Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat: Oase Kedamaian di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Ketapang

                                                    Foto Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat
 

Ketapang, 26 Agustus 2024 – Terletak di tengah rimbunnya pepohonan dan suasana alam yang tenang, Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Ketapang, telah menjadi salah satu destinasi rohani yang menawan dan memikat hati para peziarah. Dengan keindahan yang memanjakan mata dan ketenangan yang meresapi jiwa, taman doa ini tidak hanya sekadar tempat ziarah, tetapi juga menjadi pusat spiritualitas yang menghadirkan keteduhan batin dan kehangatan iman bagi siapa saja yang datang.

                                                     Foto Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat

Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat dirancang sebagai ruang meditasi yang indah dan damai, di mana setiap sudutnya memancarkan aura spiritual yang mendalam. Patung Bunda Maria yang berdiri anggun di pusat taman menjadi simbol utama devosi umat yang datang untuk berdoa, memohon bimbingan, dan bersyukur atas berkat yang diterima. Dipercantik dengan hamparan bunga berwarna-warni dan rerumputan hijau yang tertata rapi, taman ini menjadi oase rohani yang menarik banyak umat untuk meluangkan waktu sejenak, menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Bukan hanya sekadar tempat berdoa pribadi, Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat juga sering menjadi tuan rumah berbagai kegiatan rohani yang memperkuat kebersamaan dan iman umat Paroki Santo Agustinus. Setiap minggu, umat berkumpul di sini untuk melaksanakan doa rosario bersama, merayakan hari-hari besar gerejawi, hingga mengadakan retret dan rekoleksi. Di tengah kesibukan, taman ini menawarkan ruang kontemplasi dan refleksi yang mendalam, di mana setiap doa yang dipanjatkan seolah mendapat jawaban melalui keheningan yang menenangkan.

Semangat gotong royong umat Paroki Santo Agustinus dalam menjaga dan merawat taman doa ini adalah salah satu faktor utama yang membuatnya tetap indah dan asri. Kegiatan kerja bakti rutin yang melibatkan semua kelompok lingkungan, dari anak-anak hingga lansia, mencerminkan kesatuan umat dalam iman dan kasih. Pada 26 Agustus 2024, kerja bakti besar-besaran kembali dilakukan di sekitar Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat. Dengan penuh semangat, umat membersihkan area taman, memperbaiki fasilitas, dan mempercantik lingkungan sekitar patung Bunda Maria. Kerja keras ini tidak hanya menghasilkan taman yang lebih indah, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan tanggung jawab umat dalam menjaga warisan rohani mereka.

Pastor Paroki Santo Agustinus, RP. Vitalis Nggeal, CP, mengapresiasi tinggi partisipasi umat dalam kegiatan ini. “Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat adalah bukti nyata dari cinta dan devosi kita kepada Tuhan dan Bunda Maria. Melalui upaya bersama ini, kita tidak hanya merawat taman secara fisik, tetapi juga memperkuat iman kita sebagai komunitas umat yang peduli dan saling mendukung,” ujarnya penuh syukur. Pastor Vitalis juga menekankan pentingnya menjaga taman doa ini sebagai tempat yang sakral, di mana setiap umat bisa menemukan ketenangan dan inspirasi rohani.

Tidak hanya Pastor Vitalis, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Agustinus, Bapak Jeno Leo, juga menyampaikan rasa syukurnya atas semangat umat yang selalu siap untuk berkontribusi. “Taman Doa ini adalah aset berharga yang kita miliki bersama. Kami berharap bahwa keindahan dan kedamaian taman ini terus menginspirasi setiap orang yang datang, baik umat paroki maupun peziarah dari tempat lain. Semoga taman ini menjadi tempat yang selalu memberikan pengharapan, kenyamanan, dan ketenangan batin,” ungkapnya.

Sementara itu, umat yang ikut serta dalam kegiatan kerja bakti ini juga merasakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri. “Kami merasa senang dan bangga dapat berpartisipasi dalam menjaga taman doa ini. Ini adalah wujud kecil pengabdian kami kepada Tuhan dan Gereja, serta ungkapan syukur atas segala berkat yang telah kami terima,” kata salah satu umat dengan penuh haru.

Sebagai penutup kegiatan kerja bakti, Pastor Vitalis memimpin doa bersama di depan patung Bunda Maria, mengucapkan syukur atas suksesnya acara dan memohon berkat bagi seluruh umat yang hadir. Suasana haru dan syukur memenuhi udara, seolah menggambarkan betapa besar kasih dan iman umat Paroki Santo Agustinus kepada Tuhan dan Bunda Maria.

Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat kini semakin mempesona dengan wajah barunya yang lebih segar dan tertata rapi. Taman ini akan terus menjadi tempat di mana umat bisa merasakan kehadiran Tuhan secara nyata, melalui doa yang hening dan refleksi yang mendalam. Dengan komitmen dan dedikasi umat Paroki Santo Agustinus, Taman Doa Bunda Maria Pembawa Rahmat siap menyambut lebih banyak peziarah dan menjadi titik terang iman di tengah hiruk-pikuk dunia.


Tim Komsos Paroki St. Agustinus Paya Kumang

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar