**Ketapang, Minggu 10 November 2024** – Pada Hari Minggu Biasa XXXII yang bertepatan dengan peringatan Santo Andreas Avelino dan Santo Leo Agung, Paus, umat Paroki Santo Agustinus Ketapang berkumpul dalam misa yang dipimpin oleh Romo RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP. Liturgi yang diwarnai hijau ini diisi dengan refleksi mendalam akan bacaan Injil Markus (Markus 12:38-44) yang menyoroti ketulusan dan ketaatan seorang janda miskin dalam memberi.
Dalam homilinya, Romo Oscar menyoroti teguran Yesus terhadap orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang lebih mengutamakan penghormatan dari orang lain ketimbang kerendahan hati yang tulus. Mereka sering kali menyalahgunakan kewenangan, mencaplok harta milik janda-janda sembari membungkus diri dalam doa panjang yang terlihat khusyuk, namun bertujuan untuk memperoleh pujian. Yesus mengingatkan para murid agar tidak terperdaya oleh sikap seperti ini, melainkan terinspirasi oleh seorang janda miskin yang mempersembahkan seluruh nafkahnya dengan penuh ketulusan.
“Yesus menjadi teladan bagi kita untuk hidup dalam kesederhanaan dan ketulusan, bukan untuk mencari penghormatan dari orang lain,” ujar Romo Oscar. “Janda miskin yang hanya memiliki sedikit, justru memberi yang terbaik dari hatinya tanpa berharap imbalan duniawi. Persembahannya tidak dinilai dari jumlah, tetapi dari pengorbanan dan cintanya yang tulus kepada Allah.”
Bacaan Injil hari ini menggugah hati umat, yang dihadapkan pada pilihan antara memberi dari kelimpahan atau memberi dari kekurangan, seperti yang dilakukan oleh janda miskin. Meskipun hanya dengan sedikit harta, janda ini menyerahkan seluruhnya kepada Allah, menjadikannya teladan kasih yang mengutamakan iman daripada materi.
Misa ini juga diiringi oleh nyanyian indah dari kor SMAS Pangudi Luhur Santo Yohanes Ketapang, yang menyemarakkan suasana dan membantu umat semakin mendalami pesan Injil hari ini. Dengan penghayatan yang mendalam, umat menyerap pesan tentang ketulusan dalam memberi dan kesungguhan dalam melayani Allah dengan sepenuh hati.
"Semoga melalui keteladanan janda miskin ini, kita semua terdorong untuk memberi bukan hanya dari kelimpahan, tetapi dari hati yang penuh kasih dan pengabdian,” ungkap Romo Oscar menutup homilinya. “Kita diajak untuk mengandalkan Tuhan dan mempersembahkan yang terbaik, bukan demi pujian manusia, tetapi demi kasih kita kepada-Nya.”
**BACAAN INJIL:**
_Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 12:38-44_
“Janda miskin ini telah memberi lebih banyak daripada semua orang lain.”
**Penulis: Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang**
**Tanggal: 10 November 2024**
.jpg)


0 comments:
Posting Komentar