Doa Porta Sancta dan Penerimaan Sakramen Tobat Anak-anak, Remaja, Misdinar, dan OMK Paroki Santo Agustinus Paya Kumang


Doa Porta Sancta dan Penerimaan Sakramen Tobat Anak-anak, Remaja, Misdinar, dan OMK Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Ketapang, Minggu, 14 Desember 2025.Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menyelenggarakan kegiatan Doa Porta Sancta dalam rangka Ziarah Yubileum 2025 yang diikuti oleh anak-anak Bina Iman Remaja, para misdinar, serta Orang Muda Katolik (OMK). Kegiatan iman ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan di Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat dan dilanjutkan dengan penerimaan Sakramen Tobat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Desember 2025, sebagai bagian dari perayaan Tahun Yubileum Gereja Katolik dengan tema besar Peziarah Pengharapan.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momen pembinaan iman yang penting bagi generasi muda Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Anak-anak dan kaum muda diajak untuk mengalami secara nyata makna peziarahan rohani, pertobatan, serta pembaruan hidup iman melalui doa, refleksi, dan penerimaan sakramen. Dalam suasana yang tertata dengan sederhana namun sarat makna rohani, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan tertib dan penuh kesadaran iman.
































Ziarah Yubileum 2025 dan Semangat Peziarah Pengharapan

Tahun Yubileum 2025 yang dicanangkan oleh Gereja Universal mengangkat tema Peziarah Pengharapan. Tema ini menegaskan identitas umat beriman sebagai peziarah yang sedang menempuh perjalanan menuju Allah, dengan pengharapan sebagai kekuatan utama yang menuntun langkah hidup. Dalam dinamika kehidupan yang terus berubah, harapan Kristen berakar pada kasih Tuhan yang setia, yang senantiasa menyertai umat-Nya dalam setiap situasi.

Dalam konteks inilah, Doa Porta Sancta menjadi salah satu praktik rohani yang memiliki makna mendalam. Porta Sancta atau Pintu Suci merupakan simbol penting dalam perayaan Yubileum. Pintu Suci hanya dibuka pada waktu-waktu tertentu, khususnya pada Tahun Yubileum, sebagai tanda undangan Allah kepada umat-Nya untuk memasuki rahmat, belas kasih, dan pengampunan yang ditawarkan melalui Kristus.

Melewati Porta Sancta tidak semata-mata dipahami sebagai tindakan fisik, melainkan sebagai perjalanan batin yang menuntut kesiapan hati. Umat diajak untuk meninggalkan dosa, memperbarui komitmen iman, serta membuka diri terhadap karya Roh Kudus yang membarui kehidupan. Dalam kegiatan ini, makna tersebut diperkenalkan dan dihayati oleh anak-anak, remaja, dan kaum muda secara kontekstual sesuai dengan tahap perkembangan iman mereka.

Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat sebagai Ruang Ziarah

Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Doa Porta Sancta karena memiliki nilai spiritual yang kuat bagi umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Tempat ini menjadi ruang doa yang menghadirkan suasana hening, reflektif, dan mendukung penghayatan iman. Kehadiran patung Bunda Maria Pembawa Rahmat mengarahkan umat untuk meneladani sikap iman, ketaatan, dan pengharapan Maria dalam menyambut karya keselamatan Allah.

Dalam suasana taman doa yang tertata rapi dan asri, peserta kegiatan diajak untuk menata batin sebelum memulai rangkaian doa. Anak-anak Bina Iman Remaja, misdinar, dan OMK mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan yang penuh perhatian. Ibu Fransiska Romana Sri Wijati mendampingi peserta sepanjang proses kegiatan, memastikan bahwa setiap anak dan kaum muda dapat mengikuti doa dengan tertib serta memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Ritus Doa Porta Sancta

Rangkaian Doa Porta Sancta diawali dengan tanda salib sebagai ungkapan iman kepada Allah Tritunggal Mahakudus: † Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin. Doa ini menjadi pembuka yang menandai dimulainya peziarahan rohani melalui Pintu Suci.

Sebelum melewati Porta Sancta, didaraskan doa persiapan yang memohon kesiapan hati. Doa tersebut mengungkapkan kerinduan agar setiap peserta mampu membuka pintu hati bagi sesama, terutama bagi mereka yang lemah dan miskin, sehingga seluruh peziarahan tidak berhenti pada pengalaman pribadi, tetapi berbuah dalam sikap kasih dan solidaritas.

Doa sebelum melewati Pintu Suci berbunyi:

Ya Yesus, siapkan hati kami yang sebentar lagi memasuki Porta Santa ini. Pada saatnya, ketika kami melewati Pintu Suci Hati-Mu ini, jadikanlah kami peziarah yang membuka pintu hati kami bagi saudara-saudari kami yang lemah dan miskin. Semoga dengan cara itu kami menjadi peziarah pengharapan-Mu. Amin.

Doa ini menjadi inti refleksi yang mengantar peserta untuk memahami bahwa peziarahan iman selalu berkaitan dengan pertobatan dan kepedulian terhadap sesama.

Makna Porta Sancta dalam Ziarah Yubileum

Dalam Ziarah Yubileum 2025, Porta Sancta memiliki tiga makna utama yang terus ditekankan dalam pembinaan iman. Pertama, Porta Sancta menjadi simbol pertobatan, yaitu ajakan untuk meninggalkan dosa dan kembali kepada Allah dengan hati yang tulus. Pertobatan dipahami sebagai proses yang terus-menerus, bukan hanya peristiwa sesaat.

Kedua, Porta Sancta melambangkan keselamatan. Kristus sendiri disebut sebagai Pintu Keselamatan, melalui-Nya umat beriman memperoleh hidup yang kekal. Dengan melewati Pintu Suci, umat diajak untuk memperbarui kesadaran akan anugerah keselamatan yang diterima melalui wafat dan kebangkitan Kristus.

Ketiga, Porta Sancta menjadi tanda belas kasih Allah. Tahun Yubileum secara khusus menegaskan bahwa pintu belas kasih Allah selalu terbuka bagi siapa pun yang datang dengan hati yang menyesal dan rindu akan pengampunan. Dalam kegiatan ini, makna belas kasih tersebut diwujudkan secara konkret melalui penerimaan Sakramen Tobat.

Doa Tahun Yubileum

Setelah Doa Porta Sancta, kegiatan dilanjutkan dengan Doa Tahun Yubileum. Doa ini mengungkapkan permohonan agar iman, harapan, dan kasih yang dianugerahkan Allah semakin bertumbuh dalam diri umat. Doa tersebut juga memohon agar rahmat Tahun Yubileum mengubah umat menjadi penabur benih Injil yang setia, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kebersamaan sebagai Gereja.

Dalam Doa Tahun Yubileum, umat diajak untuk menantikan Surga dan Bumi baru dengan penuh iman, sambil tetap berjuang melawan kekuatan jahat dan menghadirkan damai di tengah dunia. Doa ini memperluas cakrawala iman peserta, mengingatkan bahwa peziarahan iman selalu terkait dengan tanggung jawab terhadap dunia dan sesama.

Doa Intensif Bulan Desember 2025

Sebagai bagian dari doa Gereja universal, dalam kegiatan ini juga didaraskan doa intensif untuk bulan Desember 2025, yang secara khusus ditujukan bagi umat Kristiani di daerah konflik. Doa ini mengajak umat untuk mengingat saudara-saudari seiman yang hidup di tengah perang dan ketegangan, terutama di wilayah Timur Tengah.

Melalui doa ini, peserta diajak untuk menyadari dimensi universal Gereja dan panggilan untuk menjadi pembawa damai, rekonsiliasi, dan harapan. Kesadaran ini ditanamkan sejak dini kepada anak-anak dan kaum muda agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang peka terhadap penderitaan sesama.

Hymne Yubileum 2025: Peziarah Pengharapan

Rangkaian doa semakin diperkaya dengan lantunan Hymne Yubileum 2025 yang berjudul Peziarah Pengharapan. Syair hymne ini menegaskan semangat pengharapan yang berakar pada kasih Allah dan karya keselamatan Kristus. Melalui nyanyian, pesan iman disampaikan secara mendalam dan menyentuh perasaan.

Reffrein hymne mengungkapkan simbol api hidup sebagai lambang harapan yang terus menyala, serta penyerahan diri dalam ziarah menuju kehidupan abadi. Bait-bait hymne menggambarkan universalitas keselamatan, pembaruan ciptaan, serta panggilan untuk bangkit dan bergerak menyambut kehadiran Tuhan.

Nyanyian ini membantu peserta untuk menghayati tema Yubileum tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui ekspresi musikal yang menyatukan hati dan iman.

Penerimaan Sakramen Tobat

Setelah seluruh rangkaian Doa Porta Sancta dan doa-doa Yubileum, kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan Sakramen Tobat. Sakramen ini dilayani oleh RP. Vitalis Nggeal, CP dan RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP. Penerimaan Sakramen Tobat menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan, karena di dalamnya peserta mengalami secara nyata belas kasih dan pengampunan Allah.

Sakramen Tobat dipahami sebagai sarana pembaruan hidup iman, di mana umat diajak untuk mengakui dosa, menyesali kesalahan, dan berkomitmen untuk hidup lebih sesuai dengan kehendak Allah. Bagi anak-anak dan kaum muda, pengalaman menerima Sakramen Tobat dalam suasana Tahun Yubileum menjadi kesempatan berharga untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertobatan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembinaan Iman Generasi Muda

Kegiatan Doa Porta Sancta dan penerimaan Sakramen Tobat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Paroki Santo Agustinus Paya Kumang dalam membina iman generasi muda. Anak-anak Bina Iman Remaja, misdinar, dan OMK dipersiapkan untuk menjadi pribadi beriman yang tangguh, berakar pada nilai-nilai Injil, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Melalui kegiatan ini, Gereja hadir sebagai ruang pembelajaran iman yang hidup, di mana generasi muda tidak hanya menerima ajaran secara teoritis, tetapi juga mengalami langsung praktik-praktik rohani yang membentuk karakter dan spiritualitas mereka.

Penutup

Pelaksanaan Doa Porta Sancta dan penerimaan Sakramen Tobat pada Minggu, 14 Desember 2025, di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menjadi bagian penting dari perayaan Ziarah Yubileum 2025. Dengan mengusung tema Peziarah Pengharapan, kegiatan ini menegaskan kembali panggilan umat beriman untuk terus berjalan bersama Tuhan dalam iman, harapan, dan kasih.

Melalui doa, nyanyian, dan sakramen, anak-anak dan kaum muda diajak untuk membuka hati bagi karya Allah yang membarui, serta menumbuhkan semangat pertobatan dan belas kasih dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi tanda bahwa Gereja terus berupaya menanamkan nilai-nilai iman yang kokoh kepada generasi penerus, agar mereka mampu menjadi peziarah pengharapan di tengah dunia yang terus berubah.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   14  Desember  2025

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar