*Ketapang, 13 November 2024* Menteri Agama Republik Indonesia,
Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., menghadiri acara puncak perayaan 100 tahun
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang berlangsung di kantor KWI, Jakarta
Pusat. Kehadiran beliau mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam momen istimewa
ini yang sekaligus menandai peran penting KWI dalam perjalanan bangsa.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk hadir di acara
puncak perayaan 100 tahun Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), mewakili Bapak
Presiden Prabowo Subianto. Momen ini mengingatkan kita pada perjalanan panjang
penuh perjuangan dalam memperkokoh komitmen pada perdamaian, keberagaman, dan
persatuan bangsa,” ungkap Prof. Nasaruddin dalam sambutannya.
Dalam pidatonya, Menteri Agama menyoroti pentingnya peran
agama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat
Indonesia. Menurutnya, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana agama dapat
menjadi kekuatan yang mempersatukan bangsa.
“Di tengah berbagai tantangan zaman, kolaborasi antara pemerintah dan pemuka agama menjadi kunci untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan. Semoga perayaan ini semakin mempererat dialog lintas umat dan memperkuat sinergi antara pemerintah serta lembaga keagamaan,” lanjutnya.
Foto Para Uskup.Bersama Menag Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., saat menghadiri peringatan 100 Tahun KWIProf. Nasaruddin juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi
KWI dalam mewujudkan dialog lintas umat beragama dan mendukung pemerintah dalam
menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menegaskan, semangat
kerja sama antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam
menghadapi berbagai tantangan, baik dalam bidang sosial, budaya, maupun
politik.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 13 November 2024 ini
dihadiri oleh para uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia, tokoh lintas
agama, dan perwakilan pemerintah. Perayaan 100 tahun KWI juga menjadi momentum
refleksi atas kontribusi Gereja Katolik dalam kehidupan bangsa selama satu abad
terakhir.
Mengakhiri sambutannya, Menteri Agama mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama demi mewujudkan Indonesia yang damai, harmonis, dan berkeadilan. “Bersama-sama, mari kita wujudkan Indonesia yang damai, harmonis, dan berkeadilan,” tutup Prof. Nasaruddin dengan penuh optimisme.
Perayaan ini sekaligus menandai semangat baru bagi KWI dalam
menjalankan misinya untuk mendukung perdamaian, keberagaman, dan keadilan
sosial di Indonesia.
**Penulis: Tim Komsos Paroki
Santo Agustinus Paya Kumang**
**Tanggal: 15 November 2024**


0 comments:
Posting Komentar