oleh Ketua Panitia: Mengawali Perjalanan Harapan

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua Panitia, Yovane, yang dengan penuh semangat menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Yovane mengatakan:

Selamat datang dan selamat mengikuti kegiatan Camping Rohani ini. Selama dua hari kita akan berdinamika bersama. Harapannya selama di sini kita bisa saling mengenal satu sama lain dan sharing berbagi cerita atau pengalaman yang mungkin bisa saja menjadi motivasi maupun pengalaman rohani yang bisa menjadi teladan bagi teman-teman lain.”





Sambutan ini sekaligus membuka suasana hati para OMK untuk memasuki proses pendalaman rohani dengan sikap terbuka dan penuh penerimaan.

Ibadat Sabda dan Materi Utama: “Lead Me to Hope”

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Frater Alexander Fransesco Agnes Ranubaya, S.Kom., S.Fil. Dalam ibadat ini, para peserta diajak merenungkan Sabda Tuhan sebagai dasar dan sumber harapan sejati dalam kehidupan.

Selanjutnya, peserta menerima materi utama yang mengangkat tema kegiatan, yaitu “Lead Me to Hope”. Pada sesi ini, para OMK diajak untuk menuliskan harapan-harapan pribadi mereka, keinginan yang ingin dicapai, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mewujudkan harapan tersebut. Kegiatan ini memberi ruang refleksi mendalam, sekaligus mengajak peserta untuk berani berkomitmen pada proses perubahan.

Setiap kelompok kemudian mengutus perwakilannya untuk mempresentasikan hasil diskusi, sehingga satu sama lain dapat saling mendengarkan dan menguatkan melalui pengalaman yang berbeda-beda.

Malam Kebersamaan: Sharing Kehidupan dan Keberanian Membuka Diri

Memasuki malam hari, setelah makan bersama, kegiatan berlanjut pada sesi sharing yang difasilitasi oleh Frater Alexander Fransesco Agnes Ranubaya, S.Kom., S.Fil (yang akrab disapa Frater Sesco). Pada sesi ini, Frater Sesco mengajukan beberapa pertanyaan pemantik, kemudian memberikan kesempatan bagi OMK yang ingin membagikan kisah hidup mereka.

Beberapa OMK yang berani membuka hati dan berbagi pengalaman hidupnya adalah Toni, Hendri, Seva, Musti, Rivas, Saucing, dan Desti. Mereka membagikan kisah perjuangan, proses pemulihan, pengalaman jatuh dan bangkit, serta pengharapan yang mereka pegang erat dalam hidup masing-masing.

Sesi sharing ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh selama kegiatan berlangsung, karena seluruh peserta menyadari bahwa setiap pribadi memiliki cerita yang berbeda, namun tetap berjalan bersama sebagai satu keluarga OMK.

Setelah sesi sharing, suasana malam dipenuhi keceriaan melalui acara barbeque dan kemudian ditutup dengan waktu istirahat.

Hari Kedua: Rosario Berjalan, Ibadat, dan Games Kebersamaan

Pada keesokan harinya, kegiatan dimulai dengan doa rosario berjalan di sepanjang area pantai. Suasana alam yang tenang membuat doa semakin khusyuk dan penuh makna.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ibadat dan beberapa permainan (games) yang memperkuat kebersamaan antar-OMK. Semua peserta terlibat dengan penuh antusias, menciptakan suasana ceria, hangat, dan penuh persaudaraan.

Rangkaian kegiatan akhirnya sampai pada penghujung acara, yaitu closing ceremony, di mana panitia memberikan evaluasi singkat, pesan penutup, dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

PENUTUP

Camping Rohani OMK Tahun 2025 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang di Pantai Air Mata Permai menjadi sebuah perjalanan iman yang sarat makna dan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Dengan mengusung tema “Lead Me to Hope”, kegiatan ini tidak hanya mengajak Orang Muda Katolik untuk merenungkan harapan-harapan pribadi mereka, tetapi juga membantu mereka mengenali berbagai tantangan hidup yang kerap menghambat langkah menuju masa depan yang lebih baik. Melalui rangkaian dinamika yang dirancang dengan penuh perhatian, OMK diajak untuk membuka diri, berbagi kisah hidup, serta menemukan makna baru dalam kebersamaan.

Sepanjang kegiatan, para peserta mendapatkan banyak kesempatan untuk bertumbuh. Dalam sesi sambutan, Yovane sebagai Ketua Panitia memberikan dorongan kuat agar seluruh OMK sungguh-sungguh memaknai dua hari perjalanan rohani ini. Melalui Ibadat Sabda yang dipimpin Frater Alexander Fransesco Agnes Ranubaya, S.Kom., S.Fil, peserta diajak menimba kekuatan dari Sabda Tuhan sebagai sumber pengharapan abadi.

Dalam sesi sharing malam, keberanian Toni, Hendri, Seva, Musti, Rivas, Saucing, dan Desti memberikan warna tersendiri bagi dinamika kegiatan. Kisah-kisah mereka menjadi pengingat bahwa setiap pribadi membawa cerita dan pergumulan hidup, namun tetap dapat saling mendukung sebagai saudara dan saudari dalam Kristus.

Kegiatan ini juga memperkuat ikatan persaudaraan melalui santap malam bersama, barbeque, permainan kelompok, doa rosario berjalan, serta ibadat penutup. Semua proses ini membentuk kesadaran bahwa OMK Paroki Santo Agustinus Paya Kumang adalah komunitas muda Katolik yang penuh potensi, semangat, serta keteguhan untuk bertumbuh dalam iman.

Nama-nama seperti Yovane, Frater Alexander Fransesco Agnes Ranubaya, S.Kom., S.Fil, Toni, Hendri, Seva, Musti, Rivas, Saucing, dan Desti menjadi bagian penting yang turut memperkaya perjalanan rohani ini. Mereka bukan sekadar peserta, tetapi pribadi-pribadi yang menghidupkan kegiatan melalui kisah, senyum, dan pengalaman hidup yang dibagikan dengan tulus.

Dengan membawa pulang nilai-nilai dari tema “Lead Me to Hope”, seluruh peserta diharapkan mampu menjadi terang pengharapan bagi diri sendiri, keluarga, Gereja, dan masyarakat. Semoga semangat persaudaraan, iman, dan pengharapan yang tumbuh di Pantai Air Mata Permai pada tanggal 8–9 November 2025 ini terus hidup dalam perjalanan mereka sebagai Orang Muda Katolik yang siap melangkah, berkarya, dan menjadi saksi Kristus di dunia.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   28 November  2025

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar