Pesan Rohani Sederhana yang Menyapa Jiwa: Refleksi Pagi dari Prodiakon Yohanes Suprastha


Foto Bapak.Yohanes Suprastha

                            Pesan Rohani Sederhana yang Menyapa Jiwa: Refleksi Pagi dari                              Prodiakon Bapak.Yohanes Suprastha

Ketapang, 28 Mei 2025.Dalam kesunyian pagi yang masih menyisakan embun, tepat pukul 07.04 WIB, sebuah pesan rohani sederhana hadir menyapa hati umat Katolik di Ketapang. Bapak Yohanes Suprastha, seorang Prodiakon yang melayani dengan penuh kasih di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, membagikan sebuah refleksi mendalam melalui status WhatsApp miliknya. Meski singkat, isi pesan tersebut bagaikan embun segar yang menyejukkan jiwa dan membuka ruang kontemplasi bagi siapa pun yang membacanya.N

Status WhatsApp Bapak Yohanes Suprastha

Pesan itu berbunyi:

Suami:
Menjadi kepala keluarga bukan berarti untuk mendominasi istri dan keluarga.
Melainkan memimpin dengan kasih dan saling menghargai.

Dalam lanskap digital yang kerap dipenuhi oleh pesan cepat dan dangkal, status yang diunggah oleh Bapak Yohanes ini terasa seperti nyala lilin di tengah gelap: kecil namun bermakna, tenang namun mampu menerangi. Kata-kata tersebut mengingatkan kita akan peran suami dalam keluarga bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan kasih, pemimpin yang mengayomi, dan pribadi yang menciptakan keharmonisan melalui sikap saling menghormati.

Refleksi ini tidak hanya relevan bagi mereka yang telah menjalani kehidupan pernikahan, tetapi juga bagi siapa pun yang sedang mempersiapkan diri membangun keluarga, bagi anak-anak yang menyaksikan dinamika orang tua mereka, dan bahkan bagi para pelayan Gereja yang terus mewartakan nilai-nilai injili dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak Yohanes Suprastha, yang dikenal oleh umat sebagai sosok yang rendah hati, sabar, dan bijak dalam melayani, telah menunjukkan bahwa pewartaan iman tidak selalu harus dalam bentuk kotbah panjang atau perayaan liturgi megah. Sebuah pesan yang lahir dari hati dan dipenuhi kasih Kristiani, mampu menjadi sarana evangelisasi yang kuat menyentuh, menyadarkan, dan membimbing.

Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, yang terus bertumbuh dalam iman dan pelayanan, patut bersyukur memiliki figur-figur pelayan awam seperti Bapak Yohanes. Pesan-pesan semacam ini memperkaya kehidupan iman umat dan membangun budaya spiritual yang sederhana namun kokoh. Dalam dunia yang semakin cepat dan penuh distraksi, kehadiran pesan-pesan rohani seperti ini mengingatkan kita untuk berhenti sejenak, merenung, dan kembali ke nilai-nilai dasar Injil: kasih, penghargaan, dan tanggung jawab dalam keluarga.

Semoga benih-benih kasih yang ditabur melalui pesan rohani sederhana ini bertumbuh dalam hati umat, menghasilkan buah kesetiaan, kelembutan, dan keharmonisan dalam setiap rumah tangga Katolik. Dan semoga semakin banyak pribadi, baik di lingkungan gereja maupun masyarakat luas, terinspirasi untuk menyebarkan kebaikan yang menyejukkan walau hanya melalui satu baris kalimat yang tulus dan penuh kasih.

Penulis:Tim Komsos Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:  28  Mei 2025


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar