Pesan Rohani Sederhana yang Menyapa Jiwa di Subuh Hari dari
Prodiakon Ignasius Rinso
Tigor, S.S
Ketapang Minggu, 8 Juni 2025. Dalam kesunyian subuh yang hening, tepat pada pukul 05.17 WIB, Sabtu, 7 Juni 2025, sebuah pesan rohani sederhana hadir menyapa jiwa umat Katolik di Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Keuskupan Ketapang. Bapak Ignasius Rinso Tigor, S.S., seorang Prodiakon yang dikenal dengan ketenangan dan kedalaman reflektifnya, membagikan sebuah kutipan sarat makna melalui status WhatsApp-nya.
Bagi banyak umat yang melihat status tersebut, pesan ini menjadi semacam panggilan batin untuk merenung, mengendapkan kegelisahan, dan menata ulang makna kehadiran dalam keheningan. Tidak sedikit yang kemudian turut membagikan ulang kutipan tersebut, sebagai bentuk syukur atas inspirasi rohani yang sederhana namun menyentuh kalbu.
Kehadiran tokoh seperti Bapak Ignasius Rinso Tigor, S.S., dalam pelayanan Gereja tidak hanya dirasakan dalam tugas liturgisnya, tetapi juga melalui cara-cara sederhana dalam membagikan benih sabda, salah satunya lewat media sosial.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keheningan bukanlah kekosongan, tetapi ruang yang subur untuk mendengar suara Tuhan. Dalam diam, ada kekuatan yang menyembuhkan, menenangkan, dan menuntun pada kedalaman iman.
Semoga pesan rohani ini terus menginspirasi umat untuk lebih peka, lebih hening, dan lebih berserah kepada kehendak Allah.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 8 Juni 2025


0 comments:
Posting Komentar