Misa Arwah 40 Hari Almarhum Bapak Bernardus Erwin Candra: Ungkapan Iman, Doa, dan Kasih Keluarga serta Umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

 

Foto RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP.Pimpin Misa

Misa Arwah 40 Hari Almarhum Bapak Bernardus Erwin Candra: Ungkapan Iman, Doa, dan Kasih Keluarga serta Umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Ketapang, 15 Desember 2025.Dalam suasana khidmat, penuh doa, dan sarat makna iman, Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang, menggelar Misa Arwah 40 Hari bagi Almarhum Bapak Bernardus Erwin Candra. Perayaan Ekaristi ini dilangsungkan pada Senin malam, 15 Desember 2025, bertempat di rumah duka, kediaman Ibu Gresna istri almarhum yang beralamat di BTN Permata Dalong 3 Blok B.13, Ketapang. Misa dimulai pukul 18.30 WIB dan berakhir sekitar 20.00 WIB, dihadiri oleh keluarga besar, umat lingkungan, para sahabat, rekan kerja, serta para suster OSA yang turut hadir untuk menyatukan doa dan pengharapan akan hidup kekal.









Misa sebagai Wujud Iman dan Pengharapan

Misa Arwah 40 Hari ini dipimpin oleh Pastor RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP, yang dengan penuh penghayatan membimbing umat dalam doa dan perayaan Ekaristi. Dalam pelaksanaan liturgi, Pastor Oscar didampingi oleh Bapak Dedy Candra, Prodiakon, yang turut membantu pelayanan altar. Sejak awal misa, umat diajak memasuki suasana doa yang hening dan reflektif melalui lagu-lagu rohani bernuansa arwah yang mengarahkan hati kepada Allah sumber kehidupan.

Partisipasi Keluarga dalam Liturgi

Keterlibatan keluarga almarhum dalam liturgi menjadi salah satu bagian yang sangat menyentuh. Olin, putri almarhum, dipercaya sebagai lektor yang membacakan Sabda Tuhan dengan penuh penghayatan sebagai ungkapan iman dan bakti seorang anak kepada ayah tercinta. Sementara itu, Wiliana bertugas sebagai pemazmur, melantunkan mazmur tanggapan yang mengajak umat untuk memohon belas kasih Tuhan.

Kehadiran Umat dan Tamu Undangan

Misa Arwah 40 Hari ini tidak hanya dihadiri oleh umat Lingkungan Kanak-kanak Yesus (KKY) dan umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, tetapi juga dihadiri oleh para suster OSA, keluarga besar, rekan-rekan kerja Ibu Gresna, serta para sahabat almarhum. Kehadiran mereka menjadi tanda solidaritas, persaudaraan, dan dukungan iman bagi keluarga yang ditinggalkan.

Homili: Makna Kematian dan Harapan Kebangkitan

Dalam homilinya, Pastor RP. FX. Oscar Aris Sudarmadi, CP menegaskan bahwa kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan baru bersama Allah. Dalam terang iman Kristiani, wafat adalah jalan menuju kebangkitan dan perjumpaan abadi dengan Tuhan. Pastor Oscar juga menjelaskan makna angka 40 dalam tradisi Gereja sebagai masa pemurnian dan persiapan, sebagaimana dialami Yesus yang berpuasa 40 hari di padang gurun serta berbagai peristiwa penting dalam Kitab Suci.

Makna Misa Arwah 40 Hari dalam Gereja Katolik

Misa Arwah 40 Hari merupakan ibadah Ekaristi khusus yang dipersembahkan untuk mendoakan arwah orang yang telah meninggal 40 hari sebelumnya. Misa ini menjadi wujud kasih Gereja dan keluarga kepada almarhum, dengan tujuan memohon pengampunan dosa, keselamatan jiwa, serta kedamaian abadi. Selain itu, misa ini juga berfungsi sebagai sarana penguatan iman bagi keluarga dan umat yang ditinggalkan, sekaligus menjadi kesempatan refleksi spiritual tentang hidup, kematian, dan janji kebangkitan dalam Kristus.

Isi dan Kekhususan Misa

Secara liturgis, perayaan ini meliputi seluruh rangkaian Ekaristi, mulai dari ritus pembuka, pengakuan dosa, Liturgi Sabda, homili, doa umat, Liturgi Ekaristi, hingga ritus penutup. Doa-doa khusus dipanjatkan bagi almarhum Bapak Bernardus Erwin Candra agar segala dosa dan kelemahannya diampuni, serta bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan penghiburan.

Dalam konteks budaya lokal, Misa 40 Hari juga sering dipahami sebagai simbol pelepasan arwah dari dunia fana menuju kehidupan kekal. Gereja memandang tradisi ini sebagai ungkapan budaya yang dapat menyatu dengan iman, selama tetap berakar pada ajaran Kristus.

Kebersamaan dalam Kasih

Usai perayaan Ekaristi, seluruh umat dan tamu undangan mengikuti makan malam bersama yang disiapkan oleh keluarga. Kebersamaan ini menjadi momen penguatan persaudaraan, tempat berbagi kenangan tentang almarhum, serta sarana saling menghibur dan meneguhkan.

Penutup

Misa Arwah 40 Hari Almarhum Bapak Bernardus Erwin Candra menjadi peristiwa iman yang penuh makna bagi keluarga dan umat Paroki Santo Agustinus Paya Kumang. Melalui perayaan ini, doa dan harapan dipersembahkan agar almarhum beristirahat dalam damai abadi bersama Tuhan. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa dikuatkan oleh kasih Allah dan penghiburan Roh Kudus. Amin.

📍Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal:   15  Desember  2025

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar