DALAM TERANG IMAN AKAN KEBANGKITAN KRISTUS

 


Umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Mengantar Kepergian Bapak Albertus Ambau dengan Doa dan Pengharapan Akan Kehidupan Kekal

Ketapang, 13 Juni 2026.Keluarga besar Lingkungan Kanak-Kanak Yesus, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, berduka cita atas berpulangnya salah satu anggota umat yang telah menjadi bagian dari perjalanan kehidupan menggereja di lingkungan dan paroki, yakni Bapak Albertus Ambau, yang wafat pada 12 Juni 2026 di Ketapang dalam usia 66 tahun.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, sanak saudara, sahabat, serta seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Namun di tengah duka yang dirasakan, Gereja Katolik mengajak seluruh umat untuk memandang peristiwa kematian dalam terang iman kepada Yesus Kristus yang telah wafat dan bangkit demi keselamatan umat manusia.

Sebagai umat beriman, kita percaya bahwa kehidupan manusia tidak berakhir di dunia ini. Kematian bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan pintu masuk menuju kehidupan yang baru bersama Allah. Karena itulah, setiap kali Gereja mengantar seorang anggota umat yang berpulang, Gereja selalu menghadirkan doa, Sabda Tuhan, dan Perayaan Ekaristi sebagai tanda pengharapan akan kebangkitan.

Ungkapan belasungkawa yang mendalam disampaikan oleh Pastor Kepala Ex Officio Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, RP. Vitalis Nggeal, CP.

Dalam pesannya, beliau menyampaikan:

"Saya sangat merasakan kehilangan Bapak Albertus Ambau. Namun iman kita mengajarkan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju kehidupan abadi. Terima kasih atas segala kebaikan dan pelayanan yang telah ia berikan selama hidupnya. Mari kita serahkan ia ke dalam pelukan kerahiman Ilahi."

Pesan tersebut menjadi sumber penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh umat bahwa harapan Kristiani tidak berhenti pada kematian. Kebangkitan Kristus merupakan jaminan bahwa mereka yang meninggal dalam iman akan dipanggil untuk mengambil bagian dalam kehidupan kekal bersama Allah.

Duka cita yang sama juga disampaikan oleh jajaran Dewan Pastoral Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.

Ketua I Dewan Pastoral Paroki (DPP), Bapak Jeno Leo, menyampaikan bahwa kehadiran almarhum selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan umat. Sikap persaudaraan, semangat kebersamaan, serta keterlibatan dalam kehidupan lingkungan menjadi kenangan yang akan selalu hidup di hati umat.

Senada dengan itu, Ketua II Dewan Pastoral Paroki (DPP), Bapak Andreas Didik Eko Purwantoro, mengajak seluruh umat untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi keluarga yang sedang mengalami masa dukacita. Menurut beliau, kehadiran umat dalam doa merupakan wujud nyata kasih Kristus yang hadir melalui sesama.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Ketua Lingkungan Kanak-Kanak Yesus, Bapak Dedy Candra, yang atas nama seluruh anggota lingkungan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya almarhum.

Beliau mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan almarhum agar memperoleh kebahagiaan abadi di surga serta memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Tuhan.

Sebagai ungkapan kasih dan penghormatan terakhir kepada almarhum, keluarga bersama umat Lingkungan Kanak-Kanak Yesus menyelenggarakan rangkaian doa dan perayaan liturgi di rumah duka yang beralamat di samping Mesjid Dalong, Jalan Dalong BTN Darusalam 2 Blok B Nomor 2, Sukaharja, Ketapang.

Rangkaian doa dimulai dengan Ibadat Arwah pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kemudian dilanjutkan dengan Misa Requiem pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai di rumah duka.

Pada malam harinya kembali dilaksanakan Ibadat Arwah pukul 19.30 WIB hingga selesai sebagai bentuk doa berkesinambungan yang dipersembahkan bagi keselamatan jiwa almarhum.

Puncak rangkaian penghormatan terakhir dilaksanakan melalui Ibadat Pelepasan Jenazah pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 11.00 WIB di rumah duka, sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Sungai Awan.

Selain itu, keluarga bersama umat lingkungan juga mengadakan Doa, Ibadat, dan Misa setiap pukul 19.00 WIB hingga hari ketujuh berturut-turut, sebagai wujud kasih dan iman Gereja yang senantiasa mendoakan saudara-saudari yang telah dipanggil Tuhan.

Dalam terang Sabda Tuhan, umat diajak untuk merenungkan bahwa kehidupan manusia berada di tangan Allah. Tuhan yang memberikan kehidupan juga Tuhan yang memanggil kembali setiap manusia pada waktu yang telah ditentukan-Nya.

Gereja percaya bahwa mereka yang meninggal dalam Kristus akan dibangkitkan bersama-Nya. Pengharapan inilah yang menjadi kekuatan bagi keluarga dan seluruh umat yang sedang berduka.

Karena itu, seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang bersama Pastor Kepala, Dewan Pastoral Paroki, pengurus lingkungan, keluarga, kerabat, dan sahabat mempersembahkan doa bagi almarhum Bapak Albertus Ambau.

Semoga Allah yang Maharahim mengampuni segala dosa dan kelemahannya, menerima segala kebaikan yang telah dilakukannya selama hidup, serta menganugerahkan kepadanya kebahagiaan kekal bersama para kudus di surga.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Tuhan Yesus Kristus memberikan penghiburan, kekuatan, kesehatan, dan damai sejahtera sehingga tetap teguh dalam iman dan pengharapan.

Selamat jalan menuju rumah Bapa di Surga.

Rest In Peace

ALBERTUS AMBAU
12 Juni 1960 – 12 Juni 2026

"Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati."

(Yohanes 11:25)

Requiescat in Pace. Amin.

📍 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal: 13 Juni 2026

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar