**Berita Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Keuskupan Ketapang: Misa Arwah 40 Hari Michael Amadeus Wijaya**


     Foto Romo Louis Antony Wijaya SCJ.Pimpin Misa  Arwah 40 Hari. Michael Amadeus Wijaya

*Ketapang, 4 November 2024* – Suasana penuh haru menyelimuti Rumah Bapak Surya Wijaya.Di Lingkungan Sta. Cesilia, Paroki Santo Agustinus, Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, saat umat berkumpul untuk mengenang 40 hari kepergian Michael Amadeus Wijaya, putra dari Bapak Surya Wijaya. Misa peringatan ini dipimpin oleh Romo Louis Antony Wijaya SCJ, seorang imam dari Keuskupan Palembang sekaligus paman dari almarhum. Romo Louis, yang juga merupakan dosen di Universitas Musi Charitas Palembang, memimpin ibadat dengan penuh khidmat.











Tampak hadir sejumlah anggota Dewan Pastoral Paroki (DPP), umat Paroki Santo Agustinus, serta keluarga besar almarhum yang berbondong-bondong datang untuk mengungkapkan doa dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, Hadir pula Ketua Bidang Pelayanan Kemasyarakatan, Bapak. Emerik Tody Hartono, yang turut memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka. Ketua Lingkungan Sta. Cesilia, Bapak Yohanes Suprastha, serta Ibu Fransiska Romana Sri Wijati juga hadir untuk mendampingi keluarga dalam doa bersama ini. Tim Kerja Lektor dan Pemazmur yang diwakili oleh Ibu Sutarti Rahayu, serta Tim Kerja Rumah Tangga Pastoran dan Ketua Lingkungan Sta. Lusia juga turut serta dalam misa tersebut.

Misa berjalan dengan penuh keheningan dan doa-doa penuh kasih bagi almarhum Michael Amadeus Wijaya, yang dikenang sebagai pribadi yang disayangi banyak orang. Kehadiran umat yang melimpah menjadi bukti betapa almarhum sangat sayangi dan dikenang dalam komunitas umat Paroki Santo Agustinus.

Homili Romo Louis Antony Wijaya SCJ

Bacaan Injil: Yohanes 6:37-40

“Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes. U: Dimuliakanlah Tuhan.”

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

Pada hari ini, kita berkumpul dalam perayaan Ekaristi mengenang 40 hari berpulangnya Michael Amadeus Wijaya. Dalam perjumpaan kita hari ini, bacaan Injil dari Yohanes mengingatkan kita akan janji keselamatan dan kehidupan kekal yang telah disediakan oleh Bapa bagi setiap umat-Nya.

Yesus berkata, “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” Janji ini mengajarkan kita tentang kasih Allah yang tidak pernah meninggalkan kita, meski dalam saat-saat penuh duka dan kehilangan. Tuhan berjanji bahwa siapa pun yang datang kepada-Nya tidak akan dibuang. Kita diundang untuk percaya kepada kasih Bapa yang kekal, yang tidak pernah mengabaikan kita bahkan setelah kehidupan ini berakhir.

Kehendak Bapa yang diungkapkan dalam Injil hari ini adalah supaya tak seorang pun dari kita hilang, melainkan dapat beroleh hidup yang kekal. Kehidupan almarhum Michael yang kita kenang hari ini adalah contoh dari kasih Bapa yang telah mengutus kita ke dunia ini untuk menghidupi kasih dan kebaikan. Meskipun secara fisik Michael sudah tiada, kita percaya bahwa ia telah dibangkitkan dalam cinta Tuhan dan beroleh hidup yang kekal bersama Bapa.

Sebagai keluarga besar, mari kita terus mendoakan Michael agar ia menikmati kedamaian abadi, dan kiranya doa-doa kita juga menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga kita semua diberi kekuatan dan pengharapan yang berasal dari Tuhan, dan melalui iman kita, kita dapat meyakini bahwa suatu hari kelak, kita akan dipersatukan kembali dalam kebahagiaan kekal bersama Allah.

Amin.


**Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang**  

**Tanggal: 4 November 2024**

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar