Renungan Harian: Menjadi Pilihan Tuhan .Oleh: RP. Vitalis Nggeal, CP


Foto RP. Vitalis Nggeal, CP

Paroki Santo Agustinus Paya Kumang  Keuskupan Ketapang

Renungan Harian: Menjadi Pilihan Tuhan
Oleh: RP. Vitalis Nggeal, CP
Kamis, 21 Agustus 2025 | PW St. Pius X, Paus dan Pengaku Iman | Warna Liturgi Putih
Bacaan Injil: Matius 22: 1–14

Ketapang, 21 Agustus 2025.Umat Katolik di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, kembali diajak untuk memperdalam iman melalui renungan harian yang disampaikan oleh RP. Vitalis Nggeal, CP. Pada Kamis Biasa Pekan XX ini, yang juga merupakan Peringatan Wajib Santo Paus Pius X, Paus dan Pengaku Iman, Gereja mengajak umat beriman untuk merenungkan bacaan Injil dari Matius 22:1–14, dengan tema utama “Menjadi Pilihan Tuhan.”

Dalam renungan yang penuh makna tersebut, RP. Vitalis menggarisbawahi bahwa kehidupan iman dapat diibaratkan seperti sebuah kompetisi besar. Sama seperti dalam perlombaan atau seleksi, banyak orang terpanggil untuk mendaftar dan ikut serta, bahkan mencapai ribuan, namun pada akhirnya hanya sedikit yang dipilih sebagai pemenang. Analogi ini kemudian diterapkan pada kehidupan rohani: Allah memanggil seluruh umat manusia untuk mengikuti-Nya dan setia dalam tugas perutusan, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar mampu bertahan dan layak menjadi pilihan Tuhan.

Dalam hidup beriman, Tuhan memanggil semua orang tanpa terkecuali. Namun, tidak semua mampu menjawab panggilan itu dengan setia. Ada banyak tantangan, godaan, dan kesulitan yang membuat manusia mudah menyerah. Oleh karena itu, hanya mereka yang sungguh setia dan taat yang akhirnya dipilih untuk mengalami kebahagiaan bersama Tuhan di surga,” ungkap RP. Vitalis dalam renungannya.

Beliau mengajak umat untuk secara serius merefleksikan pertanyaan mendasar: Apakah kita tergolong di antara yang dipanggil saja, atau juga termasuk di antara yang dipilih? Pertanyaan ini, menurut RP. Vitalis, seharusnya menggugah setiap orang untuk tidak berpuas diri hanya karena sudah menjadi bagian dari Gereja. Lebih dari itu, iman harus dihidupi dalam keseharian melalui ketaatan pada perintah Tuhan dan kesetiaan dalam melaksanakan tanggung jawab perutusan.

Caranya jelas, yakni dengan setia mengikuti seluruh perintah dan kehendak Tuhan. Hanya dengan kesetiaan itulah kita layak menjadi pilihan-Nya. Semoga kita semua tidak hanya berhenti pada panggilan, tetapi juga sungguh layak dipilih untuk hidup kekal bersama-Nya,” lanjutnya.

Renungan ini juga disertai ajakan untuk meneladani Santo Paus Pius X, yang diperingati hari ini. Sosok Paus yang dikenal dengan semangat kesederhanaan, cinta akan Ekaristi, dan pembaruan hidup rohani umat, menjadi teladan nyata bagaimana kesetiaan dan keteguhan iman membuat seseorang sungguh menjadi pilihan Allah.

Renungan ditutup dengan doa syukur dan permohonan:

“Yesus yang penuh kasih, kami bersyukur Engkau telah memanggil setiap kami untuk mengikuti Engkau dan berjalan bersama menuju keselamatan sejati. Bimbinglah kami agar tetap setia berjalan bersama-Mu hingga akhirnya kami layak menjadi pilihan-Mu yang berbahagia bersama-Mu di surga. Bunda Maria, doakanlah kami. Amin.”

Dengan semangat ini, umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang diingatkan kembali akan panggilan hidup Kristiani: bukan hanya sekadar hadir dan dipanggil, melainkan sungguh setia hingga akhirnya dipilih. Renungan ini menjadi kekuatan rohani bagi seluruh umat agar tetap teguh dalam iman, setia dalam perjuangan, dan terus berusaha hidup sesuai kehendak Tuhan.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   21 Agustus  2025


About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar