Sambutan Ketua Panitia Natal 2025: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga
Perayaan Natal Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang
Ketapang, 25 Desember 2025.Suasana khidmat dan penuh sukacita menyelimuti Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, pada Perayaan Natal Tahun 2025. Umat Paroki yang datang dari berbagai lingkungan dan stasi berkumpul dalam satu perayaan iman untuk merayakan kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus. Perayaan Natal yang berlangsung dengan tertib, penuh doa, dan sarat makna ini mencapai puncaknya ketika Ketua Panitia Natal Tahun 2025, Yohanes Sigit Kurnianto, menyampaikan sambutan resmi sebelum Berkat Penutup.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan atas kasih dan penyertaan-Nya, sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Natal 2025 di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Sambutan tersebut menjadi peneguhan iman sekaligus ungkapan terima kasih, permohonan maaf, serta harapan bagi seluruh umat yang hadir.
Awal Sambutan: Salam Damai dan Ucapan Syukur
Sambutan Ketua Panitia Natal 2025 diawali dengan salam penuh damai dan sukacita:
“Shalom, selamat pagi.”
Salam tersebut bukan sekadar sapaan formal, melainkan ungkapan iman yang mencerminkan damai Kristus yang lahir di tengah dunia. Dalam suasana Natal yang penuh cahaya dan harapan, Yohanes Sigit Kurnianto mengajak seluruh umat untuk sejenak menundukkan hati dan bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus.
Ia menegaskan bahwa perayaan Natal bukan hanya sebuah tradisi tahunan, melainkan peristiwa iman yang mengingatkan umat akan kasih Allah yang nyata dalam kelahiran Putra-Nya. Rasa syukur dipanjatkan karena atas kasih dan rahmat Tuhan, umat dapat berkumpul bersama dalam perayaan Natal Tahun 2025 dengan aman, damai, dan penuh kegembiraan.
Ketua Panitia menekankan bahwa kesempatan untuk merayakan Natal bersama adalah anugerah yang patut disyukuri, terutama di tengah berbagai tantangan kehidupan keluarga, sosial, dan masyarakat yang dihadapi umat pada masa kini. Kehadiran umat dalam perayaan Natal menjadi tanda bahwa iman tetap hidup dan bertumbuh dalam kebersamaan Gereja.
Ungkapan Terima Kasih kepada Para Gembala Gereja
Dalam sambutannya, Yohanes Sigit Kurnianto secara khusus menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para gembala Gereja yang senantiasa setia mendampingi umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.
Ucapan terima kasih pertama ditujukan kepada Romo Kepala Paroki ex officio, RP. Vitalis Nggeal, CP. Sebagai gembala utama Paroki, Romo Vitalis dinilai telah memberikan arahan, dukungan, dan bimbingan rohani yang sangat berarti, baik dalam persiapan Natal maupun dalam kehidupan menggereja umat sehari-hari. Kehadiran dan perhatian Romo Kepala Paroki menjadi kekuatan tersendiri bagi panitia dan seluruh umat dalam menyelenggarakan perayaan Natal dengan baik dan tertib.
Selanjutnya, Ketua Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Pastor Vikaris ex officio, RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP. Pendampingan, nasihat pastoral, serta keterlibatan Romo Vikaris dalam berbagai kegiatan menjelang Natal dinilai sangat membantu panitia. Kehadiran para imam bukan hanya sebagai pemimpin liturgi, tetapi juga sebagai sahabat dan penopang rohani bagi umat.
Apresiasi kepada Dewan Pastoral Paroki
Tak lupa, Yohanes Sigit Kurnianto menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP), Bapak Jeno Leo, beserta seluruh jajaran DPP Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa dukungan, koordinasi, serta kerja sama yang baik antara panitia Natal dan Dewan Pastoral Paroki menjadi salah satu kunci sukses terselenggaranya rangkaian kegiatan Natal Tahun 2025.
Ketua Panitia menegaskan bahwa DPP berperan penting dalam menjaga semangat kebersamaan, memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan arah pastoral paroki, serta mendorong keterlibatan aktif umat dalam perayaan Natal. Sinergi antara panitia dan DPP mencerminkan semangat Gereja sebagai persekutuan umat Allah yang berjalan bersama.
Terima Kasih kepada Seluruh Umat, Panitia, dan Donatur
Dalam bagian sambutan yang penuh kehangatan, Ketua Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, panitia Natal, serta para donatur yang telah berpartisipasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ia menyadari bahwa tidak semua pihak dapat disebutkan satu per satu, namun hal tersebut tidak mengurangi rasa hormat dan terima kasih yang mendalam. Seluruh kontribusi, baik dalam bentuk tenaga, waktu, pikiran, doa, maupun materi, dinilai sebagai wujud nyata cinta kasih dan kepedulian terhadap Gereja.
Yohanes Sigit Kurnianto menekankan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh umat merupakan cerminan nilai-nilai Injili. Dalam kebersamaan itulah, perayaan Natal menjadi lebih bermakna, bukan hanya sebagai acara seremonial, tetapi sebagai peristiwa iman yang menguatkan persaudaraan.
Tema Natal 2025: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga
Salah satu poin penting dalam sambutan Ketua Panitia adalah penegasan tema Natal Tahun 2025, yaitu:
“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”
Tema ini dipilih dengan penuh pertimbangan dan refleksi atas realitas kehidupan keluarga pada masa kini. Ketua Panitia menjelaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama dan utama di mana iman ditanamkan, kasih dipelajari, dan nilai-nilai kehidupan diwariskan.
Dalam terang Natal, Allah hadir melalui kelahiran Yesus di tengah sebuah keluarga sederhana di Nazaret. Kehadiran Allah dalam keluarga menjadi sumber harapan dan keselamatan, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi keluarga modern, seperti persoalan ekonomi, relasi, pendidikan anak, dan pengaruh zaman.
Melalui tema ini, umat diajak untuk kembali menempatkan Kristus sebagai pusat kehidupan keluarga. Natal bukan hanya dirayakan di gereja, tetapi dihidupi dalam keluarga melalui doa bersama, saling mengasihi, saling mengampuni, dan saling menopang dalam iman.
Makna Natal bagi Kehidupan Umat
Dalam sambutannya, Yohanes Sigit Kurnianto juga mengajak umat untuk merenungkan makna Natal secara lebih mendalam. Natal bukan sekadar perayaan kelahiran, melainkan perwujudan kasih Allah yang menyelamatkan. Allah yang Mahabesar rela hadir dalam kesederhanaan untuk menyelamatkan manusia.
Ketua Panitia menegaskan bahwa kehadiran Allah dalam diri Yesus Kristus mengajarkan umat untuk hadir bagi sesama, khususnya dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Natal menjadi momentum untuk memperbarui komitmen hidup sebagai keluarga Kristiani yang setia, peduli, dan berbelas kasih.
Ia berharap agar semangat Natal tidak berhenti pada perayaan hari ini, tetapi terus hidup dalam tindakan nyata umat sehari-hari, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tengah masyarakat.
Permohonan Maaf atas Kekurangan Panitia
Dengan penuh kerendahan hati, Ketua Panitia Natal 2025 juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Ia menyadari bahwa dalam proses persiapan dan pelaksanaan perayaan Natal, panitia tidak luput dari keterbatasan dan kekurangan.
Baik dalam hal teknis, pelayanan, maupun hal-hal kecil yang mungkin kurang berkenan, Ketua Panitia memohon pengertian dan pengampunan dari seluruh umat. Permohonan maaf ini disampaikan sebagai wujud tanggung jawab dan sikap rendah hati panitia dalam melayani umat.
Ia menegaskan bahwa setiap usaha yang dilakukan panitia dilandasi oleh niat tulus untuk melayani Tuhan dan Gereja, meskipun hasilnya belum sempurna. Kekurangan yang ada menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk pelayanan yang lebih baik di masa mendatang.
Harapan bagi Gereja dan Keluarga
Menjelang akhir sambutannya, Yohanes Sigit Kurnianto menyampaikan harapan agar perayaan Natal Tahun 2025 membawa dampak nyata bagi kehidupan Gereja dan keluarga-keluarga di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.
Ia berharap agar umat semakin dikuatkan dalam iman, dipersatukan dalam kasih, dan diteguhkan dalam pengharapan. Keluarga-keluarga Katolik diharapkan semakin menjadi Gereja rumah tangga yang hidup, tempat iman ditumbuhkan dan kasih Kristus diwartakan.
Ketua Panitia juga mengajak umat untuk terus berjalan bersama sebagai satu komunitas Gereja, saling mendukung dan melayani, demi terwujudnya Paroki Santo Agustinus Paya Kumang yang semakin dewasa dalam iman dan pelayanan.
Ucapan Selamat Natal dan Penutup
Sebagai penutup sambutannya, Ketua Panitia Natal 2025 menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat dengan penuh sukacita dan harapan:
“Akhir kata, atas nama seluruh Panitia Natal Tahun 2025, saya mengucapkan Selamat Natal. Semoga damai dan kasih Kristus senantiasa hadir dalam keluarga kita masing-masing dan dalam kehidupan kita sehari-hari.”
Ucapan tersebut disambut dengan suasana haru dan syukur oleh seluruh umat yang hadir. Sambutan Ketua Panitia menjadi pengingat bahwa Natal adalah perayaan iman yang menguatkan persaudaraan dan memperbarui semangat hidup Kristiani.
Dengan berakhirnya sambutan tersebut, perayaan Natal Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Tahun 2025 pun memasuki momen Berkat Penutup. Umat pulang dengan hati yang penuh damai, membawa semangat Natal untuk dihidupi dalam keluarga dan lingkungan masing-masing.
Perayaan Natal Tahun 2025 ini menjadi kesaksian nyata bahwa Allah sungguh hadir untuk menyelamatkan keluarga, dan Gereja terus berjalan bersama umat dalam terang kasih Kristus.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 25 Desember 2025
0 comments:
Posting Komentar