Hari Bersejarah: Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, Mengunjungi dan Memberkati Kapel Baru di Kring Santo Petrus Kasai, Paroki Botong
Ketapang, Minggu, 08 Juni 2025 .Hari Minggu ini menjadi momen yang penuh sukacita, haru, dan bersejarah bagi umat Katolik di Kring Santo Petrus Kasai, wilayah pastoral Paroki Botong. Dalam suasana penuh kegembiraan dan semangat iman, Bapa Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, melakukan kunjungan pastoral sekaligus pemberkatan kapel baru yang telah lama dinantikan pembangunannya oleh umat setempat.
Kehadiran Mgr. Pius disambut meriah oleh umat yang sejak pagi telah berkumpul dan mempersiapkan segala sesuatu dengan penuh kasih. Perjalanan menuju lokasi kapel bukanlah hal yang mudah. Untuk sampai di Kring Santo Petrus Kasai, Bapa Uskup dan rombongan harus menempuh perjalanan kaki selama kurang lebih 30 hingga 45 menit pulang-pergi, menyusuri medan yang cukup menantang berupa jalan setapak, perbukitan, dan hutan kecil yang masih asri. Namun, hal itu tidak menghalangi semangat beliau dan para pendampingnya dalam menjumpai umat di pedalaman.
Setibanya di lokasi, umat menyambut dengan tarian, lagu-lagu pujian, dan syukur atas kehadiran gembala utama Keuskupan Ketapang. Pemberkatan Kapel yang diberi nama Kapel Santo Petrus ini dilaksanakan dalam suasana liturgis yang khidmat, penuh makna, dan menyentuh hati. Dalam perayaan tersebut, Bapa Uskup memercikkan air suci ke seluruh bagian bangunan kapel mulai dari altar, dinding, jendela, hingga kursi-kursi umat sebagai simbol penyucian dan dedikasi rumah ibadat ini untuk pelayanan umat dan kemuliaan Tuhan.
Dalam kotbah singkat yang disampaikan sesaat setelah pemberkatan, Mgr. Pius memberikan peneguhan iman bagi seluruh umat, terutama kepada kaum muda yang hadir. Dalam sebuah video rekaman yang kemudian dibagikan ke media sosial umat, Bapa Uskup menyampaikan pesan inspiratif:
"Jangan pernah menyerah dengan kesulitan zaman. Bangkitlah dengan harapan, dan teguhkan hatimu untuk melayani. Kaum muda adalah masa kini Gereja, bukan hanya masa depan."
Beliau mengajak kaum muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kehidupan Gereja, tetapi tampil sebagai pelaku aktif yang mewujudkan nilai-nilai Injili dalam kehidupan sehari-hari di tengah keluarga, masyarakat, dan komunitas iman.
Salah satu momen yang paling mengesankan terjadi menjelang akhir kunjungan ketika Bapa Uskup menyampaikan pesan penuh semangat kepada umat, khususnya kepada kaum muda:
“Jadi orang muda jangan mudah putus asa dan menyerah pada keadaan. Tantangan ke depan masih menantang. Orang muda sekarang bisa! Jangan takut! Maju terus! Semangat! Seperti teman-teman yang ada di sini juga semangat meskipun sudah (loyo) hahaha. Joss!”
Pesan ini disampaikan Mgr. Pius dengan senyum hangat, yang langsung disambut tawa penuh keakraban dari umat. Suasana menjadi cair dan penuh sukacita saat beliau dan rombongan mulai melangkah kembali menuju Paroki, menutup kunjungan dengan kesan mendalam.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen sakral pemberkatan rumah ibadat, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan penguatan iman bagi umat, terutama generasi muda, untuk terus melayani dan mencintai Gereja di tengah segala keterbatasan.
Semangat pelayanan, kebersamaan, dan sukacita hari ini menjadi tanda nyata bahwa Gereja terus hidup dalam hati umatnya – bahkan di tempat-tempat yang terpencil sekalipun.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santo Agustinus Paya Kumang
Tanggal: 8 Juni 2025


0 comments:
Posting Komentar