Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Siap Rayakan Bulan Kitab Suci Nasional 2025 dengan Khidmat dan Meriah
Ketapang, 3 September 2025.Umat Katolik di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Ketapang, tengah bersiap menyambut rangkaian perayaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025 dengan penuh sukacita iman. Melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Bidang Liturgi, Bapak Hendrikus Hendri, S.S., diumumkan sejumlah agenda penting yang akan berlangsung mulai Jumat, 5 September 2025, hingga puncak perayaan pembukaan BKSN pada Minggu, 7 September 2025.
Pengumuman ini tidak hanya menyangkut jadwal Misa dan liturgi, tetapi juga menekankan kesiapan seluruh petugas pelayanan, baik misdinar, lektor, organis, maupun umat yang ambil bagian dalam koor dan dekorasi. Semua diarahkan agar perayaan iman ini berjalan lancar, tertib, dan sungguh menjadi momen istimewa untuk mendekatkan umat pada Sabda Allah.
1. Misa Jumat Pertama Bulan: Khusus dengan Adorasi
Agenda pertama yang diumumkan adalah perayaan Misa Jumat Pertama Bulan pada 5 September 2025 pukul 18.00 WIB. Misa ini akan diiringi dengan Adorasi Sakramen Mahakudus sebagai bentuk penghormatan dan penguatan iman umat.
Dalam pengumuman, Ketua Bidang Liturgi menegaskan bahwa jumlah misdinar yang bertugas cukup empat orang saja. Hal ini menyesuaikan kebutuhan liturgi yang lebih sederhana dibandingkan perayaan besar.
“Petugas liturgi lainnya menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan,” tulis Hendrikus Hendri dalam surat resmi tersebut. Dengan demikian, umat dan para pelayan liturgi diminta untuk mengatur diri sebaik mungkin agar perayaan berlangsung dengan khidmat tanpa mengurangi makna rohani yang terkandung.
2. Misa Pembukaan BKSN Dialihkan ke Sabtu Sore dan Minggu
Agenda kedua menyangkut perubahan jadwal. Misa Pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2025 yang semula direncanakan pada hari Jumat, resmi dialihkan ke Sabtu sore (6 September 2025) dan Minggu (7 September 2025).
Keputusan ini diambil agar perayaan pembukaan dapat berlangsung dengan lebih banyak partisipasi umat, mengingat kehadiran umat pada Sabtu sore dan Minggu biasanya lebih padat. Dengan demikian, seluruh rangkaian liturgi akan lebih hidup dan meriah, sesuai semangat BKSN yang menekankan pentingnya umat beriman mencintai, membaca, dan menghidupi Kitab Suci dalam keseharian.
3. Perayaan Meriah pada Minggu, 7 September 2025
Puncak sukacita umat akan dirasakan pada Minggu, 7 September 2025, ketika perayaan pembukaan BKSN digelar secara meriah dengan perarakan dari pintu utama gereja.
Dalam surat pengumuman disebutkan bahwa jumlah misdinar yang bertugas adalah tujuh orang lengkap, sebagai simbol perayaan agung dan penuh semarak. Adapun pada Misa Sabtu sore, jumlah misdinar tetap empat orang seperti biasanya.
Perarakan dari pintu utama menjadi lambang bahwa umat diundang untuk memasuki bulan khusus Kitab Suci dengan penuh kegembiraan dan komitmen. Kitab Suci akan ditempatkan secara khusus di mimbar besar, menghantar umat untuk sungguh memusatkan hati dan hidup pada Sabda Tuhan sepanjang bulan September.
4. Nyanyian Pembuka Menyesuaikan Intensi
Aspek musikal liturgi juga mendapat perhatian khusus. Ketua Bidang Liturgi meminta agar nyanyian pembuka disesuaikan dengan intensi utama perayaan Ekaristi, baik untuk Misa Jumat Pertama Bulan maupun Misa Pembukaan BKSN 2025.
Hal ini sejalan dengan semangat Gereja Katolik yang selalu menekankan keselarasan antara liturgi, musik, dan doa umat. Nyanyian bukan sekadar hiasan, melainkan sarana untuk membawa umat masuk dalam suasana doa, mengarahkan hati kepada Tuhan, dan menyatu dalam semangat perayaan.
Dengan demikian, para organis, dirigen, dan anggota koor diminta mempersiapkan lagu-lagu yang mendukung suasana liturgi, dengan tetap menekankan tema utama yaitu penghormatan pada Sabda Allah.
5. Dekorasi Mimbar Alkitab Besar
Persiapan visual juga tidak luput dari perhatian. Mulai Sabtu siang (6 September 2025), tim dekorasi akan mulai menghias Mimbar Alkitab Besar.
Dekorasi ini bukan sekadar mempercantik gereja, tetapi juga menjadi lambang penghormatan Gereja terhadap Kitab Suci sebagai sumber iman. Penempatan Alkitab di mimbar besar dengan dekorasi khusus akan menjadi pusat perhatian umat selama BKSN berlangsung, mengingatkan semua orang akan pentingnya Sabda Tuhan dalam hidup sehari-hari.
Makna Bulan Kitab Suci Nasional bagi Umat Katolik
Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) dirayakan setiap bulan September di seluruh Gereja Katolik Indonesia. Tradisi ini bertujuan untuk meneguhkan kecintaan umat terhadap Kitab Suci sebagai dasar iman dan pedoman hidup.
Dalam konteks Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, BKSN 2025 diharapkan menjadi momentum bagi umat untuk:
-
Meningkatkan kebiasaan membaca Kitab Suci secara pribadi maupun bersama keluarga.
-
Menghidupi ajaran Yesus dalam kehidupan sehari-hari.
-
Menumbuhkan kebersamaan umat dalam mendalami dan mewartakan Sabda Allah.
-
Mengajak anak-anak, remaja, OMK, hingga orang tua untuk menemukan sukacita dalam Sabda Tuhan.
Kesiapan Umat dan Para Pelayan Liturgi
Menjelang perayaan, berbagai kelompok pelayanan di paroki telah mempersiapkan diri. Kelompok koor berlatih lagu-lagu liturgi dengan penuh semangat, para misdinar membagi tugas, sementara tim dekorasi menata altar dan mimbar dengan indah.
Ketua Bidang Liturgi, Hendrikus Hendri, menegaskan bahwa semangat pelayanan harus dijalankan dengan penuh sukacita. “Semua persiapan ini bukan hanya soal teknis, tetapi ungkapan cinta umat kepada Tuhan melalui liturgi yang indah dan bermakna,” ujarnya.
Harapan Pastor Kepala dan Pastor Vikaris
Pastor Kepala ex officio RP. Vitalis Nggeal, CP, dalam pesannya menekankan bahwa perayaan BKSN bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbarui iman.
“Setiap kali kita membuka Kitab Suci, kita membuka hati kita untuk mendengarkan suara Tuhan. Semoga umat sungguh menjadikan Sabda Allah sebagai pelita hidup, bukan hanya selama bulan September, tetapi sepanjang hidup,” ungkap Pastor Vitalis.
Sementara itu, Pastor Vikaris ex officio RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, menambahkan bahwa BKSN adalah undangan untuk seluruh umat agar semakin akrab dengan Sabda Allah.
“Kitab Suci adalah makanan rohani yang meneguhkan kita setiap hari. Jangan sampai kita hanya membukanya saat di gereja, tetapi mari kita bawa Sabda Tuhan ke rumah-rumah kita, ke meja makan keluarga kita, dan ke dalam pekerjaan sehari-hari,” pesan Pastor Oscar.
Antusiasme Umat Menyambut BKSN 2025
Banyak umat menyampaikan antusiasme mereka dalam menyambut BKSN.
Clara, seorang guru Sekolah Minggu, mengatakan: “Saya sudah menyiapkan aktivitas khusus bersama anak-anak untuk bulan Kitab Suci ini. Kami akan membuat lomba bercerita Kitab Suci supaya anak-anak semakin mencintai Sabda Tuhan.”
Santo, seorang OMK, mengaku gembira dengan perarakan pembukaan. “Kalau ada perarakan dari pintu utama, suasana jadi lebih meriah. Rasanya seperti sungguh-sungguh memasuki perayaan besar,” katanya.
Penutup: Ajakan untuk Berpartisipasi Aktif
Dengan diumumkannya jadwal resmi ini, seluruh umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang diundang untuk mengambil bagian aktif dalam setiap perayaan.
Misa Jumat Pertama dengan Adorasi, Misa Pembukaan BKSN di Sabtu sore, serta perayaan meriah pada Minggu pagi menjadi kesempatan berharga untuk bersama-sama menghidupi Sabda Allah.
Ketua Bidang Liturgi, Hendrikus Hendri, menutup pengumumannya dengan ucapan terima kasih:
“Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas pelayanannya. Salam hormat.”
📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 3 September 2025

0 comments:
Posting Komentar