Pentas Seni Anak dan Remaja Meriahkan Malam Dinamika SOMA KMKI Ketapang

 

Pentas Seni Anak dan Remaja Meriahkan Malam Dinamika SOMA KMKI Ketapang

Ketapang, 7 Maret 2026.Kegiatan School of Missionary Animators (SOMA) yang diselenggarakan oleh Karya Misi Kepausan Indonesia (KMKI) Keuskupan Ketapang tidak hanya diisi dengan sesi pembinaan dan refleksi spiritual, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan melalui kegiatan dinamika bersama anak dan remaja yang berlangsung pada Sabtu malam (7/3/2026) pukul 19.45–22.00 WIB di Rumah Adat Dermalo Josep Murial, kawasan Catholic Center Paya Kumang.

Kegiatan malam dinamika ini dipandu oleh panitia dari Paroki Keluarga Kudus Sepotong bersama para remaja Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Acara tersebut menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak dan remaja untuk menampilkan bakat mereka sekaligus mempererat persaudaraan di antara peserta SOMA.

Sejak awal acara, suasana aula Rumah Adat Dermalo Josep Murial dipenuhi dengan tawa, tepuk tangan, dan semangat para peserta yang menikmati setiap penampilan yang disuguhkan.















































Pentas Seni Anak dan Remaja

Pentas seni yang digelar pada malam dinamika tersebut menampilkan beragam pertunjukan kreatif dari anak-anak dan remaja SEKAMI Paroki Keluarga Kudus Sepotong. Beberapa penampilan yang ditampilkan antara lain drama singkat bertema kehidupan iman, tarian tradisional Dayak, serta berbagai atraksi seni lainnya.

Drama yang dibawakan oleh para remaja SEKAMI mengangkat pesan tentang pentingnya kebersamaan, persaudaraan, dan kesetiaan dalam hidup beriman. Dengan dialog yang sederhana namun penuh makna, drama tersebut berhasil mengundang perhatian para peserta sekaligus menyampaikan nilai-nilai kehidupan Kristiani.

Selain drama, penampilan tarian Dayak juga menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian. Anak-anak dan remaja tampil mengenakan busana adat Dayak sambil memperagakan gerakan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya lokal Kalimantan Barat.

Penampilan tersebut disambut meriah oleh para peserta yang hadir. Tepuk tangan panjang dan sorakan dukungan terdengar setiap kali para penampil menyelesaikan pertunjukan mereka.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta SOMA, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat Keuskupan Ketapang.

Suasana Kebersamaan yang Hangat

Kegiatan dinamika malam itu juga menjadi kesempatan bagi para peserta SOMA untuk berinteraksi secara lebih santai setelah mengikuti sesi pembinaan sepanjang hari.

Para animator, pendamping anak dan remaja, imam, suster, serta peserta dari berbagai paroki tampak menikmati suasana kebersamaan tersebut. Banyak di antara mereka yang ikut bernyanyi, bertepuk tangan, dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang tampil di panggung.

Melalui kegiatan seperti ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dalam sesi materi, tetapi juga mengalami kebersamaan sebagai satu keluarga besar Gereja.

Kebersamaan tersebut selaras dengan tema kegiatan SOMA tahun ini, yaitu “One in Christ, United in Mission” yang menekankan pentingnya persatuan dalam menjalankan tugas perutusan Gereja.

Ruang Ekspresi bagi Anak dan Remaja

Panitia kegiatan menjelaskan bahwa pentas seni ini sengaja disiapkan untuk memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja SEKAMI mengekspresikan bakat mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan pastoral yang menggabungkan pembinaan iman dengan kreativitas dan seni.

Melalui kegiatan seni seperti drama dan tarian, anak-anak dapat belajar menyampaikan nilai-nilai iman dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Bagi para animator yang mengikuti kegiatan SOMA, pengalaman ini juga menjadi inspirasi dalam mengembangkan metode pendampingan anak di paroki masing-masing.

Dukungan Panitia dan Peserta

Kesuksesan kegiatan dinamika malam tersebut tidak terlepas dari kerja sama panitia yang berasal dari Paroki Keluarga Kudus Sepotong serta para remaja SEKAMI yang terlibat sebagai pengisi acara.

Para panitia mempersiapkan berbagai penampilan dengan penuh semangat demi menghadirkan suasana yang hidup dan menyenangkan bagi seluruh peserta SOMA.

Para peserta yang hadir pun memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian anak-anak serta remaja yang tampil di panggung.

Menguatkan Semangat Misi

Melalui kegiatan dinamika dan pentas seni ini, semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara peserta semakin terasa. Anak-anak dan remaja tidak hanya menjadi objek pendampingan, tetapi juga subjek yang aktif dalam kehidupan Gereja.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan iman tidak selalu harus berlangsung secara formal. Kreativitas, seni, dan budaya juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk menumbuhkan semangat iman dan persaudaraan.

Dengan suasana penuh sukacita tersebut, rangkaian kegiatan SOMA KMKI Keuskupan Ketapang pada malam hari itu ditutup dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Para peserta berharap pengalaman kebersamaan ini dapat menjadi kenangan berharga sekaligus inspirasi dalam mengembangkan pelayanan kepada anak-anak dan remaja di paroki masing-masing.

📍 Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

🕊️ Gembala Umat, Pelita Iman, Sahabat Jiwa

Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang

Tanggal: 7 Maret 2026

About Gr.SAPRIYUN,S.ST.Pi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar