Ketapang, 5 Mei 2026 .Sukacita dan rasa syukur mendalam menyelimuti seluruh umat Katolik di Keuskupan Ketapang pada hari ini. Momentum istimewa ini menjadi kesempatan penuh rahmat untuk merayakan ulang tahun ke-59 Bapa Uskup, Mgr Pius Riana Prabdi, seorang gembala yang dikenal setia, rendah hati, dan penuh kasih dalam melayani umat Allah.
Perayaan ini bukan sekadar peringatan pertambahan usia, melainkan refleksi atas perjalanan panjang iman, panggilan, dan dedikasi yang telah beliau jalani sejak masa muda hingga kini. Lahir di Paniai, Papua pada 5 Mei 1967, perjalanan hidup Mgr Pius Riana Prabdi menjadi saksi nyata bagaimana rahmat Tuhan bekerja dalam kehidupan seseorang yang membuka diri sepenuhnya pada panggilan ilahi.
Awal Perjalanan dan Panggilan Imamat
Sejak usia muda, benih panggilan imamat telah tumbuh dalam diri beliau. Lingkungan iman yang kuat serta ketekunan dalam doa membentuk karakter spiritual yang kokoh. Setelah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang panjang, pada tanggal 8 Juli 1995, beliau ditahbiskan menjadi imam di Keuskupan Agung Semarang. Tahbisan ini menjadi titik awal dari pengabdian total beliau kepada Gereja.
Sebagai imam, beliau dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan umat, penuh perhatian, serta memiliki semangat pelayanan yang tinggi. Tugas-tugas pastoral dijalani dengan kesungguhan, baik dalam pelayanan liturgi, pembinaan umat, maupun karya sosial yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Menjadi Gembala di Ketapang
Perjalanan hidup beliau mencapai babak baru ketika pada 25 Juni 2012, beliau ditunjuk oleh Takhta Suci sebagai Uskup Keuskupan Ketapang. Penunjukan ini menjadi kepercayaan besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Namun, dengan iman yang teguh, beliau menerima panggilan tersebut sebagai bentuk ketaatan kepada kehendak Allah.
Pada tanggal 9 September 2012, beliau ditahbiskan sebagai uskup di Katedral St. Gemma Galgani, Ketapang. Dalam peristiwa sakral tersebut, pendahulunya, Mgr Blasius Pujaraharja, bertindak sebagai penahbis utama. Sementara itu, Uskup Agung Pontianak, Mgr Hieronymus Herculanus Bumbun OFMCap, dan Uskup Agung Semarang, Mgr Johannes Pujasumarta, hadir sebagai ko-konsekrator.
Moto tahbisan episkopal beliau, Serviens in Caritate yang berarti “Melayani dalam Kasih” bukan sekadar semboyan, melainkan menjadi napas dan arah seluruh pelayanan beliau sebagai gembala umat.
Pelayanan yang Menghidupkan
Selama lebih dari satu dekade menggembalakan umat di Keuskupan Ketapang, Mgr Pius Riana Prabdi telah menunjukkan kepemimpinan yang penuh keteladanan. Ia dikenal sebagai uskup yang tidak hanya hadir di pusat keuskupan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil, mengunjungi umat dengan penuh kasih dan perhatian.
Berbagai program pastoral telah digagas untuk memperkuat iman umat, meningkatkan kualitas kehidupan rohani, serta mempererat persaudaraan dalam Gereja. Pendidikan iman anak-anak, pembinaan kaum muda, serta pemberdayaan keluarga menjadi fokus utama dalam pelayanan beliau.
Ucapan dan Doa dari Umat
Dalam suasana penuh sukacita ini, RP Vitalis Nggeal, CP menyampaikan ucapan dan doa yang tulus:
“Selamat ulang tahun ke-59 untuk Bapa Uskup Mgr Pius Riana Prabdi. Kiranya Allah Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan berkat dalam menggembalakan umat di Keuskupan Ketapang. Semoga api berkat terus menyala bagi Gereja dan sesama.”
Ucapan tersebut juga didukung oleh Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP), Jeno Leo, serta Ketua II, Andreas Didik Eko Purwantoro, bersama seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.
Harapan ke Depan
Ulang tahun ke-59 ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen pelayanan dan kesetiaan pada panggilan. Umat berharap agar Bapa Uskup Mgr Pius Riana Prabdi senantiasa diberi kesehatan, kebijaksanaan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas penggembalaan.
Perjalanan hidup beliau menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa pelayanan yang dilandasi kasih akan membawa terang bagi dunia. Dalam semangat Serviens in Caritate, beliau terus menjadi tanda kehadiran Kristus di tengah umat.
Penutup
Perayaan ulang tahun ini bukan hanya milik pribadi, tetapi milik seluruh umat yang merasakan sentuhan kasih dalam pelayanan beliau. Dengan penuh syukur, Gereja di Ketapang bersatu dalam doa:
“Semoga Tuhan senantiasa memberkati langkah dan pelayanan Bapa Uskup. Ad multos annos!”
📍 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 5 Mei 2026

0 comments:
Posting Komentar