Camp Pria Sejati Katolik: Gerakan Roh Kudus yang Membangun Kembali Martabat Pria dan Keluarga Katolik
Pemulihan Pria, Pemulihan Keluarga
Pria Sejati Katolik bukan sekadar sebuah retret biasa, melainkan sebuah gerakan rohani yang menjadi bengkel pemulihan keluarga. Dengan dasar spiritual yang kokoh dan pendekatan yang menyentuh hati, para peserta dibimbing untuk mengenal kembali jati dirinya sebagai pria sejati di mata Allah—sebagai imam, nabi, dan raja dalam keluarganya. Gerakan ini mempercayai bahwa ketika seorang pria dipulihkan, maka keluarga akan turut dipulihkan. Ketika keluarga dipulihkan, masyarakat pun akan ikut dikuatkan.
Sejalan dengan visinya, gerakan ini membawa para pria kepada pertobatan sejati, agar mereka dapat mencapai keserupaan dengan Kristus (Roma 8:29). Seorang pria sejati adalah pria yang memiliki karakter Kristus: penuh kasih, tegas dalam kebenaran, berani mengampuni, dan rendah hati dalam pelayanan.
Misi Pemuridan yang Tak Berhenti
“Melakukan pemuridan keluarga secara berkesinambungan supaya hidupnya berpusat kepada Yesus Kristus,” menjadi misi utama gerakan ini. Pemuridan bukan hanya sebatas teori, namun diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam keluarga, di tempat kerja, dan dalam komunitas gerejani. Gerakan ini menyatukan kekuatan Kitab Suci, Tradisi Suci, dan Magisterium Gereja sebagai landasan pembinaan iman.
Retret ini menekankan pentingnya membuka hati, berserah diri, dan mengalami kehadiran Tuhan secara nyata. Lagu pujian, kesaksian nyata, pengajaran Firman, dan pelayanan doa menjadi pintu masuk bagi para pria untuk mengalami transformasi hidup. Dalam retret ini, Tuhan hadir sebagai "montir utama" yang memperbaiki dan memulihkan hati yang hancur, relasi yang retak, dan jiwa yang kosong.
Bagian dari Catholic Blessed Family (CBF)
Camp Pria Sejati Katolik (Priskat) merupakan bagian dari program Catholic Blessed Family (CBF), bersama dengan tiga program lainnya: Catholic Young Boys (CYB), Catholic Young Girls (CYG), dan Catholic Wise Woman (CWW). Seluruh program ini membentuk satu kesatuan visi yang kokoh: membangun rumah tangga Katolik yang bahagia dan kudus, dengan pria dan wanita yang memiliki spiritualitas sejati, serta generasi muda yang tangguh dalam iman.
CBF telah terdaftar pada Vikaris Episkopal Kategorial Keuskupan Agung Jakarta sejak 2013 dan tergabung dalam Pertemuan Mitra Kategorial (PEMIKAT). Visi dan misinya berfokus pada pemulihan keluarga melalui pembentukan pria, wanita, dan remaja agar menjadi pribadi yang serupa dengan Kristus.
Didirikan oleh Dokter dengan Visi Ilahi
Gerakan ini dipelopori oleh dr. Laurentius Suliadi Limansantoso bersama sang istri, Naniek Natalia. Dengan latar belakang medis dan pengalaman hidup yang dalam, dr. Laurentius merasa terpanggil untuk membangkitkan kembali kesadaran para pria akan peran mulianya dalam keluarga dan masyarakat. Seorang pria bukan hanya sekadar kepala keluarga, tetapi juga gembala yang ditugaskan Tuhan untuk membimbing, melindungi, dan melayani.
Dari Indonesia untuk Bangsa dan Dunia
Meski bermula dari konteks Katolik, Camp Pria Sejati Katolik bersifat terbuka dan inklusif. Gerakan ini mengedepankan kasih Tuhan yang universal, tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau golongan. Pria dari berbagai denominasi Kristen maupun agama lain turut merasakan dampak dan pemulihan melalui camp ini. Dalam hal ini, Camp Priskat adalah gerakan Roh Kudus yang mengatasi batas-batas teologis dan membawa kasih Tuhan ke dalam hati setiap pria.
Jejak sejarah gerakan ini bermula dari Christian Men’s Network (CMN) yang didirikan oleh Edwin Louis Cole di Amerika Serikat pada 1977. Di Indonesia, CMN mulai masuk tahun 1997 dan diresmikan secara internasional tahun 1999. Kini, telah lebih dari seribu gereja di 29 provinsi yang terlibat aktif, dan ratusan ribu pria telah mengikuti Camp Pria Sejati Katolik.
Kesimpulan: Pria Sejati adalah Pilihan, Bukan Warisan
“Menjadi laki-laki adalah masalah kelahiran, tetapi menjadi pria sejati adalah masalah pilihan.” Slogan ini menjadi roh utama dari Camp Pria Sejati Katolik. Dalam dunia yang penuh tantangan, gerakan ini menegaskan bahwa kesempurnaan seorang pria dan keserupaan dengan Kristus adalah hal yang tak terpisahkan. Lewat camp ini, para pria dididik untuk menjadi pelayan yang tangguh, ayah yang penuh kasih, suami yang setia, dan pribadi yang berintegritas dalam Kristus.
Camp Pria Sejati Katolik bukan hanya menyentuh kehidupan pribadi para pria, tetapi telah menjadi alat Tuhan untuk memulihkan banyak keluarga dan komunitas. Maka benarlah, “Beautiful family, beautiful Church.” Dan semuanya dimulai dari satu pilihan: menjadi pria sejati dalam Kristus.
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 30 Juli 2025

0 comments:
Posting Komentar