MISA KAMIS BIASA VII PASKAH DAN PERINGATAN SANTO BONIFASIUS: AJAKAN UNTUK HIDUP DALAM KESATUAN DAN KASIH ALLAH
Ketapang, 5 Juni 2025. Umat Katolik Paroki Santo Agustinus Paya Kumang mengikuti Misa Kudus pada Kamis pagi (5/6), bertepatan dengan Hari Kamis Biasa Pekan VII Paskah serta peringatan wajib Santo Bonifasius, Uskup dan Martir, dan Santo Ferdinandus Constante, Martir. Liturgi yang menggunakan warna merah ini sekaligus menjadi bagian dari Novena Roh Kudus hari ketujuh menjelang Hari Raya Pentakosta.
Misa dipersembahkan oleh RP. Vitalis Nggeal, CP., didampingi oleh Pastor Vikaris ex officio, RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP. Liturgi dimeriahkan oleh koor dari Lingkungan Santa Lusia yang dipimpin oleh dirigen Ibu Fransiska Romana Sri Wijati dan Ibu Sutarti Rahayu. Tugas lektor dibawakan oleh Ibu Heny dari Lingkungan Rafael dengan khidmat.
Dalam homilinya, RP. Vitalis Nggeal, CP., menyampaikan permenungan mendalam berdasarkan Injil Yohanes yang dibacakan hari ini, tentang kerinduan Yesus agar para murid-Nya bersatu dan hidup bersama-Nya dalam kemuliaan kekal. “Yesus tidak ingin berpisah dari kita, umat-Nya. Ia rindu agar kita bersatu dengan-Nya, bukan hanya sekarang, tetapi dalam kemuliaan abadi di surga,” ujar RP. Vitalis.
Ia menggarisbawahi bahwa hidup bersama Tuhan adalah hidup dalam kasih, kekudusan, dan kesatuan. “Tuhan telah mendoakan kita agar kita bersatu. Namun, persatuan itu bukan terjadi otomatis. Kita harus aktif menjalin relasi pribadi dengan Tuhan melalui doa, Ekaristi, dan sabda-Nya. Hidup kita pun harus memancarkan kekudusan dan kesetiaan dalam panggilan masing-masing,” jelasnya.
RP. Vitalis mencontohkan Santo Bonifasius yang diperingati hari ini sebagai teladan dalam pengorbanan dan kesetiaan iman. “Kesaksian dan pengorbanan para martir adalah benih Gereja. Kesetiaan dan kesungguhan kita dalam menjalani panggilan hidup pun menjadi kesaksian iman yang membuahkan buah keselamatan bagi sesama.”
Ia juga mengajak umat untuk berefleksi: apakah kesatuan dan kasih menjadi wajah nyata dalam komunitas kita? “Yesus berdoa agar kita menjadi satu, agar dunia percaya bahwa Bapa mengutus-Nya. Apakah paroki kita, komunitas kita, keluarga kita, telah mencerminkan kasih yang mengundang dan menginspirasi orang lain untuk mengenal Kristus?” tantangnya.
RP. Vitalis mengakhiri homili dengan mendoakan agar kata-kata terakhir doa Yesus menjadi doa kita semua: “Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”
Misa ditutup dengan suasana penuh harapan dan semangat pembaruan iman menjelang Hari Raya Pentakosta. Umat diajak untuk terus menjadi saksi kasih Kristus di tengah dunia yang haus akan kesatuan dan pengharapan, seraya melanjutkan Novena Roh Kudus hari ketujuh dengan penuh devosi dan pengharapan akan pencurahan Roh Kudus.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 5 Juni 2025




0 comments:
Posting Komentar