Ketapang, 17 Desember 2025.Umat Katolik Paroki Santo Agustinus Keuskupan Ketapang kembali menghidupi semangat iman di masa Adven melalui pelaksanaan Doa Rosario Berantai Khusus Keluarga. Pada Rabu, 17 Desember 2025, giliran doa rosario berantai dilaksanakan di rumah Keluarga Bapak Amansius bersama istri dan anak-anaknya, yang berada di Lingkungan Kanak-kanak Yesus. Ibadat doa ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dimulai pada pukul 18.25 WIB dan berakhir pada pukul 19.04 WIB.
Doa Rosario Berantai merupakan kegiatan rohani yang dilaksanakan secara bergilir dari satu keluarga ke keluarga berikutnya. Setiap keluarga yang mendapat giliran menjadi tuan rumah menyediakan tempat doa, sekaligus menjadi pusat persekutuan iman bagi umat yang hadir. Pada kesempatan ini, Keluarga Bapak Amansius mendapat giliran sebagai keluarga yang menanggung doa rosario berantai, khususnya dalam rangka masa Adven 2025. Kehadiran keluarga sebagai pusat doa menegaskan bahwa Gereja pertama-tama hidup dan bertumbuh di dalam keluarga.
Pelaksanaan Doa Rosario Berantai Khusus Keluarga di rumah Keluarga Bapak Amansius berlangsung dalam suasana yang sederhana namun sarat makna. Doa-doa dipanjatkan dengan sikap hormat, tenang, dan penuh penghayatan. Setiap bagian doa diikuti dengan tertib, mencerminkan kesiapan hati untuk mempersiapkan diri menyambut kelahiran Yesus Kristus. Keluarga menjadi inti persekutuan doa, di mana orang tua dan anak-anak bersama-sama memanjatkan doa, menyerahkan harapan, serta memohon berkat Tuhan bagi kehidupan keluarga sehari-hari.
Masa Adven 2025 sendiri merupakan masa penantian yang penuh makna bagi umat Katolik. Masa ini dimulai pada Minggu, 30 November 2025, dan berakhir pada 24 Desember 2025. Selama masa Adven, umat diajak untuk memperdalam iman, membersihkan hati, serta memperbaharui relasi dengan Tuhan melalui doa, pertobatan, dan perbuatan kasih. Salah satu bentuk konkret penghayatan masa Adven adalah melalui doa Rosario, khususnya dengan merenungkan Peristiwa Gembira yang berfokus pada misteri inkarnasi dan kedatangan Kristus ke dunia.
Dalam Doa Rosario Berantai Khusus Keluarga ini, permenungan difokuskan pada Peristiwa Gembira, yang terdiri dari lima misteri. Kelima peristiwa tersebut adalah: Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel; Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya; Yesus dilahirkan di Betlehem; Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah; serta Yesus diketemukan dalam Bait Allah. Setiap peristiwa direnungkan dengan sikap iman yang mendalam, seraya memohon rahmat agar keluarga dapat meneladan ketaatan, kerendahan hati, dan kesetiaan Maria dalam kehidupan sehari-hari.
Tata cara doa Rosario dijalankan sesuai dengan tradisi Gereja. Doa diawali dengan memegang salib dan mengucapkan Syahadat Para Rasul, dilanjutkan dengan Doa Bapa Kami pada manik besar pertama. Pada tiga manik kecil berikutnya, diucapkan Doa Salam Maria masing-masing satu kali, kemudian diakhiri dengan doa Kemuliaan. Setiap peristiwa diumumkan secara bergantian, diikuti dengan Doa Bapa Kami, sepuluh kali Doa Salam Maria, doa Kemuliaan, serta Doa Fatima sebagai ungkapan penyerahan diri dan permohonan belas kasih Allah.
Doa Rosario Berantai Khusus Keluarga di rumah Keluarga Bapak Amansius menjadi momen penting untuk meneguhkan peran keluarga sebagai Gereja rumah tangga. Dalam kebersamaan doa, keluarga diajak untuk semakin menyadari panggilan mereka sebagai pendidik iman bagi anak-anak, serta sebagai saksi kasih Kristus di tengah masyarakat. Suasana doa yang khidmat mencerminkan kerinduan umat untuk menyambut kelahiran Sang Juruselamat dengan hati yang bersih dan penuh pengharapan.
Melalui kegiatan Doa Rosario Berantai ini, Paroki Santo Agustinus Keuskupan Ketapang terus mengajak umat, khususnya keluarga-keluarga, untuk setia dalam doa dan persekutuan. Semangat Adven yang dihidupi melalui doa rosario diharapkan semakin memperdalam iman, mempererat ikatan keluarga, serta mempersiapkan hati umat untuk menyambut Natal dengan sukacita sejati.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 17 Desember 2025

0 comments:
Posting Komentar