Foto RD.Eduardus Banggut
PASTOR EDUARDUS BANGGUT, DIPANGGIL PULANG KE RUMAH BAPA
Ketapang, 4 Januari 2026.Gereja Katolik Keuskupan Ketapang kembali diselimuti suasana duka yang mendalam. Salah satu putra terbaik Gereja, Pastor Eduardus Banggut, Pr, Vikaris Paroki Katedral Santa Gemma Galgani, telah dipanggil Tuhan menghadap Bapa di Surga pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, pukul 22.51 WIB, di Rumah Sakit Fatima Ketapang, setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.
Kabar wafatnya RD. Eduardus Banggut mengguncang hati umat beriman, para imam, biarawan-biarawati, serta seluruh keluarga besar Keuskupan Ketapang. Tangis duka bercampur doa mengalir dari berbagai penjuru, sebagai ungkapan cinta, terima kasih, dan pengharapan iman atas hidup dan pelayanan seorang gembala yang setia hingga akhir hayatnya.N
DETIK-DETIK TERAKHIR DI RS FATIMA KETAPANG
Menurut keterangan resmi dari pihak keluarga dan rekan imam, Pastor Eduardus Banggut menghembuskan napas terakhirnya dengan tenang di RS Fatima Ketapang. Sejak beberapa waktu terakhir, almarhum menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya. Meskipun kondisi fisik semakin melemah, semangat imamat dan keteguhan imannya tetap terpancar kuat hingga saat-saat terakhir.
Dalam suasana hening dan penuh doa, kepergian Pastor Eduardus Banggut diyakini sebagai panggilan kasih dari Allah, Sang Gembala Agung, yang memanggil kembali hamba-Nya setelah menyelesaikan tugas pelayanan di dunia.
UNGKAPAN DUKACITA DARI PIMPINAN PAROKI
Pastor Kepala ex officio RP. Vitalis Nggeal, CP
Pastor Kepala ex officio Paroki menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam atas wafatnya RD. Eduardus Banggut:
“Kami sangat berduka atas dipanggilnya saudara kami, Pastor Eduardus Banggut, Pr. Semoga ia damai dan bahagia bersama Bapa di Surga. Kami mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, dan penghiburan sejati dari Tuhan. Amin.”
Ungkapan ini mewakili rasa kehilangan besar yang dirasakan oleh seluruh komunitas Gereja, khususnya umat Paroki Katedral Santa Gemma Galgani dan Keuskupan Ketapang.
Pastor Vikaris ex officio RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP
Duka yang sama juga disampaikan oleh RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, yang memiliki ikatan batin yang sangat mendalam dengan almarhum.
“Beristirahatlah dengan tenang dalam kedamaian abadi di rumah Bapa. Engkau kini sembuh dari segala sakit yang engkau derita di dunia ini, saudaraku terkasih RD. Eduardus Banggut.”
Beliau juga mengenang secara khusus bahwa mereka ditahbiskan bersama sebagai imam pada tanggal 12 Oktober 2003, sebuah momen sakral yang mengikat mereka dalam persaudaraan imamat seumur hidup.
KENANGAN TAHBISAN IMAMAT DAN ULANG TAHUN KE-22
Tanggal 12 Oktober 2003 menjadi tonggak sejarah yang tak terlupakan dalam hidup RD. Eduardus Banggut. Pada hari itu, ia bersama RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, ditahbiskan menjadi imam, mengikrarkan hidup sepenuhnya bagi Allah dan Gereja.
Dua puluh dua tahun kemudian, tepatnya pada Minggu malam, 12 Oktober 2025, keduanya masih sempat merayakan ulang tahun tahbisan imamat ke-22. Perayaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh syukur, persaudaraan, dan sukacita iman—yang kini dikenang sebagai momen perpisahan yang penuh makna.
Tak seorang pun menyangka bahwa perayaan syukur tersebut akan menjadi salah satu kenangan terakhir kebersamaan mereka di dunia.
RIWAYAT HIDUP SINGKAT RD. EDUARDUS BANGGUT
Nama lengkap: RD. Eduardus Banggut
Tempat lahir: Kampung Lempis
Tanggal lahir: 13 Desember 1970
Asal: Kampung Lempis, Desa Langkas, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai
Tahbisan imam: 12 Oktober 2003
Jabatan terakhir: Vikaris Paroki Katedral Santa Gemma Galgani
Keuskupan: Keuskupan Ketapang
Sejak masa mudanya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang sederhana, rendah hati, tekun, dan memiliki kepedulian besar terhadap umat kecil dan sederhana.
PELAYANAN IMAMAT YANG SETIA DAN BERSAHAYA
Selama lebih dari dua dekade pelayanan imamatnya, RD. Eduardus Banggut menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Sebagai Vikaris Paroki Katedral Santa Gemma Galgani, beliau terlibat aktif dalam pelayanan sakramen, pendampingan umat, pembinaan kaum muda, serta penguatan iman keluarga-keluarga Katolik.
Kehadirannya selalu membawa ketenangan, pengharapan, dan sukacita. Ia dikenal sebagai imam yang mudah didekati, sabar mendengarkan, dan setia menemani umat dalam suka maupun duka.
DUKACITA DARI DEWAN PASTORAL PAROKI DAN UMAT
Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Agustinus Paya Kumang, Bapak Jeno Leo, bersama seluruh pengurus dan umat, menyampaikan rasa kehilangan yang amat mendalam:
“Kami kehilangan seorang gembala yang penuh kasih. Semoga Tuhan menganugerahkan kebahagiaan kekal dalam persekutuan para kudus kepada almarhum, dan menguatkan iman keluarga serta seluruh umat.”
Seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, bersama umat Paroki Katedral Santa Gemma Galgani, bersatu dalam doa dan Misa arwah untuk mendoakan jiwa almarhum.
IMAN AKAN KEBANGKITAN
Dalam terang iman Katolik, wafatnya RD. Eduardus Banggut tidak dipandang sebagai akhir, melainkan sebagai peralihan menuju kehidupan kekal. Gereja percaya bahwa setiap imam yang setia akan menerima mahkota kehidupan dari Kristus Sang Imam Agung.
Sebagaimana doa Gereja:
“Tuhan, berikanlah istirahat kekal kepadanya, dan sinarilah ia dengan cahaya abadi. Semoga ia beristirahat dalam damai.”
PENUTUP
Kepergian RD. Eduardus Banggut meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan iman, keteladanan, dan kesetiaan yang akan terus hidup dalam hati umat. Pelayanan, doa, dan kasihnya menjadi benih yang terus bertumbuh di ladang Gereja.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 4 Januari 2026







0 comments:
Posting Komentar