Panggilan Tuhan: Menjadi Saksi Kasih-Nya di Tengah Dunia

 

Foto RP. Vitalis Nggeal, CP

Panggilan Tuhan: Menjadi Saksi Kasih-Nya di Tengah Dunia

Ketapang, 9 Juli 2025.Umat Katolik Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, hari ini kembali disegarkan dengan renungan harian yang meneguhkan hati dan menggerakkan semangat pelayanan. Dalam renungannya, RP. Vitalis Nggeal, CP., mengajak setiap umat merenungkan makna mendalam dari “Panggilan Tuhan” yang menjadi tema bacaan Injil hari Rabu Biasa Pekan XIV ini.

Bacaan Injil diambil dari Matius 10:1-7, di mana Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberikan mereka kuasa untuk mengusir roh jahat serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melalui sabda ini, RP. Vitalis menekankan bahwa panggilan Tuhan bukanlah hanya untuk para imam, biarawan, atau biarawati, melainkan bagi setiap orang beriman yang telah dibaptis dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

RP. Vitalis menguraikan bahwa panggilan Tuhan bersifat pribadi, penuh kasih, dan mendesak. Setiap umat dipanggil untuk mengambil bagian dalam karya keselamatan Allah dengan cara mewartakan Kerajaan Surga melalui kehidupan sehari-hari. “Panggilan ini adalah undangan untuk mewartakan kasih, kebaikan, kejujuran, dan sukacita Injil di tengah dunia yang penuh tantangan,” tegasnya.

Ia mengingatkan, banyak orang salah memahami panggilan sebagai tugas yang hanya dapat dilakukan di altar atau biara. Padahal, melalui baptisan dan penguatan Roh Kudus, setiap umat Katolik diberikan kuasa rohani untuk menghadirkan Kerajaan Allah di mana pun mereka berada, entah di kantor, sekolah, keluarga, komunitas, atau bahkan di jalanan. Dengan kata lain, hidup sehari-hari kita adalah medan pewartaan Injil itu sendiri.

RP. Vitalis menambahkan bahwa dalam Injil hari ini, Yesus memilih para murid-Nya secara khusus, satu per satu, menandakan bahwa Tuhan mengenal setiap pribadi secara mendalam. “Ia memanggil kita bukan karena kita sempurna, tetapi karena kasih-Nya yang ingin menjadikan kita alat di tangan-Nya,” ujarnya. Setiap orang, meskipun merasa tidak layak, tetap dapat dipakai Tuhan untuk menjadi saksi cinta-Nya di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, RP. Vitalis mengajak umat untuk meneladani cara Yesus mengutus murid-Nya, yakni dengan mendahulukan mereka yang terdekat, sebagaimana Yesus mengutus murid pertama-tama kepada bangsa Israel sebelum kepada bangsa lain. Hal ini menegaskan bahwa panggilan pewartaan dimulai dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman, dan tetangga, sebelum meluas ke lingkungan yang lebih besar. Dengan menyebarkan kasih dalam lingkup kecil, terang Kristus akan terus merambat menjangkau banyak jiwa.

Di akhir renungannya, RP. Vitalis berpesan bahwa tugas pewartaan ini bukanlah memaksa orang menjadi Katolik, tetapi menghadirkan kasih, damai, dan sukacita Allah kepada siapa saja tanpa pandang agama, suku, atau status. “Ketika kita bersikap baik, jujur, menghibur yang sedih, menolong yang lemah, dan menegakkan kebenaran, saat itulah kita menjalankan panggilan Tuhan,” katanya menegaskan.

Renungan ini ditutup dengan doa sederhana yang memohon kekuatan kepada Tuhan agar setiap umat dapat menjalani panggilan-Nya dengan setia:

“Ya Yesus, kami bersyukur Engkau memanggil setiap kami untuk mewartakan Kerajaan Surga serta mencurahkan kuasa pada setiap kami. Bimbinglah kami dalam menjalani panggilan sehingga warta kasih, sukacita, dan kebaikan-Mu dapat tersebar dan dirasakan oleh sesama di sekitar kami. Bunda Maria, jagalah kami. Amin.”

Hari ini, Gereja juga memperingati Santa Veronika dari Binasko, Perawan; Santo Adrian Fortoscue, Martir; dan kesembilan belas Martir kota Gorkum, dengan warna liturgi hijau sebagai tanda harapan dan pertumbuhan iman di masa biasa ini.

Melalui panggilan Tuhan, setiap umat diajak untuk selalu bersikap rendah hati, berani berkata “ya,” serta menjadi saksi kasih-Nya yang hidup dan nyata di dunia. Renungan hari ini menjadi pengingat bahwa dalam kelemahan dan keterbatasan kita, kasih dan kuasa Tuhan akan menyempurnakan setiap langkah pelayanan kita menuju keselamatan kekal.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   9  Juli 2025 


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar